Website dan Situs Download Aplikasi Android Terbaik dan Gratis

14 04 2014

eHajj-2Situs download aplikasi Android pada umumnya adalah Google Play, namun terdapat web lain yang menyediakan aplikasi untuk Android yang bisa Anda unduh secara cuma-cuma, salah satunya adalah Mizanapps.com

Biasanya pengguna Android selalu mengandalkan Google Play untuk mencari dan membeli aplikasi dan game favorit mereka. Google Play sendiri adalah toko resmi Google untuk pengguna OS Android mereka. Google Play dinilai paling aman untuk install Android, namun pada kenyataannya masih terdapat malware Android yang berkedok sebuah aplikasi atau game.

Lalu apakah Google Play sudah tidak aman lagi? Google sendiri selalu berupaya memfilter aplikasi-aplikasi atau game di Google Play, Anda tetap harus waspada sebelum mengunduh aplikasi dan game yang ada di Google Play. Bagaimana caranya? Mudah! Anda wajib melihat rating dan reviews yang dikirimkan oleh pengguna Android sebelumnya. Jika rating dan reviewnya baik, jangan ragu untuk mendownloadnya.

Di luar Google Play, masih ada website situs download aplikasi Android  lain yang menyediakan aplikasi dan game Android. Jangan salah, meski terbatas, namun aplikasi dan game yang dijual tidak kalah dengan yang ada di Google Play. Salah satunya adalah Mizanapps.com.

logo

Mizanapps adalah website resmi kepunyaan Mizan Application Publisher. Nama Mizan sendiri sudah tidak asing lagi bagi Anda, memang Mizan Application Publisher adalah salah satu dari unit Mizan Group yang menanungi penerbitan aplikasi dan game. Hal yang unik dari Mizan Application Publisher adalah aplikasi dan game yang tersedia konsisten untuk edukasi anak-anak yang islami.

Mizan Application Publisher bekerja sama dengan developer membuat aplikasi game interaktif untuk anak, sebagian diambil dari buku-buku yang sudah diterbitkan sebelumnya kemudian ‘diterjemahkan’ dengan sebuah aplikasi yang interaktif, sehingga anak-anak akan betah menggunakan aplikasi game produk Mizan ini. Beberapa produk Mizan Application Publisher antara lain adalah:

  1. Puzzle Quran
  2. Kutu Faiz
  3. Serial Cerita Balita: I Can Take a Bath
  4. Minmies Pastries
  5. Islamic Princess
  6. eHajj
  7. Hafizh Quran Memorization Tools

Tak semuanya aplikasi game dari Mizan Application Publisher diperuntukkan bagi anak-anak. Namun, Anda orang dewasa bisa mencoba produk Mizan Application Publisher, salah satu contohnya adalah eHajj dan Hafizh Quran Memorization Tools.

eHajj merupakan aplikasi mobile islami dengan fitur-fitur pemandu pelaksanaan dan persiapan ibadah haji dan umrah yang dapat memudahkan jamaah untuk lebih fokus pada ibadahnya. Panduan pengguna ini dirancang khusus untuk menjelaskan fungsi-fungsi dari fitur dalam aplikasi ini. eHajj dinilai sebagai aplikasi panduan haji paling interaktif dan terlengkap, dari perancanaan keberangkatan, pelaksanaan ibadah haji/umrah hingga kepulangan.

 

hafizh

Sementara Hafizh Quran Memorization Tools adalah aplikasi yang dipergunakan untuk menghafal Al Quran dengan cepat, mudah, murah dan kuat hafalannya. Hafizh QMT ini paling cocok digunakan oleh mereka yang ingin menghafal Al Quran secara otodidak dan mandiri. Kelebihan Hafizh QMT adalah menggunakan metode yang diadaptasi dari tradisi para Ulama penghafal Al Quran dan juga mencocokkan dengan cara kerja memori otak dalam encoding, storing dan retrievel. Hafizh QMT ini terdiri dari 2 versi, yakni Hafizh Personal yang penggunaannya untuk pribadi dan Hafizh Lab yang penggunaannya secara berkelompok, biasanya digunakan di laboratorium sekolah.

Situs download aplikasi Android Mizanapps.com ini memang masih dalam tahap pengembangan. Kelebihan aplikasi dan game yang terdapat dalam Mizanapps.com adalah disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan perkembangan pendidikan anak di Indonesia. Mizanapps.com juga bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat melalui sebuah aplikasi untuk smartphone.

Aplikasi dan game produk Mizan Application Publisher juga tersedia di Google Play, iTunes, Windows Store dan Amazon. Anda pasti akan mendapat harga special jika mendownloadnya langsung melalui situs Mizanapps.com

Rata-rata aplikasi dan game dari Mizan Application Publisher tersedia versi gratis dan berbayar. Anda bisa mengunduh aplikasi versi gratisnya terlebih dahulu jika ingin mencobanya terlebih dahulu, namun fasilitas dan fitur yang terbatas. Jika ingin lebih, Anda bisa mengunduhnya langsung di Mizanapps.com

Nah, mari kita budayakan mencintai produk local. Indonesia ternyata tidak kalah kok dengan developer luar dalam pembuatan aplikasi. Apalagi aplikasi-aplikasi dari Mizan Application Publisher ini sangat interaktif dan sangat berguna untuk edukasi anak-anak Anda, yuk mampir ke Mizanapps.com!





Senandung Rindu untuk Bapak

26 03 2014

bapakSaya tiba-tiba menjadi kecil kembali, sekitar umur 8-9 tahun. Saya bermain di sekitar rumah saya, tiba-tiba bapak memanggil saya ke ruang tamu. Bapak bawa tas seperti mau pergi, Bapak bilang gini sama saya, “Sudah ya, Bapak mau pergi dulu”. Saya kemudian menunduk, memeluk kaki bapak dan tidak membiarkannya pergi, “Pak jangan pergi dulu, saya belum minta maaf, Pak.. Jangan pergi dulu…” saya merengek-rengek.

Percaya nggak percaya, itu mimpi H – 1 sebelum bapak tiada. Bapak saya meninggal pada hari Rabu 19 Maret 2014 sekitar pukul 1/2 1 dini hari. Bapak meninggal akibat penyakit yang dideritanya, komplikasi darah tinggi, diabates dan stroke. Waktu berita itu diberi tahu kakak saya, saya masih berada di Bandung, saya tidak berada di samping bapak di hembusan nafas terakhirnya.

Ini adalah kali kedua peristiwa ini terjadi, sebelumnya sekitar bulan Oktober 2011 hal yang sama terjadi pada kakak saya. Menyesal itu sudah pasti, tapi kita tidak pernah tau rahasia Allah termasuk masalah umur seseorang sekalipun.

Sebenarnya bapak sakit sekitar 5 bulan yang lalu, kambuh sembuh, kambuh sembuh, begitu seterusnya. Puncaknya ketika pertengahan bulan Desember 2013 kemarin, Bapak rawat inap di rumah sakit. Waktu dibawa ke rumah sakit, saya di samping bapak, saya selalu bertanya, “Pak, mana yang sakit?”. Bapak hanya menggeleng-gelengkan kepala sambil mengangkat tangan kanannya yang waktu itu sulit digerakkan. Memang Bapak sebelumnya jatuh dari motor, Bapak mengeluh tubuh bagian kanannnya sulit untuk digerakkan.

Waktu itu bapak diperiksa seluruhnya, jantung, paru-paru, darah, ginjal, semuanya normal. Hingga kemudian otak bapak discan, ada penyumbatan syaraf otak sebelah kiri, ini yang kata dokter menyebabkan tubuh bapak lemah. Kurang lebih 10 hari bapak dirawat di RS, dan saya selalu menemani bapak.

Selama 10 hari itu, bapak selalu bilang gini sama saya, “nanti kalau saya sembuh, kamu, ibu dan mbak laila saya ajak Umrah ya,” Ada rasa haru ketika bapak mengatakan hal yang demikian, dada sesak, saya tahan air mata saya, “iya pak, mangkanya bapak sembuh dulu,” Bapak nggak mengatakan apa-apa, hanya memandang langit-langit di rumah sakit.

Hari Senin, 2 hari sebelum bapak tidak ada, saya dikabari kalau kondisi bapak lagi down. Waktu itu saya berniat untuk pulang weekendnya, namun Selasa sore harinya saya dihubungi kembali oleh ibu kalau kondisi Bapak makin parah dan saya disuruh pulang secepatnya. Jika ibu sudah berkata demikian, maka pasti kondisi di rumah saat itu sudah kritis, Ibu mungkin sudah ada feeling kalau hal buruk bakal terjadi, mangkanya saya disuruh pulang secepatnya.

Sore hari itu, saya langsung minta izin kantor. Alhamdulillah teman-teman kantor saya baik banget, bahkan ada yang mengantar saya ke bandara mencari tiket pesawat walau saat itu sedang hujan deras banget. Sesampai di bandara hasilnya nihil, semua maskapai penerbangan loket tiketnya tutup dan saya disuruh balik lagi besok subuh. Mau bagaimana lagi, sayapun harus mengikuti prosedur untuk kembali besok shubuh.

“Ya Allah, mudahkan lah jalan saya, saya hanya pengen cepet-cepet sampai rumah,” doa saya waktu itu.

***

Shubuh belum tiba, hari sudah berganti, Rabu dini hari. Saya masih terjaga karena memang tidak bisa tidur. Adik saya telepon menanyakan jadi tidaknya saya pulang dan rencana bapak mau dibawa ke RS ketika saya sudah tiba nanti. Sekitar setengah jamnya, kakak saya telepon, dan inilah saat-saat di mana langit terasa runtuh, dunia menjadi gelap gulita dan saya menjadi lemas tak bersemangat.

“Kamu jadi pulang kapan?” kata kakak di ujung telepon

“Besok penerbangan jam 8 pagi,” jawab saya

“Kamu yang tenang, ditunggu di sini, sekarang bapak sudah nggak ada….” sahut kakak lagi.

Saya speechless, nangis sudah nggak terbendung lagi, tapi saya bisa berbuat apa? saya masih di Bandung! Ingin segera sampai rumah yang jaraknya lebih dari 600 km dari tempat saya berada saat itu. Saya hanya berdoa pada Allah untuk dikuatkan, dikuatkan dan dikuatkan. Saya tau kejadian ini pasti bakal terjadi, tapi saya tidak membayangkan jika kondisinya seperti ini.

Penerbangan yang awalnya pukul 8.15 terpaksa tertunda karena delay! Saya pakai jasa Air Asia dan lagi-lagi delay hingga 1 jam lebih, saya marah! marah tapi nggak tau marah sama siapa, percuma, toh dengan saya marah nggak akan membuat saya tiba-tiba di rumah. Di Bandara saya menangis, saya nggak peduli dengan keadaan sekitar. Ada bapak-bapak yang bertanya pada saya kenapa saya menangis, saya cerita, si bapak tersebut hanya berkata, “sabar.. sabar… sabar..”

Jam setengah 1 siang saya sampai di rumah, kaki saya merasa nggak kuat untuk melangkah ke rumah. Sanak saudara dan tetangga sudah berada di depan rumah, mereka satu persatu menyalami saya, “kamu yang sabar ya, ikhlaskan.. ikhlaskan…” begitu kata paman saya sambil merangkul saya.

Di dalam rumah, ruang tamu, keranda jenazah bertutup sudah siap, saya pertama kali tidak menuju jenazah bapak, tapi mencari di mana ibu. Budhe memeluk saya, saya menangis di pelukkan budhe, “sudah jangan nangis, bapakmu orang baik, alhamdulillah meninggalnya bagus, lihat nanti, wajahnya ganteng, tersenyum…” kata budhe.

Ibu datang, ibu menyembunyikan rasa sedihnya di hadapan saya dan orang-orang sekitar, ibu tegar banget, ibu memeluk saya, “kamu jangan nangis, kasihan bapakmu nanti, sudah ikhlaskan…”

Saya kemudian ke jenazah bapak, saya nggak bisa menjelaskan bagaimana perasaan saya waktu itu, saya cium jenazah bapak, saya belai rambut bapak, sampai puas, dalam bibir saya hanya mengucap, “pak maafkan saya, maafkan saya…”

***

Bapak dimakamkan di samping makam kakak, Alhamdulillah saya masih sempat mensholatkan dan mengantarkan bapak sampai ke tempat peristirahatan terakhirnya. Dalam hati yang paling kecil pasti masih ada rasa sesal dan sedih yang begitu mendalam, bahkan hingga saat saya memposting tulisan ini, sambil menetes air mata. Hubungan saya sama bapak memang dekat, maklum lah saya bungsu, sejak kecil sampai sekarang saya begitu dimanja bapak.

Saya ingat, waktu kecil bapak sudah membelikan saya Nintendo, barang mewah saat itu, tak semua teman-teman kampung saya punya konsol game klasik itu. Sebelum bapak pergi ke luar kota untuk bekerja, saya selalu diajak jalan-jalan, sekedar membelikan jajan yang sebenarnya juga masih bisa dibeli di warung-warung. Bapak orangnya tak banyak protes, memberikan saya kebebasan, termasuk memilih kerja di Bandung ini, “asal kamu senang dan nyaman lah” kata Bapak waktu itu.

Sebelum saya balik ke Bandung setelah peristiwa itu, rasa kehilangan makin mendalam. Biasanya bapaklah orang yang paling bawel untuk saya segera mempersiapkan diri keberangkatan, walau kereta berangkat jam 5, tapi dari jam 11 siang bapak sudah mewanti-wanti untuk segera bersiap agar tidak ketinggalan kereta. Bapak biasanya mengantarkan saya sampai statsiun naik taksi. Ya itulah Bapak, salah satu sosok yang paling saya cintai, sosok pahlawan pertama saya, sosok panutan dan idola saya. Saya tau benar bagaimana bapak bekerja membanting tulang untuk menyekolahkan anak-anaknya hingga perkuliahan walau bapak hanya lulusan pesantren.

Hari ini, tepat seminggu kematian bapak. Saya menangis nggak akan merubah keadaan. Saya hanya bisa berdoa dan berdoa untuk beliau, semoga diampuni dosanya, dilapangkan kuburnya dan diterima semua amalnya. Tak lupa saya juga berdoa untuk orang yang hatinya selembut embun dan pelukannya menentramkan jiwa, ibu saya. Saya tau ibu adalah orang yang paling sedih dibalik peristiwa ini, tapi ibu selalu berusaha menutupinya. Semoga ibu tetap sehat dan sabar :)

Masih banyak kenangan-kenangan saya bersama Bapak, mungkin saya akan cerita nanti di postingan saya selanjutnya.





Tips dan Cara Menghafal Al Quran dengan Mudah dan Cepat

28 02 2014

Apakah kamu ingin menghafal Al Quran? jadi hafiz (penghafal Quran) pasti jadi cita-cita, saya mau memberikan tips dan cara menghafal Al Quran dengan cepat dan mudah, dan murah, asalkan niat dalam hati sudah bulat ya.

Ada mitos bahwa penghafal Al Quran hanya orang tertentu saja, hanya lulusan pesantren, dan lainnya. Ada juga alasan belum mau menjadi penghafal Al Quran karena dirinya sudah tua, mudah lupa, bahkan masih kecil jadi susah menghafal,  tidak punya ustadz, hingga tidak ada waktu untuk menghafal Al Quran.

Banyak manfaat ketika kita hafal Al Quran, di antaranya adalah kamu bisa lebih berkonsentrasi, ini bisa kamu implementasikan saat bekerja dengan fokus. Menghafal Al Quran bisa membuat kamu lebih berdisiplin lagi, juga menstimulus kecerdasan otak, terhindar dari kepikunan, memahami lebih dalam tentang Al Quran, dan tentu manfaat pahala dan syafaat juga bisa kamu dapatkan.

hafizhs

Menghafal AL Quran juga bisa menjaga diri dari perbuatan maksiat, yang saya maksudkan di sini adalah kita akan menghindarkan diri dari perbuatan yang membuat kita melupakan hafalan Al Quran, konon seringnya kita berbuat maksiat bisa membuat kita lupa, termasuk hafalan Quran.

Saya tau sih, kapasitas saya di sini yang masih mau belajar menghafal Quran belum bisa share banyak, karena hafalan Quran saya hanya terbatas dalam surat-surat tertentu. Tapi saya mau berbagi nih bagaimana tipis dan cara menghafal Al Quran dengan baik, sekali lagi asal ada niat dalam hati, konsisten dan istiqamah.

1. Dulu waktu kuliah saya ada kegiatan Liqo’, Khalaqah, Mentoring. Berkelompok sekitar paling banyak 8 orang dan satu Mentor, tiap Minggu bertemu membahas satu topik keagamaan, dan di sini saya juga menghafal Al Quran, dulu dapat An Naba’.

2. Dari kecil saya terbiasa membaca Surat Yasin tiap malam Jumat, membaca surat-Surat pendek tiap mau tidur. Dari sini juga bisa memudahkan kita menghafal Quran.

3. Kebiasaan kita sewaktu kerja, kuliah, browsing, pokoknya pas waktu2 tertentu kita selalu memperdengarkan musik di hape kita, kita gunakan EarPhone memainkan lagu kesukaan kita, kebiasaan seperti itu kita mulai ubah dengan memperdengarkan Quran, jadikan sebagai kebiasaan, dari sini kita bisa mulai menghafal, seperti telinga kita yang mudah menghafal ketika terus2an dijejali lagu.

4. Dengan bantuan software atau aplikasi baik dalam smartphone atau PC. Tapi sekarang lebih praktis smarphone dong. Di PlayStore atau iTunes sudah banyak lho aplikasi Quran digital, namun hanya satu aplikasi yang dikhususkan menghafal Quran, yakni Hafizh – Quran Memorization Tools.  Selengkapnya mengenai aplikasi ini, Anda bisa lihat di sini.

Jika ingin tau soal Hafizh lebih dalam, videonya sudah ada di YouTube, kamu bisa lihat bagaimana cara aplikasi ini bekerja, semoga bermanfaat.





Sebuah Cerita Air Mata Kesendirian

29 01 2014

unspokenPernah nggak sih kamu suka sama orang, tapi kamu nggak bisa berbuat apa-apa? Jangankan ngomong, menyapa pun tidak berani. Yang kamu lakukan hanya bisa memandannya dari kejauhan, melihat dia beraktivitas, dan itu bisa membuatmu senang.

Parahnya, perasaan seperti itu berlangsung tidak hanya dalam hitungan hari, tapi berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Tiap hari seperti sebuah serial sinetron yang makin penasaran untuk diikuti, besok gimana lagi ya dia? besok dia pakai baju apa ya? besok dia ngapain ya? besok rambutnya dikuncir apa nggak ya? Ini juga mungkin yang bikin semangat kamu kuliah/kerja atau sekolah.

Lagu berjudul Temodemo No Namida alias Air Mata Kesendirian ini mungkin mewakili jika kamu punya perasaan seperti di atas, punya cinta dalam hati yang tidak bisa kamu ungkapkan. Saya awalnya sudah pernah mendengar lagu ini dari Melody dan Jeje di YouTube. Namun lagu ini serasa punya tambahan nyawa pada versi cover yang hanya diiringi gitar akustik, makin syadu, serius!

Saya sendiri pernah mengalami perasaan serupa saat kelas 3 SMA, dia kelas 1 SMA, sebut saja namanya Putri. Dia ikutan ekstrakulikuler tari. Saya tau nama dia Putri sat dia berlalu di depan saya, kita berpapasan (berhadapan) dan membaca name tag di dada seragamnya, Putri.

Putri bukanlah sosok yang tinggi cantik, berambut panjang, bukan! Putri sosok tubuhnya ramping, tingginya sebahu saya, rambut dia berpotongan pendek, namun trendi. Sisi trendi dialah yang mungkin bikin saya penasaran sama dia. Anak kelas 1 waktu itu kelasnya ada di atas, dan kelas saya di bawah, kebetulan kelas saya dekat dengan kantin, saya selalu duduk di depan kelas saat istirahat, menunggu dia turun dan menuju ke kantin. Saat itulah saya mengikuti dia dari belakang, saya yakin dia ngerti kalau saya selalu ngikutin dia selama beberapa minggu.

Dari sanalah saya kemudian kenalan, tau nama dia itu Putri. Kebetulan keberuntungan memihak pada saya, saya bisa dekat dengan dia, ya walaupun tidak lama karena saya memutuskan untuk menyudahi karena konsentrasi ke Ujian Nasional, hehee…

Walau ku sangat ingin bertemu, Walau ku menyukaimu, Kau jalan berlalu di depan mataku.. Walaupun jadi begini, Aku tetap melihatmu dari tempat ini.. Walau ku sangat ingin bertemu, Walau ku menyukaimu, Kau bahkan tidak menoleh ke arahku… Walaupun kupakai payung, Pipiku pun tetap basah, Diri ini tak berdaya, Temo demo no namida

Kamu punya cerita yang sama? share dong… sambil denger lagu tersebut di sini.





Kisah Sepasang Sepatu Nike Terbaru yang Paling Dicari

17 01 2014

sepatu-nike-terbaruNike, Tiffany Blue, Olah Raga. Tiga perpaduan yang mungkin menurut saya menjadi daya tarik sepatu Nike terbaru fotonya ada di samping ini. Warnanya memang girly banget, satu hal lain yang menjadi daya tarik sepatu ini karena diposting oleh seorang Raisa.

Yang lucu dari postingan foto sepatu Nike terbaru tersebut adalah saat baca comment-commentnya, mungkin Raisa tidak terlalu menghiraukan isi comment2nya, tapi lucu saja masa ada yang bilang gini, “wah sepatunya saja cantik, apalagi orangnya” gombal banget, bisa saja.

Nah, kebetulan beberapa hari yang lalu, tepatnya saat acara kantor tanggal 28 Desember, saya kedapatan kalau tali sepatu saya pudar, ya mungkin karena sepatu yang saya beli waktu itu bisa dibilang murah, lha wong saya beli waktu Minggu pagi di Gasibu, kalau sudah saya kasih tau tempat belinya, berarti tau dong kisaran harganya berapa.

Tapi sepatu itu bersejarah banget. Saya beli waktu itu karena mau acara Java Jazz 2013 tahun lalu. Selama ini saya hanya punya 2 sepatu, satu formal satu sepatu olahraga. Rasanya agak aneh saja jika pake sepatu formal, sementara kalau pakai sepatu olahraga selama ini kurang sreg saja karena lecek saking seringnya saya pakai jogging, mangkanya saya beli sepatu baru waktu itu di Gasibu.

Sepatu Nike terbaru yang Raisa posting di atas, waktunya hampir berdekatan dengan acara Nike Bajak Jakarta #BajakJKT bulan lalu. Saya sebenarnya pengen hadir, namun acaranya pagi banget, jam berapa berangkat dari Bandung? gak bisa bayangin dah. Padahal di acara tersebut Raisa nyanyi lagu Indonesia Raya, jarang dinyanyikan kecuali pada acara khusus. Raisa juga pernah nyanyi lagu Indonesia Raya waktu pembukaan konser Metallica bersama Seringai.

bajak jakarta

Dari situlah kenapa saya pengen sekali sepatu Nike yang sama seperti Raisa posting, minimal warnanya beda lah. Gak mungkin dong saya pakai warna Tiffany Blue seperti di atas, paling gak warnanya merah hitam lah, agar bisa pas dengan motor, tas dan jaket saya.

Saya bingung di mana tempat yang jual sepatu Nike terbaru tersebut. Awalnya cari ke kaskus, namun ragu orisinalitas dan penipuan. Mau ke toko atau retail resmi Nike di Bandung rasanya agak tidak mungkin karena saya tidak ada waktu banyak. Nah, entah jodoh atau gimana, pas saya mau save foto Instagram sepatu Raisa tersebut lewat Webstagram, ada iklan Google Add-sense, Zalora.

zalora-sepatu

Iseng saya ketik zalora.co.id di browser, eh ternyata di toko online ini lengkap menyediakan hal yang berhubungan dengan fashion, pria dan wanita, lengkap! dari atas sampe bawah, heheee. Nah, di Zalora lah saya cari referensi sepatu Nike terbaru tersebut, harganya bisa dianggap wajar, nggak murah dan nggak mahal, tapi untuk kualitas bisa diadu karena memang Zalora yang saya lihat menjual produk brand-brand ternama saja.

Ya, orang sibuk macam saya ini, toko online seperti Zalora bisa menjadi tempat pilihan untuk berbelanja kebutuhan fashion atau yang lain. Kelebihan toko online sekelas Zalora tentunya model dan barang yang disediakan up to date alias tidak ketinggalan jaman. Transaksinya pun cukup mudah, klik dan klik, transfer dan kita tinggal menunggu barang yang kita inginkan sampai ke rumah kita.

Rencana sepatu Nike terbaru tersebut akan saya pakai ketika mau ngelive Raisa tanggal 31 Januari mendatang. Raisa tampil 2 kali dalam sehari, jarang-jarang lho. Makin pede nih bisa ketemu Raisa dengan sepatu baru belanja di Zalora :)





Pa, Pulangnya Bawa Martabak

16 01 2014

martabak“Pa, pulangnya bawa martabak,” begitulah kata-kata di SMS yang akhir-akhir ini hampir setiap hari saya terima.

Saya tidak tau nomor tersebut, nomor yang kirim SMS tersebut tidak ada di kontak saya. Entah siapa yang kirim tersebut. Awalnya saya pikir orang yang kirim SMS  tersebut cuma iseng atau salah kirim, namun dari hari ke hari SMS dengan kata-kata yang sama terkirim di hape saya.

Bagi saya agak ganggu ya SMS kayak gitu, nah saya pribadi gak ngeh apa maksud SMS tersebut, gak tau pula siapa yang kirim, kata-kata “Pa,” itu berarti “Papa”, sementara saya belum punya anak. Tapi walaupun ganggu, saya tetap biarkan saya SMS itu, tidak merespon, tidak membalas, atau menelepon balik nomor itu.

Hari-hari berikutnya saya tetap dikirimi SMS tersebut, tapi tetep saya tidak meresponnya sama sekali. Sempat dalam 2-3 hari nomor tersebut tidak mengirim SMS, cukup kehilangan sih, heheee.

Nah, uniknya tadi barusan banget, nomor itu telepon. Saya angkat, “Halo… halo…” tapi tidak ada sahutan.

Baru beberapa detik kemudian, ada suara terdengar, suara anak kecil, dan kata-kata yang terdengar pun sama.

“Pa, Papa… pulangnya bawa martabak ya?” kata anak kecil itu

Saya terdiam, nggak tau mau mengatakan apa. Gak mungkin dong saya bilang maaf ini bukan papa kamu, maaf kamu salah sambung, maaf ini siapa ya? gak mungkin kan? Saya bingung mau ngomong apa.

“Halo papa, pulangnya bawa martabak ya?” kata anak kecil itu lagi

“Hmmm.. iya, iya nanti Papa bawakan martabak buat kamu,” sahut saya

Ya, saya pura-pura menjadi papanya dia. Saya nggak tau harus mengatakan apalagi. Anak tersebut lalu mengajak ngobrol saya.

“Papa, papa pulang jam berapa?”

“Jam 5 sayang, ini siapa?” jawab saya, hahahaa entah kenapa saya ngomong “ini siapa” tapi anak tersebut menjawab

“Miftah, Miftah Pa.. Pa jangan lupa bawa martabak ya?”

“Iya Miftah, nanti pulang papa bawa martabak. Miftah sudah makan?”

“Sudah, Pa.. Ya sudah Pa, bawa martabak ya”

Klik, telepon pun ditutup. Saya senyum-senyum sendiri. Jadi selama ini yang kirim SMS ke saya itu anak kecil. Saya langsung ingat keponakan-keponakan saya di rumah. Yang tiap hari kalau saya lagi pulang kampung, saya gilir mereka untuk saya ajak jalan-jalan. Ponakan saya banyak sih, jadi tidak bisa membawa mereka sekaligus :)

Ini kejadian nyata, tidak mengada-ada. Karena penasaran, saya kemudian nge-track nomor tersebut. Ternyata hasil googling, 022 sekian-sekian itu adalah nomor rental mobil di wilayah Bandung. Saya masuk ke website tersebut dan saya senyum ketika baca kalau pemilik nomor itu juga bernama Hasan. Mungkin si Pak Hasan ini tidak memakai nomor tersebut dan memberikan pada si Miftah ini.





LDR – Long Distance Relationship

9 12 2013

Gak tau ya entah kenapa akhir-akhir ini, terutama di sosial media, jomblo itu menjadi hal yang jadi bahan ejekan. Kayak kalau kita jomblo itu seperti orang yang paling merana di dunia, ejekan atau bullyan semacam itu ramai jika malam minggu. Selain jomblo, kata-kata yang menjadi bahan bully-an juga adalah LDR, alias long distance relationship, atau pacaran jarak jauh.

LDR diibaratkan seperti pacaran tapi sendiri, pacaran sama suara, pacaran sama tulisan SMS/BBM, pacaran tapi gak ada wujudnya. Itu mengapa LDR jadi bahan bully-an. Padahal menurut saya, jomblo dan LDR bukan termasuk hal yang jelek, tapi kenapa musti malu dan diejek? hahahaa ada-ada jaman sekarang. Postingan kali ini saya akan membahas tentang LDR.

LDR3

LDR juga akhir-akhir ini cukup familiar, karena LDR menjadi salah satu judul lagu Raisa yang ada di album keduanya. Lagu LDR diciptakan Raisa sama Ifa Fachir. “Ini siap-siap sedih yaaaa.. di sini ada nggak yang lagi long distance relationship? Apa sih yang kalian dirasa kalau LDR? Kangeeeen…” kata Raisa kala itu. Raisa sendiri menciptakan lagu LDR berdasarkan pengalaman pribadinya, pada saat dia mengira kalau akan ditinggal jauh sama orang yang dia sayang.

Bikinnya sambil berderai-derai air mata gitu deh, padahal baru ngebayangin doang…” sambung Raisa.

Lagu LDR pun menjadi salah satu lagu favorit saya, karena saya sendiri sangat menyukai lagu-lagu galau gitu. Hampir setiap hari lagu ini saya dengarkan, eh tiba-tiba beberapa hari kemarin saya kemudian googling tentang film tentang LDRan, film Indonesia saya ubek2 gak ada (atau saya yang belum nemu), tapi saya menemukan film bagus tentang LDRan yang berjudul Dear John.

Di YouTube sendiri saya searching tentang Long Distance Relationship, dan diurutan atas ada film pendek dari TheGRIMFILM, Malaysia. Saya download video ini, dan saya edit sedikit dan mengubah backsoundnya jadi lagunya LDR Raisa, dan berikut hasilnya.

Video di atas menceritakan seolah menceritakan pasangan jarak jauh, mereka berinteraksi lewat Skype (mungkin), sepanjang film terlihat si cowok mengakses laptopnya, berinteraksi video chatting dengan kekasihnya. Namun di akhir video, barulah tau kalau selama ini si cowok tersebut hanya memutar CD yang berisi video ceweknya. Ya, ceweknya sudah tiada :( sediiiihhhh… :”(








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.328 pengikut lainnya.