Rindu Setengah Mampus…

12 01 2010

Sebenarnya tak ada ilham waktu nulis postingan ini, asal posting saja sembari menunggu jam sepuluh nanti…

Yup, rindu setengah mati, lagu D’Masiv yang jadi OST Sinetron Kejora dan Bintang yang tayang tiap hari bertepatan dengan maghrib tiba, ini dia gambarnya…

Kejora dan Bintang

Kejora dan Bintang

kejora-dan-bintang

kejora-dan-bintang

Seru saja ngelihat lesung pipitnya Alyssa Soebandono, manis dan cantiknya itu lho khas orang Indonesia. Memang dari segi akting Icha (Sapaan akrab, Alyssa Soebandono, red) masih memerankan karakter yang monoton. Pernah sih terlihat agak beda di Upik Abu dan Laura, hahaaa.. pengamat sinetron banget ya diriku, hehee…

Yang paling beda dari sinetron itu adalah adanya Janet, mungkin bukan karena ini itu, tapi Eva Anindhita memainkan tokoh antagonis ini dengan amat sangat bagus sekali, matanya itu lho, jahat nian…

Sebelumnya Eva pernah bermain Cinta Anugerah sebagai Chintya, tapi diceritakan tokoh tersebut meninggal dunia dan mungkin karena pemirsa suka dengan antagonisnya Eva, jadi pihak produser kembali menghadirkannya ke sinetron yang lain..

Pokoknya tiap kali sinetron ini tayang, yang aku rindukan hanyalah karakter jahat Janet Eva ANindhita dan lesung pipitnya Alyssa Soebandono, aku rindu setengah mampus pada mereka.. hahaaa….





Princess Aren : Aren Idola Cilik

4 01 2010

Kusuka dirinya, mungkin aku sayang.. namun apakah mungkin kau bersama denganku (Rasa Ini versi Aren). Enak terdengar, khas anak-anak…

Aku justru mendengar lagu ini kali pertama dari Arenm bukan dari penyanyi aslinya. Dan semenjak itu aku cari CD Lagu penyanyi aslinya, Vierra..

Itulah Aren, Cantik, berbakat dan entertaining, 3 kata yang mewakili Aren. Hmm.. Arek Suroboyo ini cuup menyita perhatianku, maklum selain dari Surabaya, Aren juga good looking.

Belum banyak yang aku bisa ceritakan soal dia, data2 tentang dia justru sulit didapat, entah karena apa. Tapi aku yakin seiring dengan masuknya Aren ke-4 besar nanti (semogaa..), aku akan update terus berita tentang Aren.

Aku bersama Master Reiner sama-sama ngefans sama Aren, awalnya aku sendiri mentok ke Acha, berhubung dia out jadi pindah halauan ke Aren ini. Pas dia tampil untuk kali pertama, si Reiner sms, “kak yang ini lumayan kak“, dalam batinku, “hempp… Reiner mulai beraksi”. Dan memang sampai saat ini dan seterusnya si Master Reiner dan saya tak henti bahas soal Sugar (istilah untuk Aren) di Twitter.

Bagi teman2 yang gak tau wajah Aren, ini sedikit foto yang bisa aku share, aku mendapatkan ini dari googling juga dan facebooknya Aren :P

Aren
Aren
Aren Nadya
Aren Nadya

Aren Idola Cilik

Aren Idola Cilik

Aren ada darah Philipina dari Ibunya. Gadis manis yang bersekolah di SD St. Carolus Surabaya ini pernah membawakan lagu Cinta Pertama dan Terakhir (Sherina), Rasa Ini (Vierra), dan Yang Terbaik Bagimu (Ada Band). Besok menjadi hari penentuan bagi Aren untuk melangkah ke -14 besar, dan aku optimis dia akan terus melaju.

Tangis Aren sewaktu episode 28 besar minggu lalu menurut saya adalah tangis tulus seorang anak yang memang kangen Ayahnya, enggak dibuat-buat. Justru session inilah yang malah terlihat natural dan memainkan emosiku

Ini adalah cuplikan penampilan Aren beberapa minggu yang lalu

Semoga Aren bisa melaju ke 14 besar, amien…





Alvin Idola Cilik

22 12 2009

Sebenarnya terlalu dini mungkin untuk menentukan jagoan di Idola Cilik 3. Kita tau, minggu ini masih 35 besar, babak menuju pentas dan belum ada genap 14 besar finalis idola cilik 3. Tapi apa daya, ada sesuatu yang mendorongku untuk membuat postingan ini.

Dialah Alvin, anak Malang. Hari ini benar-benar membuatku menyukai lagu ‘Rindu Setengah Mati’, anjriiit nih anak suaranya mantap! keren pokoknya.

Ini dia, penampilan dia pada babak 42 Besar, menyanyikan lagu Jujur Aku Tak Sanggup (Pasto).

Tadi ada sesi mengharukan juga. Dalam rangka Hari Ibu, semua peserta yang tampil didaulat untuk menceritakan dirinya dengan sang Ibu. Tersebutlah bahwa Ibu Alvin sudah tidak ada sejak Alvin berumur 1,5 tahun. Alvin dibesarkan oleh Omanya. Yang membuat aku tercengang adalah saat Kak Okky menanyakan kepada Alvin,  “Rindu pada Mama gak, Vin?”

Aku tercengang, merinding, pengakuan jujur Alvin membuatku kagum geleng-geleng kepala. “Ya enggak, bagaimana rindu, aku merasa belum pernah bertemu Ibu” begitu kira-kira jawaban Alvin. Bisa dimaklumi, Ibu Alvin meninggal saat dia berusia sangat kecil, jadi wajar jika dia tidak ingat dengan Ibunya sendiri. Alvin menganggap Omanya adalah Ibunya.

Ya, semoga RCTI tak menjadikan cerita tersebut untuk mengeruk sms dukungan buat Alvin (Seperti kisah sedih IC1 dan IC2 sebelumnya, red). Masih banyak sisi positif yang bisa dibanggakan dari seorang Alvin ini.

Kita lihat saja, semoga dia tetap bertahan hingga benar-benar menjadi finalis Idola Cilik 3. Mju terus, Dek..

Kirim dukungan buat Alvin, caranya ketik IC ALVIN kirim ke 6288





Ibu adalah Segalanya…

21 12 2009

Hari Ibu,

Jujur, aku kadang susah, gengsi atau apalah namanya untuk bilang ‘aku sayang sama ibu’ pada ibuku sendiri, entah karena apa. Mungkin hal ini juga yang dialami oleh rekan-rekan lainnya. Bagiku cukup dengan menunjukkan perhatian dan menuruti kata-kata beliau itu sudah mewakili rasa sayang kita kepada ibu, tapi aku sadar, kondisi itu tak selamanya benar, suatu saat kondisi itu pasti menjadi sebuah penyesalan ketika Ibu tak ada di samping kita, entah itu karena kita berhijrah ke luar kota atau memang Ibu memang benar-benar sudah tak ada…

Aku malu, benar-benar malu… umurku yang sudah 23 tahun ini belum bias memberikan kebahagiaan seutuhnya kepada Ibu. Yang ada malah Ibu terus meratapi nasibku yang tak kunjung sembuh, dalam hati kecil beliau ada rasa ingin melindungiku.

Ibu adalah segalanya

Ibu adalah segalanya

Waktu kerja pulang malam, Ibu sering telepon, sering banget, bahkan selalu dan selalu. Kadang aku jengkel dengan hal ini, tak jarang aku reject telepon itu. ya gengsi dong, anak cowok sudah gedhe masa’ terus2an dipantau Ibu. Sesampai di rumah aku lihat Ibu tiduran di ruang tamu, aku begitu cueknya langsung ke kamar tidur dan tidur begitu saja, capek…

Mungkin hal itu juga dialami oleh rekan-rekan sekalian, ya dengan alas an pusing dengan kerjaan atau stress atau apalah, kita mereject telepon Ibu.

Aku teringat pas melihat tayangan di ultah salah satu stasiun televise swasta baru2 ini. Ketika itu adalah hari ulang tahun Sang Ibu. Pemuda yang posisinya di luar kota membelikan Bunga yang dikirimkan ke kampung halaman kediaman Sang Ibu.

Di luar took Bunga, ada anak kecil menangis. Sang Pemuda iba dan bermaksud menolong anak kecil tersebut. Anak kecil mengatakan bahwa dia tak punya uang untuk membeli bunga yang akan dihadiahkan ke Ibunya yang ulang tahun hari ini. Pemuda tersebut akhirnya menolongnya.

Anak Kecil Berterima kasih dan mempertemukan pemuda dengan Ibunya

“Mama,,, Mama… lihat aku beli bunga, Om ini yang membelikannya” kata Anak kecil itu

Betapa terkejutnya sang pemuda, ketika anak tersebut mengajaknya ke sebuah makam. Anak kecil itu tersenyum dan menaruh bunga tersebut di atas gundukan tanah makam Sang Ibu. Memori pemuda seketika teringat dengan sang Ibu nan jauh disana…

Itulah, aku terharu melihat itu. Dalam hati berkata, beruntunglah aku yang saat ini bersama ibu, yang sehari-hari selalu bersama Ibu, yang tiap pagi selalu dibangunkan Ibu, makan selalu makan masakan Ibu, yang selalu ditegur Ibu ketika aku khilaf dan punya salah. Bagiku ibu adalah segalanya, sampai kapanpun!

Saat ini Ibuku tengah sakit, kaki kirinya kadang terasa ngilu, dan saat berjalanpun beliau agak kesulitan. Tapi beliau masih tetap melakukan aktivitas dan tanggung jawabnya sebagai seorang Ibu. Aku janji, sebelum aku menikah, aku akan membahagiakan sang Ibu terlebih dahulu…

I Love , Ibu….

tulisan terkait : klik disini





Simfoni Hitam, sebuah kisah klasik…

7 12 2009

(Malam sunyi ku impikanmu, Ku lukiskan kita bersama, Namun selalu aku bertanya, Adakah aku di mimpimu???…. Sherina – Simfoni Hitam)

Pusing nih… banyak sekali masalah yang menerpa… masalah diri sendiri, kesehatan, relationship, pekerjaan, semua datang bersamaan, huf…. ah, mau mengeluh, tapi aku gak baik rasanya, coba dijalani walau itu berat. aku anggap ini sebagian jalan hidup yang memang harus aku jalani…

Bingung...

Bingung..

Sangat klasik, kisah yang aku jalani sangat klasik, seperti sinetron memang, tapi itulah yang terjadi, aku akui ini memang benar-benar menyangkut hal yang prinsipil. Aku tak bisa berbuat banyak, kecuali hanya meyakinkan yang bersangkutan bahwa niatku benar-benar tulus. Ini caraku, aku melakukan hanya untuknya, mungkin aku tak bisa seperti kebanyakan orang pada umumnya, tapi ini hanya untuk kebaikan semua,  itu saja…

Hmmm… bingung memang, tapi sekuat apa aku menjalaninya?

(Bila saja kau di sisiku, Kan ku beri kau segalanya, Namun tak henti aku bertanya, Adakah aku di benakmu????…. Sherina – Simfoni Hitam)





Semangat One Litre Of Tears

4 12 2009
Ikeuchi Aya

Ikeuchi Aya

Sebenarnya serialnya sudah lama, tapi baru aku tonton lagi setelah dapat pinjaman DVD dari Helmi. Gak aku sangka, Helmi yang gayanya Harajuku gitu bisa nangis juga waktu lihat film ini, heheee…. piss Hel :) Entah kenapa, aku suka serial ini, mungkin ada sedikit kesamaan dengan tokoh utama…

Aku mulai ngeblog lagi nih, kesamaan nulis dan nulis yang paling produktif dari aku, jujur aku ada keterbatasan fisik yang tak bisa membuatku leluasa bergerak seperti orang normal, ada semacam penyakit yang menyerang sisitem saraf, aku bingung apa sebenarnya Neuromafibramatosis itu. Sudah lama teridap, tapi baru aku serius aku pikirkan karena menyangkut masa depanku juga…

Beberapa dokter sudah aku datangi, tapi spekulasi mereka justru berbeda..terakhir yang aku baca di internet, lha kok serem ngono? aku gak separah itu kayake, tapi gak taulah, aku bingung…

Yang penting bagaimana menguatkan diri sendiri, Just being alive is such a lovely and wonderful thing.. itu kata Aya’

Oke-oke… sekian dulu postingan hari ini… next time lanjut lagi

Nagareru kisetsu no mannaka de, Futo hi no nagasa wo kanji masu….





Konferensi Pers Audisi Idola CiliK 3 Surabaya

16 10 2009

46 anak terpilih dari 2.968 peserta audisi Idola cilik masuk ke babak audisi yang lebih ketat. Merekapun jauh lebih kreatif dan berani…

b_ira-winda-dan-produsernya

sumber : koskosanku.com

Hari ini (15/10) bertempat di Hotel Bumi Surabaya, 46 anak terpilih dari 2.968 peserta audisi Idola cilik masuk ke babak audisi yang lebih ketat. Berbeda dengan hari sebelumnya, di mana pihak juri didatangkan dari pihak RCTI, kini Mama Ira dan Kak Winda terjun langsung untuk meyeleksi para finalis untuk dapat melaju ke Menuju Pentas Idola Cilik. Ahhh, males copy paste nih… baca saja KELANJUTANNYA dari sumbernya langsung disini Yaaaa? KLIK DISINI