Sempoa

13 02 2007

Malam-malam sewaktu liburan kalau tidak maen pasti aku ngajari keponakan-keponakanku, dan membantunya mengerjakan PR

Hasyim, dari ke-12 keponakanku, dia yang paling cakep, cowok, kelas 1 SD

“Syim, kamu ada PR gak?” tanyaku

“Iya Mas, matematika….” dia mengeluarkan buku PRnya

Hasyim membuka lembaran bukunya yang semrawut, biasalah anak SD, cowok lagi, tidak tau kerapian, sama kayak aku dulu

“Ini lho Mas” dia menunjuk soal bab penjumlahan

“Hasyim, kok nilaimu 70? Ini kan mudah..” aku lihat, ternyata soalnmya memang cukup mudah untuk ukuran anak SD Kelas 1

Hasyim tersenyum malu

“Ya wis, tak ulangi lagi yo, tapi kamu harus bisa…” akupun mengajari dia perhitungan penjumlahan dengan jemari, kutuntun dia mulai dari awal, Hasyim ternyata bisa kok

3 halaman soal penjumlahan dan pengurangan-pun berhasil diselesaikan Hasyim dengan sukses.

“Lho, itu kan soal aritmatika” tiba-tiba suara Azhari (kakak Hasyim, kelas 2 SD) menganggu pekerjaan kita berdua

“Aritmatika, iya tau… wis ta menengo ae, belajar sendiri sana” jawabku pada Azhari

“Bu..Bu.. Hasyim lho mengerjakan aritmatika tapi gak pake sempoa” Azhari dengan lugu mengadukan hal ini pada Ibunya

“Sempoa..?” yup, aku lihat cover buku yang Hasyim kerjakan tadi, Mental Aritmatika, aku baru ingat, ternyata perhitungan yang kuajarkan kurang tepat.

“Salah ta Mas?” tanya Hasyim setengah memelas

“Ada PR yang lain gak?” aku ngeles


Aksi

Information

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.328 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: