Cerita Tentang Guru Kita

31 01 2008

Ada aktivitas sehari-hari yang tidak akan pernah aku lewatkan begitu saja, yaitu makan di warung duduk berlama-lama sambil membaca koran Jawa Pos tepatnya pada kolom Guru Favorit.
Disana secara gamblang ditampilkan pengakuan lugu seorang murid tentang pandangan kepada gurunya, hampir semua mengelu-elukan dan memuji-muji keunikan gurunya dan didaulat sebagai guru favorit.
Ngomong-ngomong soal guru favorit, ini nih akan aku bagi sekelumit tentang guru-guruku (yang menurutku favorit pribadi).

ZAMAN SD/MI
Pak Lukman
, guru IPA dan guru Komputer. Metode belajar-mengajar yang Pak Lukman terapkan sangat bagus. Tiap Jumat siang, kami dikenalkan dengan komputer, bagaimana cara mengetik, dulu sih belum ada word, excel, seperti sekarang, program apa gitu aku lupa. Yang jelas anak kecil tentunya seneng jika dikenalkan dengan komputer dan ketik mengetik. Kita mengetik pelajaran IPA, tak banyak sih, hanya 10 point, tiap point tak lebig dari 2 kalimat. Setelah diketik kemudian diprint dan dihafalkan, terus maju menghafal dihadapan beliau. Senang sekali kalau mengingat hal ini.

ZAMAN SMP
Ibu Fauziyatul Mufidah
, beliau wali kelasku dari kelas 1-2 SMP. Mangkanya aku sangat akrab dengan Bu Mufid. Beliau adalah guru bahasa indonesia, bukannya beliau selalu kasih aku nilai yang bagus lantas jadi guru favoritku, tapi dari segi keakraban denganku, Bu Mufid bisa jadi teman, guru dan ibu yang baik. Sangat perhatian kepada anak-anak didik beliau. Pernah suatu kali saat mengajar dia menanyakan aku mengenai phobia, karena beliau pernah melihat aku membaca buku tentang Phobia di perpus, segitu perhatiannya ya?

Bapak Abdur Rahman Erfan, biasa dipanggil Pak Man. Sejak MI aku diajar oleh Pak Man mata pelajaran PPKn, kalau mengajar sangat komunikatif, mencontohkan nilai-nilai moral dengan kehidupan sehari-hari, sampai sekarang catatan PPKn-ku masih tersimpan rapi, kadang belia terlihat tegas, tapi benar-benar menempatkan diri pada sikon yang tepat.

ZAMAN SMA
Ibu Tutik
, guru Bahasa Indonesia juga, aku sering konsultasi masalah dunia sastra, tulis menulis, puisi dengan beliau. Yang bikin akrab ya itu, puisi. Aku pernah memperlihatkan puisiku kepada beliau, dan tanggapan beliau mengatakan kalau aku orang yang romantis, hehee9x… dari Bu Tutik inilah aku mulai menyukai tulis menulis dan menyukai dunia sastra indonesia

Pak Muchid. Keperawakannya besar tegap, berkacamata dan rambut cepak. Dari Pak Muchid aku menyukai Fisika dan memotivasi aku untuk masuk FMIPA Fisika. Dia satu-satunya guru fisika-ku yang pernah memberi nilai 9 di raportku. Kadang kita ngobrol ngalor-ngidul, tak hanya mengenai seputar Fisika atau sekolah, tapi beliau sering bagi-bagi cerita soal pengalaman Pak Muchid waktu kuliah dulu

tentulah pembaca mempunyai guru favorit atau setidaknya ada pengalaman menarik dengan guru kita sewaku sekolah dulu, boleh share kok disini, tinggalin comment aja…


Aksi

Information

8 responses

31 01 2008
kabarihari

Jadi inget bu Yulia guru Inggris di STM dulu, setiap kali selesai menjelaskan selalu saya yang ditanya apakah sudah jelas atau belum, kalo sudah sekelas dianggap sudah paham gitu juga sebaliknya.
Padahal saya sendiri juga ngga begitu pinter bahawa Inggris, hanya saja ternyata yang lain lebih parah :-)

29 09 2011
Susi yuliani

chy
Jadi inget juga dech sama pak Darmawan guru Fiqih ku waktu MAN dlu.Beliau slalu menanyai ku tentang pelajaran mana yang belum ku mengerti, dan beliau slalu meminta pendapat ku tentang materi yang dipelajari waktu itu……..

27 11 2011
jefry thebest

memang mteri apa saja yg kmu mengerti skrng ??

29 09 2011
Chy

Jadi inget juga dech sama pak Darmawan guru Fiqih ku waktu MAN dlu.Beliau slalu menanyai ku tentang pelajaran mana yang belum ku mengerti, dan beliau slalu meminta pendapat ku tentang materi yang dipelajari waktu itu……..

2 02 2008
kanghawi

Jadi ingat waktu dijewer guru. nakal sih! hiihhh. tapi jadi lucu kalo ingat. wonten pocapanipun adiguna, adigang adigung, adiguna…….terus lupa

4 02 2008
hermione granger

ga ada yang spesial sih.ga ada yang deket2 bgt gt.krn rendahnya kecerdasan sosial aku kali (hee..).tapi terima kasih setinggi2nya buat ibu bapak guruku.buat aku guru ga hanya yang disekolah. guru sekolah yang kuhormati banyak yang ngecewain aku.it’s okey.guru juga manusia.

7 04 2011
faisal

terima kasih guruku… hehehe

24 04 2011
Maharani

baru iget sama miss.rya soalnya aku waktu mainan di kela di marahin

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.405 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: