Rahasia Doa

14 02 2007

Suatu pengalaman yang amat berharga bagiku. Rahasia doa dan aku benar-benar merasa diperhatikan dan disayang oleh Allah SWT untuk yang ke-sekian kalinya, banyak, tak bisa dihitung….

 

Hari pertama masuk kuliah, saya dan beberapa teman sangat terpukul dengan kenyataan yang terjadi. Gara-gara nilai D untuk satu mata kuliah, akibatnya semester ini tak bisa ambil tiga mata kuliah (Misal : Nilai Kuantum I = D, tak bisa mengambil Fisika Zat Padat, Fisika Inti, dan Fisika Kuantum II) dan itu artinya kuliah harus tertunda, kecil kemungkinan untuk lulus tepat waktu, sungguh sangat menyedihkan tidak bisa menunaikan amanah orang tua dengan baik.

 

Satu-satunya cara adalah ngelobby Doli (Dosen Wali, red). Dosen wali ternyata tak bisa berbuat banyak, ia tidak mengizinkan saya untuk mengambil 3 mata kuliah yang bersangkutan (Fisika Zat Padat, Fisika Inti, dan Fisika Kuantum II) karena Kuantum I saya nilainya D. Sayapun akhirnya mengurungkan niat untuk perwalian pada hari itu, mikir-mikir dulu.

 

Dosen wali sudah tak bisa dilobby, Ketua Jurusan? Saya mana berani?. Akhirnya saya ingat nasihat kakak mentor saya, “mengaduhlah kepada Allah SWT“. Yup, pada hari itu juga mulutku tiada henti berdoa kepada Allah agar kemudahan semester ini dan selama kuliah, tiap selesai sholat fardhu saya tulus dan benar-benar memohon kepada Allah SWT, malamnya juga, saya sholat tahajjud dan sekali lagi berdoa dan berdoa.

Esok hari, saya pasrahkan semuanya pada Allah SWT, kalau dikabulkan ya Alhamdulillah dan kalau tidak juga tak apa, inilah yang menjadi yang terbaik bagiku. Tapi, sungguh sangat luar biasa, doaku dikabulkan oleh Allah SWT untuk yang kesekian kalinya. Singkatnya aku bisa mengambil mata kuliah yang bersangkutan dan semoga lulus 4 tahun.

 

Kenapa ya? Justru di saat kita susah, kita baru ingat pada Allah, sementara di saat kita senang kita amnesia, tidak bersyukur dan lupa padaNYA. Padahal terlalu mudah bagi Allah berkehendak, sangatlah gampang bagi Allah untuk memberi kebahagiaan, dan begitu pula untuk memberi musibah. Sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi saya, sebuah rahasia ketulusan doa. Allah Maha Mendengar, Allah bukan tidak mengabulkan, tapi memilih yang terbaik bagi hambaNya.


Aksi

Information

2 responses

16 02 2007
glory

Sbenernya tidak juga begitu, di saat kita senang Allah begitu terasa di hati kita sangat dekat dengan kita serasa kita berada di pelukanNya. Bersyukur dengan sangat sampai rasa kita terharu. Dan di saat sedih semua terasa berat, hati tertintih gunung yang seakan tak terbayang besarnya, tetapi pelukanNya selalu terasa hangat, hanya saja kita merasa seolah tak berdaya. Mungkin MaseCha22 perlu diskusi lagi dengan diri sendiri hingga rasa bw Allah seakan marah atau gimana jadi terbit smangat tuk melangkah gapai sesuatu yang diingkan.

18 02 2007
Hasan

Aslm.. Buat Glory terima kasih tanggapannya, memang begitu adanya, Allah sayang pada kita, merasakan kehadiran Allah sungguh sangat luar biasa nikmatnya.. terima kasih masukannya, ohya please dont say “caca”, trauma, hehehe….

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: