Menikah Lagi…

1 03 2007

Banyak anggapan kalau nikah tak semudah membalikkan tangan, topik tentang pernikahan selalu jadi bahan yang takkan habis dibicarakan, topik sangat menarik untuk dibicarakan dan ternyata memang diminati pemuda (baca: mahasiswa).

Dengan menikah maka kita akan menyempurnakan agama kita. Dengan kita maka rejeki kita akan dijamin oleh Allah, dengan nikah maka kita akan jadi lebih bertanggung jawab dan dewasa. Rasulullah SAW Bersabda : “Wahai sekalian manusia, barangsiapa diantara kalian mampu untuk menikah maka menikahlah, karena hal itu lebih menundukkan pandangan dan memelihara kesucian diri.”

Konon katanya, menikah juga akan kontinyu, tak hanya untuk mencapai kebahagiaan dunia, kebahagiaan di akhiratpun merupakan bagian dari tujuan pernikahan. Zaman sekarang, pernikahan disalahartikan, dibuat main-main. Coba sekarang, nikah sirrih menjadi trendsetter di Indonesia. Kata dosen saya, kalau misalnya ada kasus perempuan yang hamil di luar nikah, alasannya “udah nikah kok! Nikah sirrih“, gampang banget kan?

Dalam islam, tak ada yang namanya pacaran. Kadangkala ada selentingan yang namanya “pacaran islami”, emang ada? Kayak apa? Apa kayak keluar sama pacar yang biasa malam minggu, tapi yang ini malam jumat? Apa yang biasanya keluar ke mall, tapi ini keluar ke masjid? Sesungguhnya pacaran = berkhalwat, artinya dilarang. Nabi SAW besabda: “Janganlah sekali-kali seorang dari kamu berkholwat dengan seorang wanita. Karena pasti setan akan menjadi fihak ketiganya.” (HR Tirmidzi). Ya walaupun ditempat ramai tapi berdua-duaan. Btw, kok bahas nikah sih? Calon pasangan saja gak ada, trus gimana? Pacaran dilarang, trus gimana pula? Ada seorang sahabat saya mengatakan, “kalau cari istri tuh yang cantik, anak orang kaya, anak tunggal, orang tua istri kita udah tua banget, trus pas kita nikah kita racuni saja mertua kita biar mati, so harta warisan bisa ditangan istri kita, barang milik istri kita kan milik kita juga, hahaha…” lucu memang, sinetron banget?. Inilah Hadist Nabi SAW mengenai istri, “Seorang wanita dinikahi karena empat hal: (1) Hartanya, (2) nasab (keturunan)-nya, (3) kecantikannya dan (4) agamanya. Maka pilihlah yang taat beragama niscaya kamu akan beruntung.” (HR Bukhari).

Sementara itu, gak jauh beda kok kalau yang perempuan cari calon suami. Nabi Muhammad SAW pernah berwasiatk kepada orang tua seorang wanita :

“Jika datang (melamar) kepadamu orang yang engkau senangi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia (dengan putrimu). Jika kamu tidak menerima (lamaran)-nya niscaya terjadi malapetaka di bumi dan kerusakan yang luas” (HR Turmidzi).

Jadi, dari 2 hadist itu, satu kriteria paten dan wajib, yang harus dimiliki oleh orang yang ingin dan akan menikah adalah Agama dan Akhlak. So, mulai dari sekarang yuk kita memperbaiki agama dan akhlak kita, selalu mendekatkan diri kepadaNYA.

Sudah menjadi Sunatullah manusia ingin menikah, ini bisa dibilang suatu kebutuhan manusiawi. Pada akhirnya setelah proses menikah (Ta’aruf/Nazhor, khitbah dan menikah) tak dapat dipungkiri kalau kita harus terima jika pasangan kita sekufu’, dan sudah jadi sunatullah orang baik dapat orang baik, dan orang jahat dapat orang jahat, mau cari istri kayak istrinya Uje, kita harus selevel Uje-lah…. gitu kata Mbak Afifah Afra. Di Al Quran sendiri telah disebutkan di Surat An Nuur : 26

Selamat mencari calon istri/suami dan marilah kita selalu mendekatkan diri kepadaNYA, berlindung dari godaan setan, fitnah2 dan godaan duniawi. Berpegang teguh pada tali ALLAH SWT, Insya Allah kita akan selamat, Amien,,,,

 


Aksi

Information

One response

15 04 2007
Pacaran Islami

“… ‘pacaran islami’, emang ada? Kayak apa?”
Ada bentuk pacaran jahiliyah yang terlarang (yaitu yang mendekati zina, syirik, munafik, dsb). Ada pula bentuk pacaran islami yang tidak terlarang, bahkan dianjurkan. Lihat http://pacaranislami.wordpress.com/2007/04/11/12-alasan-mengapa-bercinta-sebelum-menikah/

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: