Cerita Pengaderan

Jam TV

Cerita ini aku ambil dari pengalamanku di tengah mengikuti pengkaderan Jurusan Fisika ITS, kurang lebih 2 tahun yang lalu, September 2004…

 

Gak seperti biasanya, kali ini untuk break kita dikasih waktu cuman 15 menit (biasanya 30 menit). Coba bayangkan, tentunya musholla MIPA tak cukup menampung 44 mahasiswa baru jurusan Fisika, so yang laki kudu ngalah dan mesti sholat Ashar di Masjid. Secara perhitungan manualku, jalan ke Manarul kira-kira lima menit, sholat lima menit, jalan lagi 5 menit, so ngepas banget. Jadi sebagian dari kami ada yang sholat di Musholla dan ada yang tetep kekeuh sholat di Masjid. Aku kebetulan masuk dalam kelompok sholat di Musholla

Gak sampai 10 menit, aku dan beberapa temanku sudah selesai dan rehat sejenak melepas lelah, “habis ini pasti di pressing lagi”, pikirku. Bagiku istirahat sholat adalah sesi yang aku tunggu-tunggu, bisa ngademke uthek.

Ayo Ndul, kumpul, baris!!!” kata salah seorang Instruktur A dengan nada (sok) galak

Tanpa aba-aba kamipun baris dengan jumlah seadanya, beberapa teman masih banyak yang sholat di Masjid.

Yang lain kemana??” sahut Intruktur B dengan nada (sok) kasar

Masih Sholat, Kak” kata salah seorang teman kami membela

Sholat kok jauh-jauh, disini kan ada Musholla” bantah Instruktur C, dan masih tetap sama, nada yang meninggi

Kamipun berdebat, ya gimana ya? yang namanya Mahasiswa Baru masih penakut lah, apalagi sama senior, waduh… selang beberapa lama, gundul-gundul berpakaian hitam-hitam sambil membawa tas kresek hitam berlogo HIMASIKA ITS berlari tergopoh-gopoh ke barisan kami, itulah teman-teman kami yang dicari-cari

Maaf Kak, kami telat…” kata Antok, Komting kami

Telat, kenapa?” Bantah Instruktur Z (aku menyebut Z karena jumlah instruktur yang buaaanyaakkk…)

Bla… bla…. bla….” Antok mencoba membela kami (aku gak ingetlah apa yang dikatakan Antok waktu itu)

Gak bawa jam ya? sehingga terlambat kayak gini” Hardik Instruktur X

Bawa Kak, tapi jam saya masih 3.15 kok, jadi kita gak terlambat, Kak” Kata Bani, salah seorang teman kami

Woyyy Instruktur satu Instruksi… sekarang jam berapa” Teriak Instruktur H

Goblok, sekarang lho jam ½ 4, Ndul…!!!” Sahut Intruktur M dengan nada kasar

Memang jam kamu waktu apa, WIB, WITS, WITA??” Tanya Intruktur R kepada Bani

Jam saya sudah cocok kok, Kak?!? Sudah saya cocokkan dengan jam TV” jawab Bani dengan polosnya

Ya udah, berarti besok gak usah bawa jam, bawa TV saja!!!!” sahut Instruktur F

 

Bagi kami lucu, bahkan sangat lucu jika kami mengenangnya. Bani… Bani…. begitulah Bani, polos dan apa adanya. “Bani Bani jantungku berdebar tiap kuingat pada Bani… Bani.. mengapa ada yang kurang saat kau tak ada…“, eh itu Sunny ya, bukan Bani

One thought on “Jam TV

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s