Petunjuk dari 4JJI

27 03 2007

Ya Allah, sungguh sangat amat terasa lelah. Coba bayangkan,

  1. Program kerja umum HIMASIKA Pekan Fisika 2007 sudah mulai jalan, dan aku harus bantulah walaupun namaku tidak dalam daftar kepanitiaan
  2. Di organisasi yang aku emban lainnya (baca: IECC) ada kegiatan seminar Pendidikan untuk guru-guru SMA tanggal 31 Maret 2007 ini,
  3. HIMASIKA sendiri juga ada kegiatan LKMM TD tanggal 31 Maret 2007 ini, maklum saja, pesertanya dari angkatan 2005 dan 2006, otomatis yang kerja pas hari H adalah dari angkatanku, 2004.
  4. Teman-teman pengurus HIMASIKA udah mulai koar-koar (sebenarnya sih mengingatkan), “San, Buletin Phoenix HIMASIKA mana? Kapan terbit?”. So, minggu-minggu ini kudu mengejar hal-hal tersebut
  5. Ada kegiatan yang harus aku ikuti, Pelatihan Jurnalistik yang enggak boleh aku lewatkan begitu saja, sudah lama aku ingin mengikuti kegiatan ini, tapi inilah kesempatanku, peluangnya juga besar, jadi tak mungkin aku lewatkan.
  6. Kuliah….
  7. Cari duit, ngelesi…
  8. Dan masih banyak lagi yang lainnya

Ya itulah, melihat list-list sesuatu yang harus aku selesaikan rasanya sudah capek, gimana menjalaninya? Aku sendiri juga ada kehidupan yang lain, kehidupan aku sebagai mahasiswa atau manusia yang ingin mengembangkan diri. Amanah memang banyak, tapi ada satu amanah yang harus aku pegang, amanah dari orang tua, harus segera menyelesaikan kuliah. Merasakan tanggung jawab yang aku emban terasa berat, kadang aku merasakan kehilangan tanggung jawab, pengen segera lepas dari semua ini.

Dalam lelap kelelahanku, aku terbangun karena sebuah sms

 

“Sepertiga malam terakhir akan segera meninggalkan kita. Ayo cepat bangun dan ambil air wudhu. Jadilah rahib yang menangis karena Allah di malam hari dan jadilah penunggang kuda di siang hari untuk mendapat ridhoNya (26-Mar-07 03:46)”.

 

Aku mengeluh pada Allah, aku ungkapkan rasa capek, kesel, dan segala unek-unek dalam doaku setelah Tahajud. Dan Inilah petunjuk Allah, pagi sewaktu kuliah, ada sms masuk ke ponselku lagi,

 

“Saat engkau merasa kehilangan tanggung jawab, naiklah ke tempat yang lebih tinggidan lihatlah di bawah sana akan terlihat betapa luasnya dunia yang menjadi tanggung jawabmu (26-Mar-07 10:07)”

 

Aku terpaku, meskipun aku lari dari kehidupan, tanggung jawabku masih banyak dan masih banyak yang lebih berat lagi. Tanggung jawab sebagai hamba Allah yang juga harus aku tanggung jawabkan padaNYA. Aku sadar, rasanya Allah tersenyum padaku melihat aku yang tersadarkan, Don’t Give Up…

Yup, meminjam kata-kata Mbak Akhada beberapa waktu yang lalu, nikmatilah setiap kehidupan ini, kehidupan menjadi seorang mahasiswa, kehidupan sebagai organisatoris, atau kehidupan yang lainnya, nikmatilah itu karena kita tidak tau dari kehidupan mana kita akan tumbuh dewasa.. Ya Allah untuk yang kesekian kalinya aku ucapkan terima kasih…


Aksi

Information

2 responses

27 03 2007
Azzam

Alhamdulillah… smua aktivitas butuh keikhlasan

9 04 2007
Hello world! « .: Warung online :.

[…] Petunjuk dari 4JJI […]

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: