Wong Ndeso dan Orang Desa

8 04 2007

Istilah orang ndeso mungkun udah familiar di telinga kita. Kata ini biasa diucapkan oleh Tukul Arwana di acara Four Eyes (baca: 4 Mata). Sebenarnya kata ’Ndeso’ udah lama aku dengar, udah lama digunakan dalam bahasa sehari-hari, tapi baru menjadi trend saat ini. Kata-kata ini biasa diucapkan oleh Tukul kepada orang yang gak mengerti apa-apa, gaptek dan malu2in

Beda lho Orang Desa dengan Wong Ndeso, beda disini bukan karena dari segi bahasa, yang satu Bahasa Indonesia dan satunya lagi Bahasa Jawa. Tapi kita lihat esensinya.

Orang Desa adalah orang yang berasal dari desa atau kampung halaman. Orang desa biasanya pergi ke kota untuk mengadu nasib

Sementara Wong Ndeso adalah orang yang malu-maluin, gaptek, lemot, lelet, gak ngerti apa-apa. Wong ndeso gak peduli asal orang itu darimana, mau dari desa beneran atau dari kota sekalipun. Wond ndeso biasanya kalau kita ajak ke Mall atau tempat2 yang belum pernah ia kunjungi biasanya ndesit, alias gak tau apa2, berbuat yang malu2in, dan kelihatan banget kalau ia gak pernah kesana.


Aksi

Information

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: