Satu Orang Yang Terindah

10 04 2007

Aku ingat benar suatu kisah yang bikin aku menangis, bikin aku tersentuh, tersungkur dan meminta maaf pada Allah SWT. Pengalaman yang benar-benar bikin aku menjadi semakin sayang dan cinta pada dua orang yang paling berjasa dalam hidupku. Coba sekarang Anda membayangkan satu orang yang paling dekat dengan Anda, satu orang yang paling dekat dengan Anda dari kecil hingga sekarang (dan sampai kapanpun), satu orang yang tulus ikhlas merawat Anda …… yup, Anda pasti membayangkan Ibu Anda.

Inilah kisah kelam tapi penuh hikmah yang aku alami bersama Ibuku, bisa jadi aku telah menjadi anak durhaka, tapi ambil yang baik saja ya:

  1. Waktu kelas 5 SD, sebenarnya aku dikasih uang saku Rp.2500 dan uang menabung Rp.2500, tapi apa yang aku lakukan? Semua uang itu aku buat jajan, tak sepeserpun yang aku tabungkan. Ibuku marah, sangat marah, kepercayaan Ibu keadaku hilang gara-gara peristiwa itu
  2. Karena suatu hal, kekesalanku pada Ibu memuncak, emosi telah mengalahkan hati dan logika. Aku putuskan untuk minggat, keluar dari rumah tengah malam. Namun apa yang terjadi? Ketika melewati ruang tamu kulihat Ibu duduk, tangannya menengadah berdoa, wajahnya yang bermukena putih bersinar, bibirnya tiada henti berdoa, air mata Ibu menetes, terdengar namaku berulang kali disebut-sebut dalam doa Ibu. Saat itu juga aku urungkan niatku untuk minggat.
  3. Orang pertama yang peduli ketika aku sakit adalah Ibu, Orang yang paling khawatir tentang aku adalah Ibu, Orang yang paling sayang denganku adalah Ibu, Orang yang paling aku sayangi adalah Ibu, Orang yang senang ketika aku senang dan susah ketika aku susah adalah Ibu, Orang yang paling menerima bagaimanapun keadaanku adalah Ibu.
  4. Nada-nada yang Indah selalu teruntai darinya, tangisan nakal dari bibirku takkan jadi deritanya“, sampai kapanpun sosok Ibu menjadi bagian dari hidup kita, kesuksesan yang kita dapat tak lepas dari doa Ibu

Jangan biarkan Ibu (dan Bapak) kita tidur dengan menangis karena memikirkan ulah kita. Sekarang ibuku sedang sakit, dan aku bingung musti gimana lagi, aku gak dibolehin ibu bolos kuliah, tapi hati ini selalu khawatir tentang keadaan ibu… aku janji, di setiap sujudku bibirku tak akan berhenti mendoakanmu Ibu…


Aksi

Information

2 responses

9 08 2007
Adek

Saya baru membaca tulisan anda. Saya sangat terharu dengan apa yang anda tulis, tentang keegoisan anda dan tentang ibu anda. Apa yang anda tulis itu memang benar, itulah kenyataannya. Benar pepatah mengatakan “Kasih ibu sepanjang massa”….
Walaupun saya jauh (saya kerja di luar kota)dari orang tua, dari rumah, dari keluarga…
Tapi saya yakin seyakin-yakinnya, meraka selalu bersama saya, mereka selalu ada untuk saya, dan juga do’a mereka selalu menyertai saya. Insya Allah….
Saat ini saya rinduu… banget ma ortu, terutama ibu…

4 09 2007
velita

hy kak, gmn kbr u??? kak klu menurut aq leh2 ja kq u/ pki baju yg bikini,cz ni kn hak asasi j??? aq sndr jg sering kq ha2…………….. oh ych kq ada peluang g u/ aqato jd penyanyi,cz dsni aq kn dah jd pnyanyi berbakat gto lho……………..

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: