Aku dan Dirimu

12 12 2007

Duhai cintaku, sayangku, lepaskanlah,, perasaanmu rindumu, seluruh cintamu, dan kini hanya ada aku dan dirimu sesaat di keabadiaan

 

indah.jpg

 

Penggalan lirik lagu tersebut sering terdengar akhir-akhir ini, mulutku tiada henti menyanyikan lagu tersebut, entah akunya yang keenakan dengan lagunya atau aku memang lagi punya perasaan sama dengan lagu tersebut. udah ah, gak penting.

Terbesit penggalan lagu tadi jadi terinspirasi untuk posting soal tema penantian. Memang sih sebuah penantian alias proses menunggu itu menyusahkan dan sebel ya jika kita berada di posisi yang menunggu, Capek…. Ada sms masuk ke ponsel sore ini, sms dari sahabat saya (afwan ya yang ngerasa… hehe9x), menyoal soal menunggu dalam posisi kedepan alias proses pernikahan, dia sudah dijanjikan seseorang, “tunggu saya sekian tahun lagi…

Ah, susah ya? buat apa mengumbar janji, apalagi soal pernikahan. Kok jadi bahas pernikahan lagi sih? ah udahlah…

 


Aksi

Information

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: