Berani Beropini

Cerita Tentang Guru Kita

Ada aktivitas sehari-hari yang tidak akan pernah aku lewatkan begitu saja, yaitu makan di warung duduk berlama-lama sambil membaca koran Jawa Pos tepatnya pada kolom Guru Favorit.
Disana secara gamblang ditampilkan pengakuan lugu seorang murid tentang pandangan kepada gurunya, hampir semua mengelu-elukan dan memuji-muji keunikan gurunya dan didaulat sebagai guru favorit.
Ngomong-ngomong soal guru favorit, ini nih akan aku bagi sekelumit tentang guru-guruku (yang menurutku favorit pribadi).

ZAMAN SD/MI
Pak Lukman
, guru IPA dan guru Komputer. Metode belajar-mengajar yang Pak Lukman terapkan sangat bagus. Tiap Jumat siang, kami dikenalkan dengan komputer, bagaimana cara mengetik, dulu sih belum ada word, excel, seperti sekarang, program apa gitu aku lupa. Yang jelas anak kecil tentunya seneng jika dikenalkan dengan komputer dan ketik mengetik. Kita mengetik pelajaran IPA, tak banyak sih, hanya 10 point, tiap point tak lebig dari 2 kalimat. Setelah diketik kemudian diprint dan dihafalkan, terus maju menghafal dihadapan beliau. Senang sekali kalau mengingat hal ini.

ZAMAN SMP
Ibu Fauziyatul Mufidah
, beliau wali kelasku dari kelas 1-2 SMP. Mangkanya aku sangat akrab dengan Bu Mufid. Beliau adalah guru bahasa indonesia, bukannya beliau selalu kasih aku nilai yang bagus lantas jadi guru favoritku, tapi dari segi keakraban denganku, Bu Mufid bisa jadi teman, guru dan ibu yang baik. Sangat perhatian kepada anak-anak didik beliau. Pernah suatu kali saat mengajar dia menanyakan aku mengenai phobia, karena beliau pernah melihat aku membaca buku tentang Phobia di perpus, segitu perhatiannya ya?

Bapak Abdur Rahman Erfan, biasa dipanggil Pak Man. Sejak MI aku diajar oleh Pak Man mata pelajaran PPKn, kalau mengajar sangat komunikatif, mencontohkan nilai-nilai moral dengan kehidupan sehari-hari, sampai sekarang catatan PPKn-ku masih tersimpan rapi, kadang belia terlihat tegas, tapi benar-benar menempatkan diri pada sikon yang tepat.

ZAMAN SMA
Ibu Tutik
, guru Bahasa Indonesia juga, aku sering konsultasi masalah dunia sastra, tulis menulis, puisi dengan beliau. Yang bikin akrab ya itu, puisi. Aku pernah memperlihatkan puisiku kepada beliau, dan tanggapan beliau mengatakan kalau aku orang yang romantis, hehee9x… dari Bu Tutik inilah aku mulai menyukai tulis menulis dan menyukai dunia sastra indonesia

Pak Muchid. Keperawakannya besar tegap, berkacamata dan rambut cepak. Dari Pak Muchid aku menyukai Fisika dan memotivasi aku untuk masuk FMIPA Fisika. Dia satu-satunya guru fisika-ku yang pernah memberi nilai 9 di raportku. Kadang kita ngobrol ngalor-ngidul, tak hanya mengenai seputar Fisika atau sekolah, tapi beliau sering bagi-bagi cerita soal pengalaman Pak Muchid waktu kuliah dulu

tentulah pembaca mempunyai guru favorit atau setidaknya ada pengalaman menarik dengan guru kita sewaku sekolah dulu, boleh share kok disini, tinggalin comment aja…

8 thoughts on “Cerita Tentang Guru Kita

  1. Jadi inget bu Yulia guru Inggris di STM dulu, setiap kali selesai menjelaskan selalu saya yang ditanya apakah sudah jelas atau belum, kalo sudah sekelas dianggap sudah paham gitu juga sebaliknya.
    Padahal saya sendiri juga ngga begitu pinter bahawa Inggris, hanya saja ternyata yang lain lebih parah 🙂

    1. chy
      Jadi inget juga dech sama pak Darmawan guru Fiqih ku waktu MAN dlu.Beliau slalu menanyai ku tentang pelajaran mana yang belum ku mengerti, dan beliau slalu meminta pendapat ku tentang materi yang dipelajari waktu itu……..

    2. Jadi inget juga dech sama pak Darmawan guru Fiqih ku waktu MAN dlu.Beliau slalu menanyai ku tentang pelajaran mana yang belum ku mengerti, dan beliau slalu meminta pendapat ku tentang materi yang dipelajari waktu itu……..

  2. ga ada yang spesial sih.ga ada yang deket2 bgt gt.krn rendahnya kecerdasan sosial aku kali (hee..).tapi terima kasih setinggi2nya buat ibu bapak guruku.buat aku guru ga hanya yang disekolah. guru sekolah yang kuhormati banyak yang ngecewain aku.it’s okey.guru juga manusia.

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s