Inspirasi

I’m Sorry About Last Night…

Apa yang kamu baca dibawah ini adalah murni bukan pengalamanku, ini adalah pengalaman salah seorang sahabat saya, Sesyl (bukan nama sebenarnya, nama sebenarnya adalah Iin). Dan bukan maksud aku mengumbar privasi dia, hanya share saja dan tulisan ini sudah dapat izin dari dia untuk memposting tulisan ini.
Senin, 11-02-08, seperti biasa, setelah kuliah sore itu, kami berdua langsung meluncur menuju warung tempe penyet di Keputih Sukolilo, hal ini biasa kami lakukan, terlebih saat-saat setelah liburan seperti ini, lepas kangen lah atau hanya sekedar cerita ngalor-ngidul.
Tibalah pembicaraan itu, dia sungguh membuat aku kaget… begini kira-kira cerita yang dia tuturkan kepadaku…
raksasa.jpg
“Waktu itu sorean, aku dari kampus mau pulang ke kost, San… dari parkiran menuju Sakinah tuh sepi banget, tapi setelah nyampe di depan Sakinah ruaaame banget” kata Sesyl dengan logat madura yang masih terasa
“Trus… trus…” kataku sambil makan nasi yang masih hangat itu
“Hmmm…rame banget pokoknya, motor-motor semua tuh malah mau berjalan ke arah ITATS, jadi arah jalannya berlawanan denganku gitu…” lanjut dia
“Emang ada apa, waktu itu kamu gak tanya?” tanyaku penasaran
“Iya aku tanya-lah, aku tanya sama salah seoarang itu, ada apa mas? eh kata mas itu ada raksasa mengejar-ngejar mereka, raksasanya ada tiga”
“Haahaa, trus gimana…?” tanyaku, sesekali aku menyeruput es teh yang udah dingin dari tadi
“Aku waktu itu cuek aja, karena capek dan pengen segera tidur, ya wislah aku beranikan lanjut pulang ke kost” jelas Sesyl
“Lha, apa kamu gak takut? raksasanya gimana?” aku menghentikan makan karena penasaran banget sama cerita aneh Sesyl ini
“ya takut, tapi aku beranikan aja. Akhirnya aku berhadapan langsung sama raksasa itu, kan ada 3 raksasanya, aku berhadapan sama yang rambutnya gondrong, ya kayak buto ijo gitu de…” Sesyl juga bercerita sampai lupa makanannya
“Buto ijo apa buto biru nih…” tanyaku setengah mengejek, karena memang ada perbedaan persepsi orang madura antara warna biru dan hijau
“Ancrit Lu… serius nih” jawab dia setengah tertawa
“heeeheee…” aku tertawa geli
“Trus, aku ditanya raksasa, mau kemana, ya aku jawab kalau mau ke kost… eh dia malah marah-marahin aku, mau menggenggam aku gitu… kata raksasa dia mau memakanku” Sesyl mengepalkan tangannya seolah dia mencontohkan bagaimana raksasa itu menggengam
“Hah? apa yang kamu lakukan waktu itu, sakit gak?” aku main penasaran aja dengan cerita sesyl.
“Pas digenggam ya aku teriak dan aku bilang kalau aku masih ingin hidup, aku masih ingin hidup dan memohon raksasa agar memberi aku kesempatan untuk hidup… Akhirnya, San.. raksasa itu melepaskanku dan meminta nomor HPku” kata dia dengan cekikikan
“Heeee…. aneh”
“Masih ada lanjutannya, San… sesampai di kost, eh ada yang miskol HPku, aku lihat… eh ternyata yang miskol itu raksasa yang tadi… Ibuku trus tanya, siapa yang miskol? ya aku jawab yang miskol raksasa…eh, ibuku tertawa, masa’ hari gini ada raksasa sih” Sesyl mengakhiri cerita itu dan melanjutkan makan
“Memang mimpi itu aneh-aneh aja ya…?” tanggapan akhirku sambil menghabiskan sisa-sisa nasi di piring
“Bener banget, kalau aku belum Sholat Isya’, trus aku-nya ketiduran, pasti aku mimpi buruk!” kata dia menekankan dan mengakhiri pembicaraan ini
Setelah makanan habis, kamipun meluncur menuju kost-an masing-masing dan menunggu cerita-cerita berikutnya…
Apa yang dapat diambil dari cerita diatas?? yup, adanya korelasi antara belum sholat isya dan mimpi buruk. Ini bukan suatu kebetulan, tapi ini sebuah peringatan, aku juga pernah megalami hal seperti apa yang dialami Sesyl. Mimpi buruk karena belum sholat isya!

5 thoughts on “I’m Sorry About Last Night…

  1. Sesyl (bukan nama sebenarnya, nama sebenarnya adalah Iin)

    Saya ngakak membaca kalimat ini .. piye toh pak??

    ________________________________________

    Hasan Menjawab :

    Saya ngakak membaca kalimat ini .. piye toh pak??

    iya… aku juga tertawa kalau baca tulisanku sendiri, ini terinspirasi dari tayangan Ekstravaganza

  2. wah itu mah masih mending, cuma mimpi
    gw pernah gak solat magrib gara2lagi nonton bioskop (males banget acara lagi seru trus solat)
    setelah itu apa yang terjadi, pulang dari nonton gw tabrakan sama kontainer, untung gw gak kenapa2
    cuma benjut dikit, abis itu gw janji buat ga ninggalin solat lagi, andai waktu itu gw meninggal ga tahu apa yang terjadi

  3. Wah aku kira cerita beneran gak taunya cuma dalam mimpi aja, tapi ada bener juga seh kalo gak sholat isya itu pasti mimpi buruk kaya sesyl itu,tapi ceritanya oke banget…..,

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s