Maling teriak Maling…

10 03 2008

Aku membayangkan hari ini memang sangat melelahkan, I hate monday! bayangkan saja, kuliah full banget nget nget, 5 mata kuliah sekaligus dalam sehari, jam 7 Elektrisitas Bumi, Jam 9 Fisika Kuantum II, Jam 11 Elektrisitas Bumi (lagi….), Jam 1 Bahasa Inggris Lanjut, dan akhirnya jam 3 Fisika Komposit, dan aku keluar kelas dengan kepala yang cenut-cenut, pikiran penuh, dan sudah terbayang-bayang untuk merebahkan diri di kamar kos.

tapi yang aku mau ceritakan di sini bukan itu, ada satu hal yang aku alami hari ini. Yups! tentang Maling, aku sebagai subjek.

libry.gif

Jam 11.00, Kuliah Elektrisitas Bumi pindah ke Lantai 6 Perpus. Otomatis tas dan barang bawaan juga kudu dibawa di lantai 6. Di Perpus ITS, untuk menuju lantai 6 tentu saja harus melewati lantai1-5, orang-orang yang menuju perpus biasanya tas dan barang bawaan dititipkan di lantai 1, kecuali yang memang mau menuju lantai 6. Ya seperti diriku dan kawan-kawan, aku membawa tas, dan tak sadar aku membawa buku keparat itu!

Buku keparat di sini bukan buku yang isinya aku benci, tapi bikin aku sial hari itu. Judulnya Enviromental Geology, di situ ada materi Minerals Rocks yang kebetulan aku cari untuk menunjang mata kuliah Elektrisitas Bumi. Buku itu sudah aku pinjam setahun yang lalu dan sampai detik itu belum aku kembalikan juga (bayangin aja dendanya berapa, sehari Rp.200). Aku memang orang yang agak ceroboh, suka kelupaan kalau menaruh barang, ya kayak buku ini, sudah lama di tumpukan-tumpukan buku yang lain sampai tak terdeteksi keberadaannya.

Kembali ke ceritaku, kuliah berjalan mulus, walau Pak Widya bilang bahwa kurang suka dengan cara kelompok kami presentasi. Selesai kuliah, teman-teman pulang lebih dulu, aku ada urusan bentar dengan Pak Widya untuk minta tanda tangan surat ITS SC AAPG dan urusan jaket. Wah, sudah jam 1 lebih, harus bahasa inggris lanjut nih, aku langsung pulang, menuju lantai 1, berjalan dengan PeDe-nya. Saat sampai di tempat pemeriksaan buku-buku, aku langsung nyelonong aja, karena memang aku merasa tak pinjam buku dan tergesa-gesa mau kuliah bahasa inggris lanjut. Tapi tiba-tiba……

“Tuuut… tuuuuttt…. tuttt… tuttt….. tuuuttttt….” Sirine pendeteksi berbunyi

Semua orang di sekitar lantai 1 melihatku, ada apa?

“Mas, bawa buku perpus ya?” Kata petugas tersebut

“Iya Bu, aku pinjamnya kemarin dulu banget…” jawabku menegaskan. Aku menegaskan seolah-olah aku bukan maling.

“Mas bawa kertas bukti peminjaman…?” Tanya ibu itu lagi

“Ya tidak bu, kan setelah pinjam trus dibuang di situ” aku menunjuk di balik meja yang penuh kertas bukti pinjaman.

Memang setelah buku diperiksa oleh petugas, biasanya bukti tersebut langsung di buang oleh petugas itu.

“Lha, mas, mas harus menyelesaikan buku itu, entah itu diperpanjang atau dikembalikan” Kata Ibu itu lagi menjelaskan.

“Yaahh.. Ibu, habis ini aku kuliah, aku tergesa-gesa ini, Ibu…. besok saja aku selesaikan!” Aku mencoba untuk mencari solusi permasalahan ini.

“Gak bisa, buku itu ditahan di sini, kamu kuliah dulu aja… ntar kesini lagi” Ibu itu menegaskan, seolah tak ada pilihan lain bagiku

Ya sudahlah, mau tak mau, aku kuliah dulu. Setelah kuliah, aku langsung menyelesaikan permasalahan ini. Tau kah kau, teman? Berapa denda buku ini? Denda akibat tak kukembalikan dengan segera?

Rp. 45.600… gila ya? aku bisa membayangkan, aku masih hutang 3 buku lagi, wah…😦


Aksi

Information

One response

17 03 2008
Firda

Assalamu’alaikum wr. wb.

wah…wah…hasan ternyata bandel jg yak, minjem buku ga d balik2in, jd inget dulu pas jaman2 sma, aq sering bgt telat mengembalikan buku k perpus, sering jg kena denda, tp dendanya ga sebanyak itu san.

tp lucu jg san postingan u yg satu ini, bikin ketawa dewe, hehe…….

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: