Air Mata Ibu

30 03 2008

 Tembang lawas, tapi tetep aku suka…..

AIR MATA IBU – SITI NURHALIZA 

Apakah sebenarnya
Terbuku dikalbumu
Apakah erti linang airmata di pipimu

Ucapkanlah padaku
Tak bisa kurungkainya
Rahsia yang kau pendam itu

Aku hanya menduga
Tidak mampu merasa
Sebenar-benar perasaanmu

Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakan ku
Pengorbanan yang kau lakukan
Untuk dewasakanku
Hanya bisa ditangguing oleh hati ibu

Namun kupercaya
Takkan terlerai kasih
Ikatan ini takkan putus

Telah kau telan lara
Dan terima segala
Dugaan dan badai yang melanda…
Duhai ibu


Aksi

Information

5 responses

31 03 2008
realylife

semoga air mata ibu saya tak lagi terjatuh hanya karena kebodohan saya

31 03 2008
nelongso … « journey of life

[…] ini seperti tulisannya pratanti tentang Bandung hujan es , ato tulisannya bang Hasan seru tentang Air mata ibu , atau puisi-puisi hati milik sahabat saya dan kita semua mas langitjiwa , tulisan bermakna milik […]

5 04 2008
ncomputing - penganti pc

saya akan berusaha untuk tidak membuat air mata ibu Ku jatuh membasahi pipi……karna ibu adalah wanita yg saya muliakan…….Love U Ibu

5 02 2010
deri

asslamu’alaikum wahai para insan semuanya suatu kebanggaan bagi kita bisa mencium tangan ibu dengan penuh pengabdian dan untaian sapaan halus dari nya, duhai ibuku kaulah kebanggaan bagi anak-anak sholeh, apapun yang telah kuraih didunia ini berkat do’a yang kau panjatkan kehadirat Nya, semoga perhatian dan kasih sayang mu dibalas syurga Nya,,aminnn

27 02 2012
Syamsul Hadi

IBU SAYA TIDAK AKAN BIARKAN AIR MATAMU KELUAR KARENA— KEBODOHANKU IBU—!

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: