Cerita Sepuluh Nopember · Kabar Terkini

Warung Kejujuran…

warung kejujuran BEM FMPA ITS

Warung kejujuran. Dari namanya aja dah dapat diketahui, kejujuran yang ditekankan disini. Deskripsinya kurang lebih demikian…

Warung ini menjual berbagai macam jajan alias makanan camilan murah, berharga antara Rp.500 sampai Rp.1500. Yang unik dari warung ini adalah tidak ada penjual, pembeli dipersilahkan mengambil jajan dan menaruh uang di tempat yang telah disediakan. Warung ini siap menyediakan uang kembalian, artinya semua uang persediaan kembalian maupun uang pembelian disediakan dalam satu wadah.

Seerti yang telah dikatakan sebelumnya, yang dititikberatkan adalah faktor kejujuran. Kejujuran dari pembeli untuk membeli dengan semestinya apa tidak, urusan rugi tidaknya belakangan, yang penting jujur. Alhamdulillah, tanggapan warga ITS bagus banget dan interest dengan ini… semoga bermanfaat.

Ini adalah salah satu proker BEM FMIPA ITS 2007-2008. Salut buat rekan-rekan seperjuangan BEM FMIPA ITS, Cerdas dan berkualitas….

14 thoughts on “Warung Kejujuran…

  1. semoga semangat kejujuran tetap terbawa sampai kedunia kerja, kebanyakan mereka lupatentang semangat ini, tuntutan anak istri untuk hidup mapan membuat kita tega sikut kanan kiri dan menjegal yang lain, biasanya sih, tapi semoga saja tidak terjadi

  2. Ini menarik …!!!
    Ini menarik …!!!
    Salut buat ITS …
    (mata celingukan melihat keatas … siapa tau ada kamera pengintai ???)

  3. Hebat ..

    .. urusan rugi tidaknya belakangan, yang penting jujur.

    Insya Allah kalo semua pembelinya jujur, tidak akan rugi. Begitu juga yang menjual, jika harga dipatok bisa lebih murah dan tidak mengambil untung banyak, para pembeli pasti senang dan menghargai kejujuran penjual.

    Pola ini perlu dikembangkan perlahan-lahan, sehingga terbentuk masyarakat yang madani. Yang amanah. Jika ada yang ‘nakal’ .. bukan berarti harus dibiarkan. Tentu perlu dicarikan solusi terbaik agar yang ‘nakal’ menjadi sadar.

    Keren deh pokok nya ide warung kejujuran.

  4. baguslah kalao semua nya mau jujur…kalau warung jenis gituan di buka di ‘DPR’, masih jujur ndak yah…yang belanja dan yang jualan di situ?

    *headlines nya keren…[jadi inget masa kecil dulu]…salam kenal yah, mampir ke pondokku yuk…* 😉

  5. Jadi inget Aa’ Gym waktu dulu jualan bakso. Waktu sholat tiba, warung ditinggal begitu saja. Pembeli yg mau mbayar ya silahkan, yg mau nambah ya silahkan. Tapi Aa’ kemudian mengatakan bhw konsumen kita tyt belum siap model kayak begituan :mrgreen:

  6. aslmkm.
    halo bang hasan seru!
    ternyata masmas hasan punya bolg ya
    di di sini toh
    kok waktu saya iseng2 ngetik utario di google
    kok nyambung ke sini?
    iya bener coba aja

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s