Berani Beropini

Mengenang : Bermain Layang-Layang

pernah dengar lagu ini kan…?

Kuambil bulu sebatang
Kupotong sama panjang
Kuraut dan kutimbang dengan benang
Kujadikan layang-layang

Bermain berlari
Bermain layang-layang
Berlari kubawa ke tanah lapang
Hati gembira dan riang

Saat ini lagu itu sangat familiar di telinga, mulutku tiada henti melantunkan lagu itu, entah kenapa! banyak kemungkinan disini, mungkin karena lagu itu pernah dinyanyikan Gabriel, hehe… atau memang saat ini bermain layang-layang adalah impiankum aku ingin bisa menerbangkan layang-layang. Jujur, aku gak bisa… hehee9x… 😆

Kadang, tiap sore saat aku pulang dari kampus, saat melintasi perumdos ITS menuju kost-an, aku melihat beberapa anak kecil, yang memerhatikan pandangannya ke atas, melihat dua buah layang-layang saling beradu. Ah, jadi ingat masa kecil nih…

Dulu ada tetangga aku, namanya Edi, tiap sore kita sering bermian layang-layang, aku hanya memerhatikan saja, dan menyemangati Edi. Padahal aslinya dalam hati serasa ingin memainkan layang-layang 😳

Dan jika ada layang-layang putus, dan menuju permukaan bumi, semua anak-anak saling berkejaran, berebut layang-layang yang putus itu. Padahal secara logika, buat apa? Toh nanti layang-layang yang didapat pasti keadaanya rusak karena direbut anak-anak yang berebut tadi. Mending beli sendiri, harganya dulu gak sampe 500 perak. Tapi itulah anak kecil, suatu kebanggaan jika kita mendapat layang-layang yang putus tadi 😀

Btw, boleh share disini soal pengalaman bermain layang-layang.

ps: makasi buat Gabriel Stevent Damanik yang menginspirasi aku bikin tulisan ini dan beberpa tulisan yang akan saku posting nanti 🙂

17 thoughts on “Mengenang : Bermain Layang-Layang

  1. Salam
    Jadi teringat waktu kecil, waktu SMP yang lain para remaja putri pada main kesana kemari, eh gw malah lebih suka main layangan di lapangan ma bokap 🙂 duh jadi kangen Abah (my dad )

  2. bahagia hatiku, mendapatkan layang-layang putus

    dan kesalnya aku, sebagai anak kecil ndeso gak mampu beli benang gelasan, sehingga selalu kalah ketika SAMBITAN

  3. oalah…
    gara-gara gabriel tho?

    layangan,,,
    yah, sampe saiki masih suka 🙂
    tapi beda, bukan layang2 kecil.

    Layang2ku yang layangan hias…
    biasanya aku main di pinggiran sungai, di depan rumah Pak Lik di Tulungagung…
    Huh, jadi pengen ke sana…
    🙂

  4. Jadi teringat waktu SD dulu, tu lagu kalo ga salah diajari Almarhum Guru tercintaq Bu. Ida waktu aku masih duduk d’klas 3 SD. Maaf ya bu atas smua kebandelanku dulu, 😥 Hix’s…..

  5. mas,saya lagi ngerjain TA (Tugas Akhir). saya mau bikin film dokumenter tentang museum layang-layang yg ada di jkt.. dan saya butuh lagu yg mas tulis diatas tadi..
    Kuambil bulu sebatang
    Kupotong sama panjang
    Kuraut dan kutimbang dengan benang
    Kujadikan layang-layang

    Bermain berlari
    Bermain layang-layang
    Berlari kubawa ke tanah lapang
    Hati gembira dan riang

    kira2 ada yg punya mp3 nya g y?? itu lagu siap yg nyanyiin sih?? saya dah cari2 di internet tapi g ketemu2 jg.. tolong bantuin saya yaa..

    thanks before 🙂

  6. saya senang bermain layang-layang, dan bisa membuat layang-layang.Ini masa anak2 yang paling bahagia sampai sekarang orang2 pada senang dengan layang2

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s