Berani Beropini · Cerita Pengaderan · Cerita Sepuluh Nopember

Sadis…

Semoga Tuhan Membalas Semua Yang Terjadi
Kepadaku Suatu Saat Nanti…

Gak terasa ya? Bentar lagi di kampus bakal masuk mahasiswa baru 2008. Itu berarti akan dimulai pula suatu hal yang namanya ospek, kalau di kampus perjuangan ITS lebih populer dengan nama pengkaderan.

Bukan hanya perploncoan yang didapat disini, sadis memang, tapi maknanya sungguh mendalam. Aku pernah mengalaminya dan sangat baaaanyaaaaak pembelajaran yang aku ambil.

Makin lama frekuensi pengaderan di ITS makin sempit, dulu pernah 1 semester ospek, tiada hari tanpa ospek, terus2an. Zamanku, 2004, hampir 2 bulan berjalan pengaderan… selama itu pula aku mendapat suatu pendewasaan diri, pematangan emosi, kebersamaan dan persaudaraan sesama dan antar angkatan 🙂

Ada cerita seru nih, pengalamanku….

Waktu itu minggu ke-3, seangkatan di suruh buat buku angkatan, itu lhoo yang cari tanda tangan ke senior-senior, nah pada halaman terakhir disuruh panitia ada halaman buat karikatur bebas.

Yang namanya aku, iseng aja, seluruh pelampiasan amarah dendam emosi ke kakak kakak seniro yang pernah sadis sama aku, aku isengi dengan bikin karikatur.

Adalah Mbak Reni, chinese, tinggi berambut panjang, agak sinis orangnya, kasar, judes, pokoknya gak ngenaikin, suka marah2 lagi, gak pandang bulu, teman2 yang cowok kena, apalagi cewek… So, akupun menggambar karikatur Mbak Reni dengan sedemikian rupa, seorang cewek yang hampir mirip dengan dia, cuma aku kasih tanduk, sayap serta ekor, kayak devil gitu deh… aku menggambar ini gak hanya pada buku angkatanku saja, tapi sama beberapa temanku yang memang tak bisa gambar, parahnya dalam karikatur itu aku tuliskan nama “Kak Reni”

Nah, pas sesi pemeriksaan buku, tibalah buku-ku diperiksa..

gambar apa ini” ujar Mas Guyub

karikatur, Mas…” kataku ketakutan

Maksudnya apa...” Suara Mas Guyub meninggi dan memanggil Mbak Reni

Alangkah marahnya Mbak Reni saat melihat gambarku, wwwuuiiiss…. seisi black hole, TKP, heboh…. Akupun disendirikan, diasingkan ke belakang, Kala itu Mbak Reni nangis.

ps: Buat Mbak, Reni… Maaf ya? maaf banget….

14 thoughts on “Sadis…

  1. ospek pke kekerasan skrg udah g zamannya
    klo tahun ini masih ada laporin aja ke rektorat mas…
    _________________________

    Hasan menjawab:
    kalo dikampusku gak kekerasan kok, tapi suri tauladan 🙂

  2. san, atik-atik loh, tuh gambar bisa dijadiin alasan buat tidak mengadakan pengkaderan lagi di ITS, soale itu bisa masuk kategori pelanggaran aturan…ati-atik aja ma gambare, ok!!!!

  3. Salam
    klo dia masih bisa nangis berarti masih punya perasaan lho 🙂 ah perempuan itu sangarnya cuma tampak luarnya aja kok. percaya deh *maksa*

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s