Ceritaku

Mothers Day 2008 : Really Really Love Mothers

Postingan paling sensitif aku kira. Kali ini aku benar2 musti mikir apa yang harus aku tulis, terlalu banyak kenangan indah bersama ibu…

Ibu,

Aku tau, aku masih belum bisa jadi apa yang seperti ibu harapkan.. Hati kecilku selalu ingin melihat ibu tersenyum.. Maaf bila selama ini aku tak bisa menjadi yang terbaik bagi ibu.. Rasa sayang ini muncul karena ada rasa sayang itu sendiri, Apalagi buatmu Ibu.. Terlalu banyak alasan yang gak cukup dilukiskan dengan kata2, semua bisa jadi alasan, bukan hanya kasih sayangnya, tapi cukup karena engkau Ibuku.. Aku pengen memberikan all of my life buat Ibu, walau aku tau semua ini gak bisa menggantikan kasih sayang yang ibu berikan selama 22 tahun ini… Ibu adalah segalanya

Kadang aku berpikir, aku pengen balik ke masa lalu, ketika aku kecil.. Begitu dekat aku dengan Ibu, sangat dekat.. ketika aku sakit, aku diantar ke dokter, dipijit, dipeluk, duh..Aku paling ingat nasehatIbu, “sholat sholat sholat sholat…“. Walaupun itu kewajiban sbg manusia, tp Ibu selalu ingetin. Ibu paling marah ketika aku ketiduran dan belum sholat Isya’, maklumlah waktu itu keadaan badan cuuapek.

Saat ini kalau di rumah, pagi2 benar, Ibu selalu menyelimutiku yang sedang terlelap, kemudian Ibu duduk disampingku dan mengaji.. Pas aku sampai di rumah Ibu selalu masakin apa yang aku minta, kadang Soto Madura plus peyek udang, atau lontong sayur.. Sore ketika ada orang berjualan di depan rumah, Ibu selalu membelikan aku walau aku gak minta, hanya sekedar gorengan, tapi aku yakin itu bagian dari kasih sayang ibu.. pas malem2 Ibu selalu bikinin aku Energen hangat sambil lihat Cinta Fitri 🙂 ya ngomel2 gitu ttg kelakuan Miske, aku sampai geleng2 kepala.. Yang bikin aku happy adalah ketika Ibu suka nyobain masakanku, walau sekedar tahu chrispy, ibu sangat menyukainya..

Satu hal yang tetep dilakukan Ibu dari dulu sampai sekarang adalah Sholat Malam, dalam doa Ibu kudengar namaku disebut, berulang-ulang!!! Ibu sesenggukkan menangis mendoakan anak-anaknya.. aku tak bisa berkata apa-apa, mungkin postingan ini tak akan cukup mewakilkan kasih sayangku terhadap Ibu. Bagiku Ibuku adalah segalanya…. I Luv U, Mom’s…

14 thoughts on “Mothers Day 2008 : Really Really Love Mothers

  1. waduh mas, jam 1 pagi nih saya baca postingan ini. sepi gini jadi berasa banget kenangan saya ama ibu saya. hiks…
    makasih mas udah mengingatkan saya tentang kasih sayang ibu terhadap anaknya. semoga kita semua menjadi anak yang berbakti. aminn..

  2. Jadi ingat pepatah :

    Kasih anak sepanjang galah .. kasih ibu sepanjang jalan.

    Ibu sejati tak pernah menuntut apapun. Dia hanya ingin melihat anaknya bahagia. 🙂

  3. Terima kasih untuk cerita yang menyentuh.

    Saya jadi ingat kasih ibu saya, yang seperti Mas juga selalu menyelimuti saya jika saya tertidur di kursi setelah semalaman online. 🙂

    Beliau memang sangat menyayangi anak-anaknya, benar sekali, kita semua perlu katakan bersama: Terima kasih Ibu!

  4. ceritanya sunggu sangat menyentu………
    sungguh berhuntung orang yang masih diberikan kasih sayang oleh ibu…..
    hati terasa sakit rasanya ketika membacanya, karnah kebersaaman aq dengan ibu sudah tidak bisah lagi, tapi kenangan akan ibu selalu ada didalam hati……..
    janga sia-siakan waktu yang diberiakan buat bersama ibu ……..
    I love you ibu………..
    karna cintanya tidak akan berhenti begitu saja.

  5. ceritanya sangat menyentuh………
    membacanya buat aq mengiat akan kenangan bersama ibu;
    KANGENT…. I…B…U

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s