Berani Beropini · Ceritaku · Kabar Terkini · Resensi

Menanti Film Ketika Cinta Bertasbih

Isu – isu difilmkannya Mega Best Seller Novel Ketika Cinta Bertasbih sudah berhembus pasca kesuksesan film Ayat-Ayat Cinta tahun lalu. Hanung sempat melirik film ini, namun akhirnya Khairul Umam sang sutradara akhirnya menggarap film ini.

Film KCB Launching tanggal 11 Juni 2009 mendatang, serentak di beberapa Negara di Asia. Jujur, melihat proses pembuatan film yang sangat amat serius dari mulai audisi pemain sampai proses syuting yang berlokasi di Mesir asli membuat aku penasaran ingin segera menontonnya. Apakah 2 Seri KCB dalam novel akan ditampilkan semua dalam film?  Spoiler KCB semoga beredar, jadi tak seperti AAC dulu yang spoiler sudah beredar sebelum dilaunchingkannya film itu.

kcb
Ketika Cinta Bertasbi The Movie

Dari ke-5 pemain tokoh    utama (Azzam, Anna, Furqan, Eliana dan Husna) hanya Alice Nourin lah yang sebelumnya sudah dikenal di dunia entertaiment. Nama M. Cholidi Asadil Alam yang berperan sebagai Khoirul Azzam dan Oki Setiana Dewi yang berperan sebagai Anna sebelumnya mana kita kenal? Ya semoga dengan ini pencitraan tokoh KCB sendiri semakin positif, penonton tak melihat latar belakang peran yang pernah dimainkan sebelumnya, dan satu lagi! Menjaga kekonsistenan citra tokoh yang diperankan dalam KCB di kehidupan sehari-hari, mbulet ya? Maksudnya gini lho, artinya tokoh Anna minimal tetap konsisten berjilbab dalam kesehariannya, bukan bermaksud menyindir atau gimana. Jujur aku agaki kecewa dengan tokoh Aisha di film AAC, ada beberapa adegan yang seharusnya tak dilakukan Aisha dalam film. Gak taulah, mungkin pertimbangan sang sutradara, just my humble opinion.

Seperti yang tertulis dalam jawa pos edisi 4 Juni 2009 kemarin, Film KCB mulai diputar di bioskop pada 11 Juni 2009. Karena durasi totalnya 4 jam, SinemArt selaku produser bersama Chaerul Umam, sutradara, sepakat memenggal film itu menjadi dua seri. ”Tadinya malah mau saya jadikan empat bagian supaya tidak ada adegan yang dipotong,” kata Chaerul Umam. Kang Abik sebagai penulis novel yang ceritanya menjadi dasar pembuatan film itu juga kebagian peran sebagai Muzab. Dia menyatakan sangat puas dengan film tersebut. ”Film ini dikerjakan Kang Umam dengan sangat baik. Kalau dalam bahasa hadis itu tidak bidah, tidak ditambahkan dan tidak dilebihkan,” ungkapnya. (jawapos)

Kita tunggu saja filmnya, semoga sesukses novelnya, semoga tak kecewa dengan filmnya.

8 thoughts on “Menanti Film Ketika Cinta Bertasbih

  1. nonton bareng yuk san..di cito
    gmn?
    ________________________

    Hasan Menjawab :
    Ayok San.. premiere’e yoo tgl 11, piye? sms saja ntar bwt koordinasi….

  2. as…wr..wb. terima asih sebelumnya saya ucapkan kepada teman teman yang telah menonton film KCB .. bisa saya katakan ini adalah film yang sangat luara biasa sekali dan sesungguhnya film ini memberikan saya insfirasi terutama dari tokoh asam yang benar benar tawaddhlu membuat ku lebih giat dalam belajar sebagai seorang Mahasiswa yang jauh dari orang tua. wassalamualaikum

  3. memang betul,film ini membuat saya jadi terpakum mawas diri,sangat baik untuk di contoh khususnya kepada saya yang masih bejalan di masa kuliah ini sungguh menjadi tauladan yang sangat berharga kepada saya…
    saya suka dengan yang brnuansa islami,the best lah buat film ini

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s