Let Me Go Home, Gravitasi 2004…

2 07 2010

Maybe surrounded by, a million people I, still feel all alone, I just wanna go home, Oh, I miss you, you know……… (Michael Buble – Let Me Go Home)

Gravitasi 2004 adalah nama angkatanku, Fisika FMIPA ITS angkatan 2004. Tak banyak anggotanya, hanya 44 orang tapi dengan jumlah yang sedikit seperti ini justru rasa persaudaraan dan kekeluargaannya semakin dekat.

Kita kali pertama bertemu pada bulan Agustus 2004 dan mulai bulan Maret 2008, satu persatu dari kita mulai ada yang lulus, mulai dari Wayan yang satu-satunya 3,5 tahun kemudian disusul oleh 7 bidadari (Iim, Iin, Iik, Cicik, Midha, Fitri, Intan) pada semester berikutnya dan aku beserta belasan sahabat lainnya yang lulus Maret 2009 hingga semester2 selanjutnya.

Begitu lulus, semua dengan jalan hidup masing-masing, menikah, kerja, melanjutkan S2,  berwirausaha sendiri. Namun ada benang merah dari dalam diri kita yang selalu dan selamanya mempersatukan kami. Ya, meskipun sudah lulus, tapi kami masih tetap dipersatukan dalam wadah Gravitasi 2004.

Aku jadi teringat saat pengkaderan (Ospek) dulu, saking takutnya gak lulus pengkaderan dan masuk Himpunan Jurusan, HIMASIKA, kami waktu itu dikomandoi oleh  Antok, Komting Angkatan (ketua, red) menstrukturkan pengurus organisasi Gravitasi 2004. Andi sebagai ketua, Aku dan Ruroh sebagai Sekretaris dan beberapa sahabat lainnya (aku lupa) yang menjabat di departemen2 tertentu, hehee.

Aku sendiri sangat merindukan moment-moment kumpul seperti yang sering kami lakukan saat kuliah dulu, makan bareng di kantin, nongkrong di depan fotokopian Pak Pon, berkuasa di lab komputasi, PSan di kontrakan Tessandria, hingga buka puasa bersama mengelilingi Surabaya, menjangkau Gresik hingga Sidoarjo, hal itu dilakukan atas nama kebersamaan Gravitasi 2004.

Terakhir kami ngumpul saat nikahan Lea, kurang lebih pertengahan Juni. Tak banyak yang ikut, hanya ber-11 orang pergi ke Nganjuk.

Sesampai di gedung 45, Lea yang mengenakan baju pernikahan pun menyambt kami, dia tak berubah sedikitpun, dibalik chasing dia yang nampak anggun, tapi dia masih seperti Lea yang kami kenal, dia tidak jaim sedikitpun🙂

Apalagi saat prasmanan, Lea nyeletuk dengan guyonan khasnya, “eh nanti malam jangan miskol2 hape saya lho, beneran lho, pokoknya saya nanti malam gak mau diganggu,” canda Lea disambut gelak tawa kami.

Hmm… itulah kami, aku benar2 rindu kebersamaan itu. Sama seperti lirik lagu yang aku tulis di awal postingan ini, May be surrounded by, a million people I, still feel all alone, I just wanna go home, Oh, I miss you, you know……… Aku pengen kembali pulang bersama Gravitasi 2004! Tapi apalah, life must go on! Mereka menjadi sahabat-sahabat terbaik dalam sejarah hidupku!

Terakhir sewaktu perjalanan pulang dari Nganjuk, aku ngomong-ngomong sama Santi di mobil.

“San, kalau kamu udah nikah ntar, kamu jangan berubah ya?,” kataku pada Santi.

“Ya, enggaklah, arek-arek tak akan berubah kok kalau sudah kumpul kayak begini,” jawab Santi.

“Amin…” tambahku dalam hati.

Dan semoga quotes ini, yang aku lansir dari Film Harry Potter Prisoner of Azkaban semoga menginspirasi.

“….But know this; the ones that love us never really leave us. And you can always find them in here [puts his hand to Harry’s heart]…” – Sirius Black

Let me go home, I’m just too far from where you are, I wanna come home……


Aksi

Information

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: