Berani Beropini · Ceritaku

Sepak Terjang Berliku Perjuangan Mendapatkan SIM

Ketika Anda sedang santai berkendara di jalan rata, tentunya pernah terganggu dengan operasi SIM dan STNK di jalan raya. Biasanya operasi tersebut tidak mungkin dilakukan pada jam berangkat kerja atau jam pulang kerja, tentunya dilakukan pada jam 8 pagi hingga jam 3 sore.

Pernah satu kali, pada tahun 2007, saat aku berkendara dengan salah seorang temanku, Andi namanya. Aku ingat benar saat itu bulan Ramadhan, aku dan teman-teman angkatanku sehabis pulang dari Buka Puasa Bersama di Kodam Brawijaya, Surabaya.

Posisi Andi waktu itu nyetir dan aku dibonceng.  Aku sebenarnya sudah di sms Nana, kalau di kawasan Jemur Sari ada operasi. Nana mungkin tau kalau aku dan Andi tak punya SIM waktu itu, hahahaaa… Ya tibalah saat kejadian itu.

Polisi menyetop kendaraan roda dua dan mengalihkannya di sebuah halaman perkantoran/ruko. Di sana lah pemeriksaan itu terjadi.

notenggakpenting.blogspot.com
notenggakpenting.blogspot.com

Maaf mas mengganggu perjalanan Anda, bisa tunjukkan surat-suratnya,” kata Pak Polisi.

Andi dengan cueknya memberikan STNK saja. Aku mulai berkeringat panik.

SIMnya mana mas?” tanya Pak Polisi.

“Wah mas ketinggalan di kos,” Jawab Andi beralasan *padahal nggak punya SIM*.

Polisi tersebut pun menepikan kami, sebenarnya saat itu kami sudah “loby-meloby” untuk berdamai dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Namun polisi itu masih sok dan jaim.

Dan setelah ngomong-ngomong lagi dan beralasan yang cukup membuat polisi itu terenyuh, akhirnya polisi tersebut menjawab dengan sok nya lagi.

“Saya ini nggak berhak mas, coba mas nya ke Bapak itu, dia atasan saya,” kata Pak Polisi tadi sambil menunjuk polisi lain yang duduk di  bangku sambil menulis sesuatu.

Dan akhirnya setelah loby sana loby sini dan sempat berdebat plus memberikan “sesuatu” pada polisi tersebut, akhirnya kami dilepaskan, fiuuuhhh……….

Dan sejak peristiwa itu, aku nggak akan pernah lupa membawa SIM dan STNK kemanapun aku berkendara. Itu penting, kedua hal ini ibarat nyawa saat Anda berkendara.

sim ku
sim ku

 

Apalagi saat ini denda tidak membawa SIM bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Sayang sekali jika Uang Anda dibuang hanya untuk hal tersebut.

Namun anehnya, untuk mendapatkan sebuah SIM itu susahnya masyaAllah, harus melewati tes praktek yang sering dikeluhkan betapa rumitnya. Ibaratnya untuk mendapatkan SIM ini harus melewati jalanan terjal berliku, belum lagi dengan melewati samudera yang tak bertepi, hehheeee…..

Menurut aku sendiri sih tes praktek memang kurang begitu apa ya istilahnya, ibarat gini, dalam suatu pelajaran sekolah, saat ini menggunakan kurikulum 2010, nah tes praktek itu masih menggunakan kurikulum 2002, apa itu istilahnya, aku kesulitan menemukan kosa kata yang pas, heheee… 😛

Ini nih tes praktek SIM, foto aku ambil saat aku datang saat tes sim massal di Kabupaten Gresik.

Pengendara Harus Melewati Jalur Angka 8
Pengendara Harus Melewati Jalur Angka 8
Pengendara Harus Melewati Jalur Zig Zag
Pengendara Harus Melewati Jalur Zig Zag
Kaki Tak Boleh Menginjak & Pembatas Tak Boleh Jatuh
Kaki Tak Boleh Menginjak & Pembatas Tak Boleh Jatuh

 

5 thoughts on “Sepak Terjang Berliku Perjuangan Mendapatkan SIM

  1. hahaha..
    lbih baik ke calo aj kwkwkw..

    wah gw blum pnya sim…
    kalo ad razia gw lwat jlan laen aj..geto aj kox repot(belum kepentok)…
    buat teke..teke piece…jgn tilang motor gw…

  2. Ati2 aj bos klo uda biasa naik mtor matik…pasti klo tes motor gagal. Krn gw prnh gagal and akhirnya lwat biro jasa hahah lebih praktis tuh..

  3. Bukan hanya saudara yang di tilang oleh kepolisian,teman saya juga dia libur kuliah dan balik ke Bontang dan mereka jalan jam 3 sore untuk mencari makanan dan lewat depan polres Bontang lansung dapat tilang dan denda 500 ribu karna gak bawah STNK.kebetulang saya tinggal di rumahnya mau gak mau saya harus pulang kantor untuk melihat mereka di tahan padal hari itu saya lagi meeting.Saran dari saya jangan bawah motor kalau gak punya SIM

  4. wahaha… artikelnya keren bang, Aku buat SIM Lewat calo, abisnya aku denger dari temenku katanya susah… (boros waktu dan duit) ya udah aku gibris aja lewat calo… ..

    warning : perbuatan aku bukan untuk ditiru….

Balas Komentar Ini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s