Bersyukur Tanpa Kenal Waktu

1 12 2010

Bersyukur dan bersyukur, hal itu memang sering aku lupakan. Aku mungkin terlalu terbebani dengan masalah hidup sehingga melupakan bagaimana cara bersyukur yang semestinya, yang tak hanya diucapkan di mulut saja, namun lebih dari itu.

pray

pray

Kadang aku ngeluh, aku kecapekan habis ngantor, tapi dengan begitu aku lupa bahwa aku telah bekerja keras, aku lupa kalau aku diberi energi oleh Allah SWT untuk bekerja keras.

Kadang juga aku ngeluh, masalah hidup yang aku hadapi terlalu berat, aku begitu banyak cobaan, aku nggak seberuntung teman-temanku, namun dengan begitu sebenarnya aku diberi kesempatan untuk lebih banyak belajar untuk semakin mendewasakan diri keluar dari masalah tersebut.

Kadang juga aku stress saat ibuku ngomel-ngomel, nyuruh makan, nyuruh Shalat, nyuruh ini itu, tapi aku lupa bahwa aku seharusnya bersyukur kalau aku masih punya seorang ibu yang begitu perhatian denganku.

Aku kadang males dan capek kalau melihat cucianku yang begitu banyak, tapi setelah dipikir-pikir kadang aku lupa kalau punya pakaian yang cukup. Ketika hendak melaundry, aku juga lupa karena punya anggaran khusus untuk mencucikan baju.

Dan yang paling sering aku lakukan adalah mengeluh malas saat bangun pagi, padahal pada saat itu aku masih diberi kesempatan Allah SWT untuk hidup satu hari lagi ๐Ÿ™‚

Jadi, bersyukurlah terus tanpa kenal waktu….


Aksi

Information

One response

2 12 2010
anang nurcahyo

posting menarik.. semangat tuk terus berbagi..

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: