Wednesday, Fools Day

30 07 2011
bank mandiri martadinata

bank mandiri martadinata

Rabo, tanggal 27 Juli lalu, ada satu hal yang cukup sial menimpaku, benar-benar hari yang bodoh! Hari itu aku dapat kabar dari Emak kalau tiket arus mudik sudah bisa dipesan. Yaelah, belum Ramadhan, apalagi Lebaran, kok tiket sudah bisa dipesan. Ini adalah pengalaman mudik pertamaku, jadi aku gak seberapa update tentang hal yang beginian *tepok jidat.

Oke! seusai ngantor aku ke ATM Mandiri yang berada di pom bensin jalan RAA Martanegara, Bandung. Nah, kalau aku nulis seperti ini, pasti sudah ada yang bisa mengira2 dengan peristiwa apa yang terjadi selanjutnya. Hahahaa… Ya, ATM ku tertelan, gak bisa balik. Waduuuuh… ini bagaimana? Aku panik, keringat dingin mengucur, padahal di situ ada AC.

ATM ku tertelan setelah mengambil uang Rp 500.000 yang nantinya aku belikan untuk tiket arus balik. Aku panik, orang yang antri di belakangku mulai banyak. Aku panggil orang yang antri di belakangku, aku kasih tau kalau ATM ku tertelan. Beliau menyarankan aku untuk telepon ke 14000.

Aku telepon ke 14000, lumayan lama nyambungnya. Pulsa di hape ku waktu itu Rp 10.000-an, pulsa habis sebelum pembicaraan dengan customer service itu usai. Aku bingung, hahahaaa…

Sempat balik ke kantor, namun aku putuskan ke Alfamart, aku beli pulsa Rp 25.000 dan aku kembali telepon ke 14000. Dan Alhamdulillah, selesai urusan blokir rekening, setelah menjawab sejumlah pertanyaan dari customer service yang bernama Wisnu tersebut.

Wisnu menyarankan, untuk membuka alias mengaktifkan rekeningku lagi, aku diharuskan untuk ke Bank Mandiri terdekat dengan membawa buku tabungan dan KTP. Busyeeeeeet, aku bawa nggak ya buku tabungan ini? Aku panik lagi, tapi agak berkurang sih setelah rekeningku udah terblokir dengan saldo yang tidak berkurang. Heehehee.

Sampai kamar agak lega, setelah uprek-uprek tas koper aku nemu buku tabungan itu, Untuk sementara aku lega, hahahaa.

Kamis, esok harinya, jam setengah 7 pagi aku sudah bangun, mandi, siapin ini itu. Hari ini rencana ke stasiun beli tiket dan ngurus rekening ini, Namun, sialnya jam segitu pintu gerbang masih tutup, teman-teman masih molor. Terpaksa aku bangunin Ilyas minta tolong cari kunci pintu gerbang nya.

Yes.. Berangkat lah aku ke stasiun bandung, naik angkot jurusan Stasiun Hall – Bage. Ini pertama kali aku naik angkot di Bandung.

Sampai di sana, rasanya kesaaal sekali, untuk keberangkatan tanggal 4 September dari Surabaya ke Bandung sudah habis. Sisa cuman tanggal 5 September ke atas, sial!!

“lagian Aa’ mah, hari ini untuk pemesanan tgl 6, adanya cuman tgl 5 tuh, mau tidak?” kata ibu yang lagi tiket.

“Ya udah Bu, tidak apa-apa, sabaraha tiketna?” aku gak mau berpikiran dua kali lagi dan langsung ambil peluang ini.

“tiga ratus ribu, bisnis sisanya, mau ambil, bagaimana?”

Oke lah, setelah usai tiket di tangan. Lanjut meluncur ke Bank Mandiri, Aku nggak ngerti, yang aku baca waktu peristiwa semalam, ada yang namanya Bank Mandiri KCP Martadinata, oke lah kesana, meluncur.

Antrinya gak lama, aku dapat nomor antrian 16 dan waktu itu masih no 11. Jadi aku gak perlu nunggu lama. Customer Servie ku yang menangani namanya Mbak Lina, ibu muda yang tengah hamil muda. Tapi dia tetap kelihatan cantik dan ramah, ah seandainya dia belum punya suami.

Aku pun curhat pada mbak nya, “Mbak jadi tadi malam aku ambil uang di ATM yg gak tau itu dimana, aku masih seminggu di sini soalnya, ATM ku ketelan mbak, aku juga bingung. Tapi aku sudah telpon ke 14000, sudah aku blokir. Kata petugasnya aku disuruh ke bank mandiri terdekat, ini buku tabungan dan KTP ku,”

Awalnya mbak tersebut menyuruh aku untuk mengurus surat kehilangan di kantor polisi, tapi aku minta belas kasihan supaya tidak memakai prosedur itu. Dan mbak lina yang cantik dan baik hati itu kahirnya memprosesnya, dalam waktu 2 jam aku sudah memegang kartu ATM baru🙂

Gini, mas. ke depannya, lebih baik jangan menggunakan cara cepat untuk mengambil uang. Kalau menggunakan cara cepat, kartu akan keluar lebih dulu, jadi diambil lebih dulu. Kalau kelamaan gak diambil ya begini akibatnya,” jelas mbaknya tersenyum cantik sekali, sekali lagi sayangnya dia sudah punya suami.

“Kok di ngurusnya di Mandiri sini mas?” tanya mbaknya kemudian.

“Oh itu tadi dari stasiun sebenarnya, beli tiket mudik, habis itu disaranin untuk ke mandiri sini karena lebih dekat” jelasku.

Mbaknya pun kemudian juga bercerita kalau dia sebenarnya dari Yogyakarta, podho-podho orang jawane, tapi untuk tahun ni mbaknya tidak mudik karena lagi hamil muda.

“Iya ya, seru kalau mudik, pengen merasakan mudik naik kereta, biasanya pake mobil. Cuman tahun ini kayaknya di Bandung saja karena hamil,”

Kartu ATM Mandiri Gold sudah aku pegang serahkan, terima kasih buat mbaknya dan Bank Mandiri atas layanannya yang baik sekali #bukaniklanberbayar


Aksi

Information

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: