Serba Delapan di Film Harry Potter ke Delapan

9 08 2011

Sebenarnya film Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 sudah beredar di Indonesia akhir Juli kemarin, cuman aku belum nonton karena pada saat itu aku baru berada di Bandung. Beberapa kali weekend sebenarnya ada keinginan untuk nonton, tapi males kalau sendiri, lagian aku juga masih belum tau lingkungan sekitar tempatku berada saat ini.

Harry potter and the Deathly Hallows 2
Harry potter and the Deathly Hallows 2

Aslinya lagi, aku juga sudah ada file Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 bajakannya dari teman kantorku dari beberapa hari sejak film ini resmi diputar, cuman aku sabar, aku tahan, benar-benar bersabar, hanya sedikit menonton sekilas-sekilas doang, hahahaa… sama saja bohong.

Dan akhirnya, Senin (08/08) kemarin, hari ke 8 puasa, di bulan ke 8 dan tanggal 8 Agustus, aku melihat film ke-8 Harry potter berdelapan bersama temanku, tepat pukul 8 malam. Semuanya serba 8, hahahaa… bukan bagian dari unsur kesengajaan ini, melainkan memang tak sengaja, itupun sudah kami jadwalkan sejak hari Jumat pekan sebelumnya, waktu lihat Transformer.

Lagi-lagi nonton di BSM (Bandung Supermall), karena ini tempat yang paling dekat dengan keberadaanku saat ini. Berdelapan tersebut adalah, aku, Alsen, Mas Rangga, Adot, Musa, Kang Harry, Teh Nadia dan Vidi Aldiano. Hahahaa.. yang terakhir itu jangan dianggap serius, itu karena memang wajahnya mirip kok.

8 tiket HP DH pt 2
8 tiket HP DH pt 2

Adegan Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2 dibuka dengan backsound Lily’s theme, wuiihh… hening, scene Voldemort ke makam Dumbledore utnuk ambil Elder Wand, seketika memoriku teringat hampir setahun yang lalu kala nonton Deathly Hallows di Galaxy Mall Surabaya.

Cukup dramatis sih, cuman kurang berdarah-darah, bathly blood gitu. Lucunya sih waktu Bellatrix Lestrange mendadak menjadi sopan banget, itu saat Hermione minum Polyjus buat ke Gringotts, aku ngakak ngelihatnya.

Ohya, Tante Molly Weasley kurang greget tuh ngebunuh Bellatrix nya, coba pas tante Bella ngebunuh Sirius, wuiiss, di-slow-kan pula. Lagipula aku nggak ngelihat Luna, Ginnie dan Hermione melawan tante Bella, yang ada Ginnie saja, si Hermione malah lari-lari dikejar Nagini bersama Ron.

snape and lily potter
snape and lily potter

Paling dramatis sedramatis-dramatisnya tentu saja kematian Severus Snape, ketika menuluri masa lalu Snape yang sangat mencintai Lily Potter. Bahkan ketika Lily meninggal pun, Snape sempat memeluknya, so sweet kan?

Tak ada scene terbunuhnya Fred, Lupin dan Tonks. Cuman pas mereka tergeletak saja dan itu pun hanya beberapa detik doang, padahal aku berharap lebih. Tapi gak apalah, aku pribadi cukup dipuaskan ketika scene 19 years later nya.

Satu lagi, kematian Voldemort juga cukup membosankan, tapi terobati ketika Neville memangkas Nagini. Bah, kekuatan Om Voldie kayaknya berkurang dan dimanfaatkan oleh Harry untuk segera membunuhnya. Alhamdulillah yahh, Voldemort terbunuh, badannya menghilang slowly seperti tumpukan puzzle yang tercecar. Lambat tapi pasti, aku berucap Alhamdulillah, setelah film Harry Potter pertama ketika aku kelas 1 SMA, selesai ketika aku sudah bekerja, hahaaa… Bener2 film yang tak akan kulupakn sepanjang hidup saya nih.

trio Harry - Ron - Hermione
trio Harry – Ron – Hermione

Ketika Voldemort sudah meninggal, Harry kembali ruangan di Hogwarts, terlihat seperti semacam penampungan bencana, yang selamat dari pertempuran melawan Death Eater semuanya saling menyemangati. Sepintas aku melihat Cho Chang, tersenyum melihat Harry, hahahaa… Mungkin ketika Voldemort mati, rasanya sepertinya setelah ujian TA dan dosen penguji bilang, “selamat kamu lulus,” plooong bener rasanya, lalu pas wisuda pada melempar toganya ke atas langit, tanda kelulusan, kayak di iklan-iklan gitu, sementara Harry merayakan cukup dengan mematahkan Elder Wand, hahaaa… Trus kalau gitu, ngerjain TAnya pas adegan apa? ya pas adegan mantra-mantra  Protego Maxima – Fianto Duri – Repello Inimigotum diucapkan oleh murid-murid dan para staff pengajar beserta jajaran Hogwarts  itu lho, heheheee… gak nyambung ya?😛 ohya, postingan ini aku coba sedikit belajar SEO, halah, hahahaaa…

Albus Severus Potter, itu mungkin yang menjadi feel pada bagian akhir film ini. Albus khawatir nanti dia masuk asrama Slytherin, cuman sang ayah menjelaskan bahwa tak mengapa jika dirinya masuk ke asrama Slytherin, toh nama dia diambil dari salah satu murid Slytherin yang paling berani, yakni Snape. Film ditutup dengan keberangkatan Albus ke Hogwarts, dan aku pribadi berharap JK Rowling meneruskan kisah petualangan Albus Severus Potter.

albus severus potter
albus severus potter


Aksi

Information

5 responses

9 08 2011
Alwi

weekk salah mampir, aq belum liat iki
baru weekend nanti nonton
moga2 ae wis agak sepi antriannya

9 08 2011
Hasan Junaidi (@hasanjun)

wis agak sepi wi.. tukue pas tarawihan ae, hahaaa.. pengen tak ceritani, tapi pasti engkok koen gak moco iki percuma, emnding delok’en dhewe

11 08 2011
Baju Wanita

hmm, filmnya emang keren.. mantap🙂

19 08 2011
seli_usel

kayanya keren itu film ..
pengen nontond iih …
soalnya belum pernah dong episode itu,

8 09 2011
edwar

harry potter,,,, eman luar biasa,,,,,,,,

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: