Merdeka bagi Kucing persia

17 08 2011
soshi merdeka

soshi merdeka

17 Agustus yang jatuh pada hari Rabo (17/08) ini, beberapa orang merayakan dengan upacara bendera atau perayaan tertentu walau mereka juga sedang berpuasa sekalipun. Setelah sahur dan sholat shubuh, seperti biasa aku molor, namun aku terbangun pada jam 8 pagi dan mengakami peristiwa baru yang memulai ceritaku pada hari ini.

Pada awalnya aku rencanakan untuk tidur seharian dan berjalan-jalan menyusuri Pasar Baru Bandung guna membeli oleh-oleh untuk keponakan-keponakan ku di sana. Buat apa boleh, pasca berkunjungnya aku ke pasar baru 2 minggu lalu, aku takjub melihat baju-baju buat para balita, seketika pikiranku ingat pada ponakan-ponakanku itu.

Tapi rencana itu ter-pending karena aku ikut Musa dan Rian yang ber-COD dalam transaksi jual beli kucing persia. Nah, di sinilah aku akan bercerita mengenai kucing persia. Ibarat hari ini adalah hari merdeka bagi kedua kucing persia dari tuan yang sebelumnya🙂

Kebetulan hari ini, Musa membeli dua kucing persia, jantan dan betina. Keduanya berwarna dominan putih, lucu sekali, bulunya lebat, matanya tajam dan geraknya lincah. Yang jantan berumur kurang lebih 5 bulan, dan yang betina berumur 1 tahun. Keduanya memang sengaja dipasangkan untuk nantinya dipelihara supaya beranak. Umurnya memang lebih tua yang betina, ditinjau dari perbedaan umur, kalau manusia sih ibarat sih Yuni Shara dan Raffi Ahmad, LOL!

Ohya, Karena pembeliannya bersamaan dengan HUT RI, maka yang jantan diberi nama Indo dan yang cewek diberi nama Nesia, jika digabungkan menjadi Indonesia, ya walaupun bulu mereka tak kan berubah jadi merah putih, hahaa… Pada awalnya aku sebenarnya pengen mengusulkan namanya itu Yoona, tapi gak tega, hahaaa…

Berikut ini adalah foto dari Indo dan Nesia.

si indo

si indo

si nesia

si nesia

Bicara mengenai kucing, atau lebih tepatnya kucing persia. Ada seekor kucing yang diberi nama Moza. Nama Moza sendiri diambil dari sinetron Cinta Fitri yang diperankan oleh Donita. Mungkin bulu kucing itu putih mulus, semulus kulit Donita, jadi kucing itu lantas diberi nama Moza, hahaaa… Moza bukan peliharaanku, tapi tetanggaku, cuman Moza kerap dibawa ke rumah berikut kandangnya karena ponakanku yang paling kecil sangat menyukai Moza.

Samping kanan ini adalah foto Moza, lucu sekali bukan?

si moza
si moza

Satu lagi, aku juga pernah punya peliharaan kucing yang aku beri nama Vivin. Sebenarnya kucing itu jantan, entah kenapa aku beri nama Vivin, aku begitu menyukai nama Vivin kala itu sehingga kucing pun aku beri nama Vivin. Sst.. Vivin di sini bukan kucing persia, bukan pula himalaya ataupun angora, namun seekor kucing kampung biasa.

Vivin sudah akrab denganku, tiap aku pulang entah dari sekolah atau pergi kemana gitu, Vivin pasti datang menyambutku. Vivin sangat suka tidur di sofa atau sesekali di kamar tidur di sampingku. Tapi Vivin itu kucing yang tau diri dan bukan kucing yang kurang ajar, kalau pup atau kencing, dia selalu keluar rumah.

Kalau lapar, dia pasti mengelilingi kakiku, muses muter-muter ae pokoknya. Vivin juga hewan yang sederhana, dia gak pernah protes, walaupun hanya nasi putih dan ikan asin, namun sudah cukup bagi dia, alhamdulillah yahh..


Aksi

Information

One response

19 08 2011
seli_usel

thanks atas infonya.

kucing nya pada luchu-luchu iiiiih.

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: