Sunny Sunday with Raisa Andriana & Sunlight

19 03 2012

Hari Minggu (18/03) kemarin adalah salah satu weekend yang paling seru menurut saya. Sebenarnya saya sudah tau dari awal bulan dulu, kalau Raisa akan manggung di Bandung 2 hari berturut-turut, yakni Sabtu dan Minggu. Saya nya pasti tak akan melewatkan kesempatan ini, minimal salah satu dari dua acara tersebut harus saya datangi. Singkat cerita saya gak datang pas di acara PVJ, karena gak tau ke sana naik apa, maklum saya sementara hanya ngangkot di sini, pulangnya juga sudah pasti malam, dan saya males saja kalau pulang malam-malam, so paginya memang saya berniat buat ke acara yg hari minggu tersebut.

Minggu pagi saya dibangunkan Imam, dia bilang gini, “San, tadi Kang Derry telepon, cari kamu, ngasih tau kalau ada Raisa jam 11 ini di Giant Pasteur,”. Saya cuman senyum, senyum karena memang sudah tau dan senyum karena di sini saya punya teman-teman sebaik mereka, yang begitu perhatian dan bener-bener tau apa yang saya sukai, Tanpa pikir panjang, saya bangun dan mau ngeriset sebentar mengenai acara ini, termauk ke sana naik angkot apa dan cari barengan sama siapa.

Saya online di kaskus, ternyata gak ada yang online dan gak ada yang bisa diajak bareng. Akhirnya dengan modal informasi dari Adod untuk naik angkot ke Gedebage dan Gunung Batu, saya berangkat dengan modal nekad. Jam 2 saya berangkat, dan nyampai di sana jam 3 lebih. Untuk masuk di sana, saya harus beli produk Sunlight senilai minimal Rp 30.000, saya beli saja, demi ketemu Raisa, walaupun saya nggak tau sabun cuci itu buat apa, hahaaa…

Sampai di tempat, saya tolah-toleh, tak tau mau kemana dulu, gak ada yang saya kenal. Saya memutuskan untuk duduk dan main handycam yang saya bawa, merekam kejadian sekeliling saya yang kebetulan unik, terutama yang antri makan panjang bener gila! gak sampai 10 menitan saya duduk, dan tiba-tiba ada yang menyapa saya, dan inilah manusia yang menyapa saya…

faisal, april dan hadi

faisal, april dan hadi

Awalnya mereka yang menyapa saya, “mas, mas yang menang Surat Valentine Raisa itu ya?”. Saya agak kebingungan, ini mereka tau darimana, saya juga gak tau apakah mereka kenal saya apa enggak, saya cuman menjawab, “eh iya, benar,”. Dan akhirnya saya bergabung duduk menunggu Raisa sama Faisal, April dan Hadi, hahaaaa.

Saya heran, apakah efek video Yahoo di YouTube dipadu dengan kepopuleran Raisa itu begitu dahsyatnya hingga bisa menyebabkan saya dikenal kayak gini, haha lebay ya saya nya 🙂 cuman Alhamdulillah lah saya tidak sendiri waktu itu 🙂 tapi gini, mereka ternyata masih kElas 1 SMA, so saya jadi seperti Om Om ketika sama mereka, hahaaa.. ya sudah anggap saja mereka sebagai ponakan sendiri, heheee.

Informasi yang saya dapat, Raisa tampil jam 4, dari update nya Mas Boim (Manajer Raisa) di Twitter, Raisa main jam 5, namun pada jam segitu Raisa tak kunjung datang. Hari semakin gelap, sekali lagi tak ada tanda-tanda Raisa muncul, malah si MC menyebutkan kalau Raisa tampil jam 7 malam, Hah?

Sambil menunggu, saya bersama teman-teman tadi jalan-jalan ke belakang panggung, saya lihat Mas Boim, Alhamdulillah beliaunya masih ingat saya 🙂 saya salaman dan menyapa beliau dan saya pun juga sempat lihat Raisa yang waktu itu sedang liputan acara TV.

Raisa Andriana

Raisa Andriana

Tak seberapa, yang ditunggu-tunggu pun datang, Raisa memulai dengan lagu Melangkah, kemudian dilanjutkan dengan beberapa lagu seperti Price Tag, Terjebak Nostalgia, Back at One, Serba Salah, Could it be, Apalah Arti Menunggu dan Pergilah. Namun saya hanya sempat merekam 5 lagu dari 7 lagu yang dia bawa. Dan entah saya yang keGRan atau memang benar apa adanya, Raisa pas tampil itu sering menatap ke handycam saya, hahaaa.. lihat pas “Mataku tak dapat terlepas darimu”

Untuk perform Raisa yang lain, silahkan lihat di akun YouTube saya “PakdeKrum”

Di antara hiruk pikuk YourRaisa (fans Raisa) di sekeliling saya, yang rame banget waktu itu, saya ngerasa ada rasa bangga tersendiri ketika menang Surat Cinta buat Raisa beberapa waktu yang lalu. Sampai detik ini, entah itu dari Twitter, Kaskus, Blog, FB atau ngomong langsung pada saya, kalau dia iri karena saya bisa makan malam eksklusif sama Raisa. Walau waktu itu gerimis, tapi konser mini ini berjalan sangat seru, saya selalu menikmati penampilan Raisa ini, pokoknya ini saya anggap sebagai suntikan semangat untuk aktivitas seminggu mendatang.

Konser mini berakhir sekitar pukul setengah 8 malam (Raisa tadi tampil jam set 7an). Saya benar2 inhat kata Raisa tadi, di Bandung selalu yang paling seru, yeaah!! Saya pulang dengan membawa senyum merekah dan hati yang berbunga-bunga, hahaaa..

Dan seperi biasa, Raisa selalu memberikan kejutan kepada saya di kahir pertemuan tadi. Terserah ini dibilang lebay atau gimana, yang jelas saya sendiri merasa tersanjung ketika ada peristiwa ini…

twitter

twitter

twitter

twitter

Yang jelas, karena ini Alhamdulillah saya masih bisa tidur, cuman di tidur dia datang lagi, malah dia nyamperin saya, “Hasan, tas saya di mana ya?”, dia nanya itu. Saya jawab, “udah dibawa Keenan,”

“Karena pertemuan pertama akan menyisakan rasa penasaran dan pertemuan kedua akan menyisakan rasa rindu, dan biarlah takdir yang mempertemukan kita lagi..”


Aksi

Information

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: