Langit Biru adalah Kantong

31 10 2013

Sebenarnya saya nggak tau harus mulai darimana, ini bermula saat saya lagi suntuk-suntuknya kerja, lalu saya nge-youtube buat cari hiburan. Saya tau apa yang saya butuhkan ketika saya lagi dalam situasi kayak begini, iseng saja saya mendengarkan lagu-lagu anime dan tiba-tiba saya menemukan lagu ending doraemon versi jadul, jadul banget, lagu ini diputar ketika Doraemon selesai.

Saya tak begitu hafal liriknya, karena sudah lama sekali memang. Kira-kira begini, “Langit biru adalah kantong, kantong yang dapat meraih bahagia…” Lagu cukup sedih bagi saya, sedih kenapa? sedih karena saya sangat kangen ketika masa-masa kecil dulu.

Saya bersekolah di Madrasah, di mana hari Minggu tetap masuk sekolah (liburnya hari Jumat), sedih nggak? Sedih! Karena pada hari Jumat tidak ada satu film kartunpun yang tayang di televisi, dulu tahun 90an gak ada istilah YouTube, jadi gak bisa nonton. Walaupun begitu, saya sering curi-curi alasan sakit ketika hari Minggu, untuk menyaksikan Doraemon dan kartun-kartun lainnya.

doraemon

Saya gak begitu menderita banget dah, karena di Sekolah MI saya dulu sewaktu kelas 3, masuk siang. Jadi selama 6 tahun sekolah di MI, satu tahun menyaksikan film kartun pada hari Minggu. Tau nggak, hari minggu adalah surga, dari jam 6 pagi kita disuguhkan film-film kartun. Ninja Bayangan Merah, Sonic, Sailor Moon, Doraemon, Pokemon, Digimon, PlasticMan, Ultraman, Power Rangers, Benteng Takeshi, dan yang lainnya saya gak bisa sebutkan satu per satu. Dari semuanya, yang menjadi favorit adalah Power Rangers dan Doraemon, dan yang melekat dalam hati adalah Doraemon pastinya.

Kembali lagi ke pembahasan lagu paling sedih yang saya maksud itu, ini adalah videonya.

Entah kenapa, saat mendengar lagu itu, tiba-tibsa saya merinding. Memori saya kembali ke belasan tahun lalu, ketika saya kecil, saya kangen sekali. Pokoknya setelah mendengar lagu itu, berarti saya harus menunggu 1 minggu lagi untuk menyaksikan Doraemon lagi, satu minggu waktu itu terasa sangat lama. Rindu juga akan masa kecil yang begitu dekat dengan orang tua, rindu kasih sayang mereka. Saya ingin kembali ke masa kecil. Benar memang, lagu yang satu itu bikin saya galau dan kegalauan saya pun makin bertambah ketika jam 9 di RCTI ada pertandingan tinju, itu berarti Power Rangers tidak akan tayang!

Andai punya Doraemon beneran, mungkin saya akan minta kembali ke masa kecil dan menjalani kehidupan di masa kecil, menjadi orang baik dan menjadi orang yang lebih pintar lagi, menjadi anak yang selalu nurut dengan orang tua. Hahahaa itu terlalu berkhayal sekali, saat ini saya hanya punya celengan berbentuk Doraemon, saya beli ketika di Gasibu dulu, sama selimut Doraemon, hehehee

Sekarang siapa sih yang tidak hafal lagu Doraemon? Aku ingin begini, aku ingin begitu? Atau masa depan semua, mari kita bangun, lalala lalala bernyanyi bersama…Saya juga punya lagu favorit ending Doraemon lagi, yang drawing Doraemon. Lagu ini sempat saya ceritakan di postingan saya dulu. Kenapa saya suka lagu drawing Doraemon?

Pada versi Indonesia, lagu Drawing Doraemon (Ekaki Uta) tidak ditranslate-kan. Lagu penutup yang versi ini juga belum lama ini ditayangkan, pokoknya ketika saya kuliah baru muncul. Dan kau tau? Lagu ini juga kenangan sekali, kenangan bukan kenangan masa kecil, tapi dari hadirnya sahabat yang sekarang sudah tiada.

Saya baru ngerti artinya setelah saya googling, artinya kurang lebih kayak lagu lingkaran kecil-lingkaran kecil, petunjuk bagaimana cara menggambar Doraemon. Ohya saya suka lagu ini ceritanya dulu saya punya sahabat dekat bernama Iqbal, waktu itu saya tidur di rumahnya, karena malamnya main game dan cerita, minggunya bangun telat, dan baru kebangun ketika mendengar lagu Ekaki Uta ini. Jadi pas mendengar lagu ini, ya istilahnya mengingatkan persahabatan kami dulu. Iqbal sudah tiada karena kecelakaan dari kost menuju rumahnya.


Aksi

Information

One response

5 11 2013
Mutiara Rizky

ikut berduka cita yaa kak,, atas perginya sahabat kaka,, 🙂

Balas Komentar Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: