Maksud Iklan Bukalapak dan Sosok Dian Katrok yang Sebenarnya

15 12 2015

Seminggu yang lalu, mungkin kamu sering melihat iklan Bukalapak di televisi versi CEO Bukalapak minta maaf. Publik dibuat bertanya-tanya dengan iklan Bukalapak yang satu ini, kenapa CEO Bukalapak, Achmad Zaky meminta maaf? Apa yang membuat dia meminta maaf secara langsung kepada para pimpinan perusahaan? Eitss, sebelum membahasnya lebih lanjut, bagi kamu yang belum melihatnya silakan lebih dulu menontonnya di sini.

Banyak yang tergelitik dengan iklan berdurasi 30 detik tersebut, namun tak sedikit pula yang tidak paham dengan iklan ini, tak jarang mereka yang nggak paham ini mengulang terus dan menuliskan ketidakpahaman mengenai iklan ini di linimasa pribadinya. Bahkan seorang netizen yang sudah ngerti pun men-tweet kebanggaannya karena dia sudah mengerti maksud iklan Bukalapak ini.

iklan-BL

iklan-BLw

Apa sih maksud iklan Bukalapak? Sebenarnya ini adalah iklan untuk Harbolnas atau Hari Belanja Online Nasional, di mana Bukalapak dan para pelapaknya memberikan diskon besar-besaran hingga 80% plus 12% dan 12% lagi. Karena diskon nggak masuk akal inilah pada saat Harbolnas nanti masyarakat dan para karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan lebih sibuk berbelanja di Bukalapak daripada bekerja.

Diskon yang nggak masuk akal ini turut membuat iklan Bukalapak di Harbolnas seolah dibuat sederhana, hanya mengenakan celana pendek dan dilakukan di rumah (bukan di studio) dengan crew hanya seorang anak kecil. Kreatif ya?

Sosok Dian Katrok yang Fenomenal

Tak berhenti di situ saja lho! Iklan tersebut turut melambungkan nama Dian Katrok (Dian Katro’). Siapa sih dia? Apa maksudnya lagi kok tiba-tiba muncul?

iklan-BL2

Kembali ke diskon nggak masuk akal tadi, selain iklan yang dibuat sederhana, budget buat bintang iklan pun tidak ada. Bintang iklan yang awalnya Dian Uhuk (batuk) terbilang budgetnya terlalu mahal, sehingga Bukalapak pun menggunakan bintang iklan lain, yakni Dian Katrok. Begono…….

Terlepas dari semua itu, sosok Dian Katrok ini memang mencuri perhatian. Banyak yang penasaran dengan sosok yang satu ini? Siapa Dian Katrok sebenarnya? Dia beneran perempuan atau laki-laki yang didandanin seperti perempuan? Apa dia seorang musisi jalanan beneran? Tak banyak data yang saya punyai, inilah data yang saya punya tentang Dian Katrok

Dian Katrok

 

Namanya Ines. Dia memang seorang perempuan tulen dan seorang talent beneran. Dari foto di atas, kamu jadi tau siapa dia sebenarnya.

Mungkin itu saja postingan saya kali ini. Kalau ada perbedaan pendapat tentang iklan Bukalapak ini atau kamu nggak setuju dengan paparan saya di atas, boleh share pada kolom komentar di sini ya.

 





Digital Happiness – Being Fun is a Serious Way to Work!

28 11 2015

Sudah 2 bulan nih saya nggak ngeblog, ada rasa kangen sih sebenarnya buat nulis dengan gaya seenak saya di blog ini, hahahaaa! Nggak terasa juga nih sudah 3 bulan lebih saya berdomisili di Jakarta yang dulunya memang saya hindari banget tinggal Jakarta hanya sebagai tempat untuk mengais rejeki.

Tapi entah kenapa, apa yang saya yakini tersebut perlahan seolah sirna, mungkin salah satunya karena saya dipertemukan dengan tempat kerja dan rekan-rekan yang luar biasa tiada duanya. Saya kemudian menyebut team saya di Digital Marketing Division Bukalapak -meminjam ‘quotes’ dari Pak Ridwan Kamil-  DMD Bukalapak sebagai team yang 100% terbuat dari kebahagiaan, setiap hari kami bahagia! Saya pribadi sangat nyaman, patokan nyaman bagi saya adalah ketika saya bisa menjadi diri sendiri ketika berada di tengah-tengah mereka.

Ada sedikit cerita nih, hari Rabu, 25 November 2015 kemarin, kami melakukan raker di Highland Park Resort Mongolian Camp Bogor. Alhamdulillah yang ikut raker kemarin fullteam, nggak ada yang absen. Team berjumlah 15 orang, kalau ditambah 1 lagi mungkin sudah kayak Senbatsu nih, hahaaa.

AmCRV_xlafkIykM3Ke56h840o3Mkok10WikLOcauldpL

Sebelum berangkat ke lokasi, kumpul di kantor terlebih dahulu

Kalau kamu sudah pernah menonton video Badai the Series dalam channel YouTube saya, kamu pasti sudah tau betapa ‘gesrek’nya mereka (terutama yang ciwi-ciwi), berikut ini adalah salah satu dari video series yang saya bikin secara asal-asalan. Kejadian dalam video ini saya ambil saat makan malam di salah satu restoran Japanese Food yang berlokasi di Kemang Vilage.

Kembali lagi ke cerita soal raker. Kami berangkat hari Rabu jam 8 pagi, sampai di Bogor kira-kira 2 jam kemudian. Kami langsung melakukan raker hingga malam hari. Pada hari pertama full kerja seperti hari biasa, bedanya sih suasana ya yang nggak di kantor, tetapi di dalam meeting room yang didesain seperti Mongolian Camp gitu.

Hari kedua ini paling seru, jadwalnya adalah outbound. Sebelum melakukan outbond, sang (sebut saja) pemandu menyuruh untuk melakukan doa bersama, dia mencari orang di antara kami untuk memimpin doa, dia bilang harus orang tersebut harus berjenggot dan syarat kedua orang tersebut harus teraniaya karena doa orang teraniaya itu gampang dijabah, begitu candanya, sialnya orang-orang menunjuk saya sebagai yang mimpin doa. Nggak apa-apa sih, toh di kantor sebelumnya setiap pagi selalu ada doa bersama gitu, jadi lancar lah ya hahaaa!

Team dibagi dalam 2 kelompok secara acak. Setelah terbagi, kemudian kami dalam setiap kelompok disuruh melingkar saling membelakangi dengan tangan dan telunjuk menunjuk ke atas. “Dalam hitungan ketiga, semua harus menunjuk orang yang dipercaya untuk menjadi ketua kelompok” kata Pemandu.

Saat itu, saya punya firasat nggak enak, bisikan-bisikan “Hasan saja, tunjuk Hasan saja,” terdengar dari telinga, sial! Ya begitulah, saya nggak ngerti mungkin bagi mereka saya itu lucu dan serba bisa, maksudnya bisa dibully dan bisa didzalimi, hahaaa! Tapi saya senang sih bisa bikin mereka tertawa.

Bisa ditebak, selama berkompetisi, team saya kalah dong! Selisih poin sih cuman 1 doang, dan saat detik-detik terakhir pun hampir memecahkan air di dalam plastik, pecah tapi pas enjury time, jadi dianggap gugur. Nggak apa-apa kalah dah, lha wong hadiahnya berkuda 3 hari 3 malam tanpa henti kok.

Game puncak adalah membuka banner yang didesain sedemikian rupa, tetapi dengan aliran air supaya ikatan tali turun ke bawah dan terbakar oleh api. Dengan terbakarnya tali tersebut, otomatis banner akan terbuka. Kami yang awalnya dipecah jadi 2 team kini dilebur jadi satu. Kami ditantang apakah kami kompak apa nggak, berapa waktu yang di-challange untuk menyelesaikan permainan ini. Kami awalnya mentargetkan 13 menit, tetapi kami berhasil menyelesaikannya dalam waktu 3 menit saja. Stronggg!!!

Ar-1xkVRY_ni16yevoMiOaj5AIMotBcRu7PUwRnh30eX (1)

Aq74B1F6zbregjzsVqYAhy6tD6HhO2a3q2GNAgXaAEla

Masih hari kedua, siang harinya kami melakukan Flying Fox. Ini adalah pengalaman pertama saya. Flying Fox dilakukan dari ketinggian 8 meter dan terjun sepanjang 90 meter. Saya sih nggak takut ya, cuma tegang saja kaki agak gemeter ketika sampai di atas. Ketika saya belum siap, eh tiba-tiba pemandu mendorong dari belakang, saya pun terjun melaju hingga sampai ke lembah kembali. Seru sih, cuman kurang nih! Kurang tinggi, kurang panjang dan saya nggak bisa ngerekam detik-detik saya terjun, pengennya gitu.

12230886_1018936901503303_258290078_n

Agak sorean, satu persatu kami melakukan High Ropes. Saya termasuk orang yang takut ketinggian, kalau sudah berada di tempat yang tinggi dan melihat ke bawah, pasti kaki gemeter, dengkul linu dan bawaannya lemes. Tapi saat itu saya pengen cuman cepet selesai, jadi diberani-beranikan saja dan melakukan semuanya biar cepet selesai.

Malam hari kedua mendapat materi motivasi tentang manajemen diri. Satu per satu bercerita tentang mimpi 5 tahun ke depan. Rata-rata pengen jadi pengusaha, punya passive income dan financial freedom, termasuk saya sendiri.

Hari ketiga adalah Hari Paint Ball. Kami dibagi menjadi 2 team, orange dan hitam. Saya sendiri kebetulan menjadi Black Team. Memakai kacamata dan Paintball Goggles cukup mengganggu. Sepanjang permainan saya berhasil menembak 1 lawan saja, lumayan sih. Sialnya pergelangan tangan kanan saya tertembak, bukan sakit lagi, tapi sakit banget! Bekasnya ada lecet-lecet dan bintik-bintik merah. Katanya sih semingguan hilangnya.

AgfX3MP5-BtYKPLo-1qWBXP1qnI3yLDNXzu7WtixrrJU

Seterrooonggg!!!

Yeah! Itulah cerita saya untuk diposting kali ini, semoga terhibur kamu!





Selalu Ada Alasan Atas Jalan yang Allah Takdirkan pada Kita

6 08 2015

jakarta_at_night11

Proses itu terjadi begitu saja, cepat dan mudah. Namun kecepatan proses itu berbanding terbalik dengan kemantapan saya memutuskan hal ini. Saya perlu berpikir sampai jungkir balik beberapa hari, Istikharah beberapa kali dan membutuhkan petuah-petuah dari teman-teman saya untuk meyakinkan hal ini.

Saya duduk memeluk lutut di pinggiran geladah sambil buka kembali postingan saya di blog sekitar bulan Juli 2011, jelang dan sesaat setelah saya memutuskan hijrah ke Bandung. Saya harap dengan ini saya mendapat secercah kepercayaan dan keyakinan untuk diri saya sendiri. Saya baca dan hampir tidak percaya kalau waktu itu juga masih ragu dengan keberangkatan ke Bandung waktu itu. Ya, di awal saya memang merasa homesick, hampir nggak tau harus gimana, mati kutu lah pokoknya. Teman-teman saya di Bandung waktu itu cuma satu, Ajul doang, selain dia, nggak ada (kecuali teman-teman kantor tentunya).

Saya belum bawa motor saat itu, nggak tau arah ke mana buat ke mana. Apa-apa pasti tanya sana-sini, pokoknya nggak tau apa-apalah. Hingga perlahan demi perlahan, teman saya mulai banyak, saya nekad nyasar dengan motor saya untuk tau jalanan Bandung. Saya tau kalau mau beli ini harus ke mana, kalau butuh itu harus gimana, saya pun mengembangkan komunitas dan bisnis, makin banyak lah teman yang saya kenal. Untuk semua itu, saya perlu waktu 4 tahun, saya membentuk kenyamanan dengan cara saya sediri hingga menjadikan Bandung sangat nyaman dan enggan untuk meninggalkan kota ini. Terlebih saat itu terbesit dalam pikiran saya untuk tinggal selamanya di Bandung.

Namun, itu semua kudu berubah saat ini. Saya sekarang di Jakarta, mengulang masa-masa itu kembali. Dan entah kenapa sebelum memantapkan diri pindah di Jakarta, saya merasa super galau memikirkan masalah ini. Saya nggak tau karena apa, saya merasa ini hal yang berat, bahkan sangat berat. Padahal saya di Jakarta lebih punya banyak teman dibanding dengan waktu pertama saya pindah di Bandung.

Comfort Zone Area

Saya sangat nyaman dengan aktivitas saya sehai-hari, lingkungan saya, teman-teman saya, hingga pekerjaan saya sebelumnya. Namun sebuah tuntutan dan keinginan untuk mencapai target dan impian saya mau tak mau harus mengorbankan kenyamanan saya itu sendiri. Saya harus meninggalkan teman-teman saya, komunitas, lingkungan dan pekerjaan. Jadi di sini seolah saya mendengar encore dari suatu tempat, “kawiiiin San, kawiiinnnn…. Sudah tua”

Jujur, saat-saat paling dramatis justru saat saya bilang ke atasan saya sebelumnya kalau saya mau resign. Saya nggak bisa basa-basi alias ngomong ngalor-ngidul untuk intro dengan pengunduran diri saya karena susah mulut saya untuk bicara gini, saking tegangnya. Tak disangka, perkataan atasan saya waktu itu justu membuat saya merasa sangat diapresiasi begitu besarnya, ini belum pernah saya dengar sebelumnya selama 1,5 tahun ke belakang. Mungkin atasan saya sangat menyayangkan keputusan saya, namun beliau tidak bisa mencegah keinginan saya.

Saat-saat dramatis berikutnya ketika hari terakhir saya kerja, waktu itu saya hanya bisa menguatkan diri saya, tahan San, tahan San, kalau nggak ditahan mungkin sudah tumpah air mata saya. Apalagi saat itu satu persatu teman-teman saya menyampaikan harapannya, “Saya harap hari Senin besok mas Hasan ke kantor, absen, hari Selasa juga, Rabu juga, Kamis dan begitu seterusnya” Itu salah satunya dan saya harus mengambil tissue mengusap air mata, saya bener-bener nggak suka perpisahan!

Well, akhirnya saya sudah memutuskan dengan bulat. Dengan berat hati, saya meninggalkan Bandung yang bersejarah bagi kehidupan saya. Ini karena Awal-awal mungkin saya merasa homesick, mungkin saya belum kenal lingkungan saya, mungkin saya belum tau jalanan di Jakarta, mungkin saya nggak tau kalau ini itu harus ke mana atau ada factor X lain yang membuat saya sangat berat meninggalkan Bandung.

Senasib dengan Oshi

Oke point ini boleh diskip saja ya. Ini tentang Shinta Naomi JKT48 yang harus melepas team K3-nya, menyerahkan kepemimpinannya kepada rekannya, Kinal. Tak hanya lengser, Naomi juga pindah team, dan sekali lagi bukan lagi menjadi Kapten, tetapi anggota di team baru-nya. Naomi mengakui ini hal berat baginya, namun harus bagaimana lagi, dia harus menjalankan keputusan JOT ini. Ini bisa jadi serupa dengan saya ya? Oke, ini diskip saja ya

Titik Cerah

Ibu sudah mengetahui hal ini, saya bilang kepada ibu ketika hari raya lebaran waktu itu. Ibu tidak mempermasalahkan hal ini, yang penting baik bagi saya. Yang ibu saya khawatirkan justru alasan saya keluar kantor sebelumnya karena konflik, tapi Alhamdulillah bukan itu. Hubungan saya sama teman-teman saya dan boss saya di kantor-kantor saya sebelumnya sangat baik. Restu ibu sudah didapat, lantas apalagi yang saya ragukan?

Kalau kata Om Allan, ayah Raisa yang waktu itu bilang pada saya, “Kerja itu tujuannya ada dua, kalau nggak cari ilmu ya cari uang, sekarang tinggal kamu pilih mana,” Saya tau filosofis dari pesan Om Allan, kita tidak harus dipusingkan dengan kondisi luar lingkungan pekerjaan kita, yang penting do the best, niat ibadah lillahi ta’ala. Saya juga heran entah kenapa sampai saya bisa menceritakan semuanya kepada Om Allan, waktu itu pas puasa juga saya bercerita tentang rencana kepindahan saya ini, beliau hanya bilang Alhamdulillah.

Saya tau ini semua pasti akan terjadi pada siapapun, umur berapapun. Semua orang pasti suatu saat harus keluar dari comfort zone, entah dalam hal yang bagaimana. Semuanya memang harus perlahan berubah, mengikuti jalan takdirNya, kita menjalani saja. Saya tau, Allah mengantarkanku sampai di sini untuk satu alasan yang jawabannya saya akan ketahui nanti setelah saya menjalaninya.

Saya nggak tau di sini sampai kapan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun atau bahkan selamanya? Yang jelas prinsip saya, ketika saya lelah saya harus bertahan satu hari lagi, satu hari lagi dan begitu seterusnya. Meminjam lirik lagu JKT48 yang Shonichi, “Impian ada di tengah peluh, bagai bunga yang mekar secara perlahan, usaha keras itu tak akan mengkhianati”

Doakan saya ya,…..





Jenis Aneka Kue Kering Lebaran 2015 Terbaru, Pesan Online di Sini

22 04 2015

Kami adalah grosir resmi yang menyediakan makanan, kue dan cookies lebaran dengan harga murah. Kue kering lebaran 2015 terbaru ini tentunya enak dan bentuknya lucu, bisa Anda jual kembali tentunya karena kami adalah distributor resmi yang siap melayani Anda 24 jam untuk pemesanan kue lebaran 2015 secara online dan siap dikirimkan di seluruh pelosok Indonesia.

Lebaran atau Idul Fitri tahun 2015 sebentar lagi kita jelang, berbagai persiapan tentu sudah kita lakukan, yang amat terasa kita lakukan adalah menganggarkan uang untuk berbagai kebutuhan saat lebaran nanti, misalnya untuk baju lebaran, angpao dan satu yang pasti adalah kue kering lebaran 2015 yang disajikan di rumah Anda.

Kadang kala Anda mungkin merasa bingung kue apa yang akan Anda hidangkan saat lebaran nanti, seperti nastar, putri salju, lidah kucing, cheese cake, chocolate cake, mete atau berbagai kombinasi kue yang lainnya. Anda yang tak punya waktu untuk membuatnya atau bahkan tidak punya waktu untuk pergi ke toko kue karena kesibukan kini tak perlu bingung lagi karena berbagai jenis dan aneka kue kering lebaran 2015 nanti bisa dipesan secara online, lewat saya, melalui blog ini. Dijamin terpercaya karena kami adalah distributor resmi.

Tersedia Berbagai Merk Produk Kue Kering Lebaran

Kue kering lebaran 2015 produksi Ina Cookies, J&C Cookies dan Ladifa Cookies bisa Anda dapatkan melalui kami. Berikut adalah contoh foto kue kering lebaran 2015 tersebut.

Ladifa Cookies (Premium Quality) menyediakan kue kering Lebaran 2015 antara lain Miss Alison, Miss Brown, Miss Casie, Miss Catherine, Miss Cheesia, Miss Halliwell, Miss Heather, Miss Marilyn dan Miss Picacolada. Untuk fotonya, kami klik saja page khusus pada banner di side bar kanan ya.

Yuk order aneka jenis kue kering lebaran 2015, murah. Info pin BB 51A9C520

Ladifa Cookies – Miss Cassie

Sementara untuk Ina Cookies, kami menyediakan jenis kue kering lebaran yang menjadi best seller penjualan lebaran 2014 kemarin, yakni Almond Greentea, Almond Cheese Coklat, Cheese Kress, Choco Mede, Kaastangels, Nastar Keju, Putri Salju, Putri Salju Keju, Sagu Keju, Skippy Mede Cokelat dan masih banyak lagi jenis kombinasi dan bahan lainnya. Dan yang terfavorit di Ina Cookies adalah Almond Choco Coklat, Mexicano Tahu, Putra Fakhri, Putri Blueberry, Putri Ta’Cheece Ina, Putri Adrin, Putri Dakocan, Putri Ina, Putri Vaoula dan Skippy Mede Putih. Anda bisa mengunjungi page khusus dengan meng-klik banner di side bar kanan atas untuk melihat detail dari penampakan produk kue kering ini.

Yuk order aneka jenis kue kering lebaran 2015, murah. Info pin BB 51A9C520

Ina Cookies Black Lady

Dan untuk JNC Cookies, kami juga menyediakannya lho, yang menjadi best seller penjualannya antara lain Choco Flakes, Choco Mede, Choco Pindekas, Kaastengels, Kacang Polong, nastar Keju, Nastar Original, Putri Salju, Raisin Choco STrawberry, Salju Keju. Jenis kue kering lebaran 2015 ini menjadi best seller untuk produk JNC Cookies. Dan yang menjadi terfavorit adalah Almond Cookies, Cheese Stick Kentang, Cornflakes Putih, Ebi Cookies, Fruit Mix, Kaastengels Lada Hitam, Kiwi Cookies, Lidah Kucing Kopi, Lolly Strawberry dan Putri Genit. Foto dari produk ini bisa Anda lihat di page khusus kami ya.

Yuk order aneka jenis kue kering lebaran 2015, murah. Info pin BB 51A9C520

JNC Cookies Kaastengels Lada Hitam

Pemesanan Online Mudah Dilakukan

Sudah tidak dapat dipungkiri lagi, saat ini semua barang atau benda bisa didapatkan secara online, seperti kebutuhan rumah tangga, pakaian, gadget, elektronik, makanan minuman, kendaraan, bahkan kue kering lebaran sekalipun. Kami sudah berpengalaman sejak 2 tahun lalu dan berhasil mendistribusikan ratusan lusin kue kering lebaran 2014 ke berbagai pelosok Indonesia, tentu semua aman dan terpercaya.

alur-pemesanan

Pemesanan online dipilih karena mudah dilakukan. Untuk memesan kue kering lebaran ini sebenarnya sama ketika Anda melakukan pemesanan barang lain pada umumnya, Anda tinggal menghubungi customer service kami via berbagai layanan pesan, kemudian memilih produk mana, jenis kue apa dan berapa jumlah yang Anda pesan. Jangan lupa Anda juga memberi tau alamat Anda untuk ongkos kirim ya, setelah kami kirim total biayanya, Anda tinggal mentransfer uang ke rekening kami. Dan terakhir kami akan mengirimkan pesanan Anda tersebut, mudah bukan? Jangan khawatir ini bukan penipuan, sengaja kami pasang di blog pribadi (bukan blog abal-abal) yang sudah ada sejak tahun 2007 agar Anda mudah mentrack kami seandainya tidak percaya.

Nah, tunggu apalagi, yuk lihat-lihat dulu berbagai kue kering lebaran 2015 di page khusus kami, setelah lihat-lihat, jangan lupa pesan ya! Harganya termurah lho, mulai dari Rp 70.000 per topless untuk semua jenis kue JNC Cookie dan Ina Cookies, dan untuk Ladifa Cookies Premium Quality Rp 145.000 saja. Keduanya dengan minimal pemesanan untuk sekian lusin. Mari kunjungi page khusus Kue Kering Lebaran, klik di sini.





Ketika Semangat Menulis Mulai Menurun

11 02 2015

Saya masih ingat dulu ketika membuat blog ini, sebuah konsep sederhana yang ingin saya capai kala itu, ingin ketika orang mengetikkan nama saya di Google yang muncul di halaman pertama dan di nomor pertama adalah diri saya. Saya coba riset itu dengan mengetikkan beberapa nama teman saya dan pada endingnya  saya menemukan wordpress ini. Itu dulu, tahun 2007, kisah ini berujung dengan adanya blog ini, gak kerasa sudah hampir 8 tahun.

Selama 8 tahun itu cuma ada 446 tulisan yang saya buat di blog ini, jika dirata-rata itu berarti saya menulis hanya seminggu sekali. Memang pada awalnya saya begitu semangat menulis di blog ini, entah menulis pengalaman saya, kejadian yang ramai dibicarakan, review film yang saya lihat atau hal-hal yang gak begitu penting sebenarnya. Namun, seiring dengan pekerjaan saya yang juga menulis, mengedit, mereview dan lain-lainnya, blog ini jadi agak tersingkirkan.

Padahal ya, kalau dipikir-pikir blog ini adalah saksi saya, milestones dalam hidup saya juga sering saya rekap dan ceritakan ulang di blog ini. Blog ini mungkin juga yang membawa karir saya hingga seperti sekarang. Memang cita-cita saya bukanlah apa saya yang saat ini sekarang, masih jauh, masih banyak hal yang ingin saya capai di dunia digital dan tulis menulis nanti.

Satu yang bisa saya simpulkan di sini, tidak menulis di blog saya ini bukan berarti saya tidak menulis, bukan berarti saya males dan tidak produktif. Justru saya sedang menulis di blog lain, di web lain atau menulis buat kepentingan pekerjaan utama saya, bukan menulis yang sesuai idealisme saya seperti apa yang saya sering post di blog ini, hahahaaa. Yang penting di sini adalah produktif, melalui media lain.

Saya jadi ingat cerita pagi dari teman kantor saya. Tiap pagi, di kantor selalu ada doa pagi dan cerita pagi yang tiap hari digilir secara bergantian. Pagi tadi, Nurul sang ilustrator bercerita tentang Lalat dan Semut. Lalat yang berusaha untuk mencari jalan keluar dari perangkap dengan cara yang sama, akibatnya dia jatuh dan pingsan hingga dimakan semut. Padahal jika Lalat mau terbang lebih ke atas lagi, ada jalan yang bisa membuatnya keluar dari perangkap tersebut.

Cita-cita saya masih ingin eksis di dunia digital lewat karya sebuah tulisan atau video. Di YouTube sudah ada 600 video yang ada di YouTube pribadi saya, bahkan mengalahkan jumlah post di blog saya ini. Saya bercita-cita punya banyak website yang bisa membantu banyak orang, yang memudahkan orang dalam hidup sehari-hari dan itu sedang saya rintis dari sekarang, bismillah, doakan ya 🙂





Jatuh Hati sama Raisa Lagi dan Lagi

8 01 2015

Raisa jatuh HatiSetahun lebih sudah berlalu sejak Raisa merilis album keduanya Heart to Heart pada tanggal 27 November 2013 lalu, album yang menjadi sebuah dokumentasi musik yang merepresantasikan kecintaan Raisa terhadap musik turut mengiringi perjalanan di dunia musik Indonesia.

Nah, di awal tahun 2015 ini, Raisa kembali merilis karya terbarunya berbentuk single berjudul Jatuh Hati. Melalui single yang diproduseri Ari Aro ini, Raisa menunjukkan musikalitas yang semakin berkembang dengan berbagai elemen baru yang diramu dengan nuansa dan ciri khas milik Raisa pastinya dalam bermusik.

Dan kalau kata Raisa nih, single Jatuh Hati ini semacam ‘salam’ dari Raisa untuk awal tahun 2015. Jadi Raisa juga bilang kalau apa yang ada di dalam pikirannya tentang hal-hal yang membuat dia jatuh hati tidak selalu harus terlihat oleh mata, tapi Raisa menceritakan yang lebih dalam lagi justru yang membuatnya jatuh hati itu apa saja sih, gitu.

Sebuah video klip pun sudah disiapkan untuk single terbaru Raisa ini dan lagu ini sudah diciptakan oleh Raisa sendiri dibantu oleh Ifa Fatchir. Dengan pendekatan yang lebih berbeda dari sebelumnya, video klip Jatuh Hati akan dirilis dalam waktu yang tidak lama lagi  dan diharapkan single Jatuh Hati ini bisa menjadi inspirasi bagi YourRaisa dan bagi penggemar musik Indonesia.

Yang pasti ini adalah wujud nyata perkembangan dan apresiasi rasa dari Raisa terhadap musik, cinta dan rasa kagum. (source: Classy FM)

jatuh-hati-3

Saya sudah dengerin lagu itu jam 10.00 WIB dari streming radio seberang pulau, karena radio lokal yang sudah saya play sejak pagi tak kunjung memutar lagunya. Dan lagunya easy listening, liriknya begitu jujur dan ditambah dengan suara Raisa yang adem, itu menjadi perpaduan dan menjadi alasan untuk didengarkan lagi dan lagi. Dan ini liriknya, maaf kalau ada salah, karena saya ketik cepat dengerin radio streaming satu ke streaming yang lain

Raisa – Jatuh Hati

Ada ruang hatiku yang kau temukan

Sempat aku lupakan, kini kau sentuh

Aku bukan jatuh cinta, namun aku jatuh hati

Kuterpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu

Terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia

Kuharap kau tau bahwaku, terinspirasi hatimu

Kutak harus memilikimu, tapi bolehkah kuselalu di dekatmu

Ada ruang hatiku kini kau sentuh

Aku bukan jatuh cinta, namun aku jatuh hati

Kuterpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu

Terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia

Kuharap kau tau bahwaku, terinspirasi hatimu

Kutak harus memilikimu, tapi bolehkah kuselalu didekatmu

Kau tanya cinta memang banyak bentuknya

Kutau pasti sungguhku jatuh hati





Membuka Awal 2015 dengan Optimisme

2 01 2015

Golden 2015 Happy New Year Greeting Card With Sparking Spot LighSaya menyempatkan menulis di tenagh kesibukan saya siang ini di kantor, sekedar untuk merefresh dan menjadikan postingan ini untuk motivasi saya selama tahun 2015 ini.

Resolusi itu memang wajib menurut saya, bagi saya kalau nggak ada resolusi itu berarti nggak berubah jadi lebih baik, bisa jadi stagnan atau bahkan lebih buruk. Mangkanya resolusi sekecil apapun itu memang perlu, sekedar ingin menambah penghasilan, perbaikan IPK atau bahkan punya bisnin sekalipun, sah-sah saja dan gak ada yang ngelarang kok, karena semua kembali pada kita.

Bersama teman-teman saya, yang punya satu visi dan isi otak kepalanya sama, iseng-iseng ngobrol soal perkembangan teknologi dan akhirnya alhamdulillah diseriusin. Memang sih dalam pergaulan kita kudu punya temen yang visioner, artinya orang tersebut bisa mempengaruhi kita agar berpikir ke depan, jadi nggak hanya temen seneng-seneng doang, hura-hura doang, tapi ayolah kita cari teman atau partner yang bisa menghasilkan sesuatu yang wah!