Lima Batu Akik Termahal di Dunia

9 09 2015

Batu Akik Termahal – Saat ini keberadaan batu akik menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Batu akik pun kini dilirik sebagai aksesoris pemanis jari. Biasanya batu akik dipakai kaum adam sebagai cincin, sementara kaum perempuan lebih menyukai menggunakan batu akik sebagai liontin kalung.

Entah apa yang menjadi daya tarik dari batu akik ini. Banyak orang yang saat ini mengoleksi batu akik, mereka rela mengeluarkan budget yang mahal untuk membeli batu akik ini. Harga batu akik pun beragam, ada yang di bawah 100ribuan hingga bernilai ratusan juta. Pernahkah terbesit dalam pikiran Anda, berapa harga batu akik termahal?

Menurut orang yang sudah berkecimpung dalam dunia perakikan, harga batu akik sebenarnya tergantung dari tingkat kelangkaan dan inat orang terhadap batu akik itu sendiri. Bisa jadi harga batu akik berbeda di daerah A dan di daerah B. Misalkan di daerah A, batu akik jenis A ketersediaannya sangat banyak, peminatnya pun sedikit, sehingga harganya murah. Sementara di daerah B, batu akik tersebut sangat langka dan banyak orang yang menginginkan batu akik tersebut. Otomatis harga batu akik tersebut menjadi mahal. Harga batu akik yang tidak stabil ini menyebabkan batu akik kurang cocok untuk dijadikan investasi.

batuakik

Tapi setidaknya, sepanjang tahun ke belakang, tercatat beberapa jenis batu akik yang mempunyai harga termahal. Ini mungkin berguna bagi kamu yang tertarik mengoleksi batu akik. Cek list jenis batu akik dengan harga yang mahal di sini

Batu Akik Jadeite
Ini adalah batu akik yang langka, tidak heran harganya pun sangat mahal. Harga tertiggi untuk jenis batu akik ini adalah 9,3 juta dollar AS

Batu Akik Berlian Merah
Batu akik ini memiliki ciri yang mudah dikenali, yakni warna merah. Batu Akik ini memiliki warna merah yang berkilauan seperti jenis batu berlian. Batu ini termasuk dalam kategori batu akik yang langka, jadi tidak heran jika dijual dengan harga jutaan dolar AS per karatnya.

Batu Akik Serendibite
Batu akik Serendibite sudah termasuk langka, karena jumlahnya terus menurun untuk tiap tahunnya. Batu akik jenis ini semakin mahal karena tidak semua negara memilikinya. Jadi banyak kolektor yang memburu batu akik ini. Harga dari batu akik ini cukup fantastis, yakni mencapai 2,5 juta dollar AS.

Batu Akik Garnet
Batu akik garnet tersedia dalam berbagai pilihan warna, seperti kuning, orante, hitam, pink, atau merah. Semua nampak cantik mempesona. Keberadaan yang susah dicari ini membuat harga batu akik ini mencapai 1,5 juta dolar AS

Batu Akik Painite
Batu akik Painite disebut-sebut sebagai batu mineral paling langka di dunia. Batu ini pertama kali ditemukan oleh seorang peneliti dari Inggris di Myanmar pada tahun 1950. Harga batu akik ini per karatnya adalah 60ribu dolar AS.





Tips Jualan Online Mudah untuk Pemula

8 09 2015

Ada yang bilang, kalau sekarang zamannya serba online. Semua kegiatan, misalnya berinteraksi dengan orang, rapat, hingga jual beli pun bisa kita lakukan secara online. Kita sebagai manusia yang hidup pada zaman sekarang mau tidak mau harus mengikuti perkembangan teknologi ini.

Salah satu aktivitas yang sekarang dilakukan secara online adalah jual beli. Saya sendiri termasuk pelaku bisnis online ini, pernah sebagai pembeli online dan pernah juga sebagai penjual barang. Pada postingan ini saya mau berbagai pengalaman dan tips jualan online dulu saja ya.

Sejak tahun 2010, saya berkecimpung dalam bisnis ini. Cerita awalnya saya mencari sweater Harry Potter, tetapi nggak ada satupun yang jual, kecuali di ebay. Wuih, bayangin saja di ebay, saya nggak kuat ongkos kirimnya dan saya nggak tau bagaimana prosedurnya kala itu. Akhirnya dengan modal seadanya, kemampuan seadanya, dan sedikit keberanian, saya berani membuat sweater sendiri dan mengajak orang lain untuk pre order lewat saya melalui Twitter.

Alhamdulillah, sejak saat itu, saya menjadi yang pertama yang memproduski sweater Harry Potter di Indonesia. Selama 5 tahun ke belakang ini pun saya masih sering mendapat pesanan ini, mungkin ini karena kekuatan pemasaran online yang saya bentuk sejak 5 tahun yang lalu.

Dari pengalaman saya di atas, saya bisa menyimpulkan beberapa hal untuk pemasaran jualan online, sebagai berikut:

1. Landing Page. Landing Page ini adalah sebuah website atau blog. Tempat di mana semua produk kamu terpampang di sini lengkap dengan deskripsi dan harga sehingga calon pembeli tau benar produk yang kamu tawarkan. Jangan lupa cantumkan kontakmu agar pembeli yang berminat bisa lansung menguhubungi kamu.

2. Sosial Media. Sosial media bisa menjadi sarana untuk memperluas pemasaran. Kamu bisa meraih orang-orang di luar sana untuk diperkenalkan dengan produk kamu. Sering-seringlah mengisi sosial media yang nggak melulu jualan, kamu bisa isi tips atau update berita terkini agar orang lebi mudah follow kamu. Sosial media yang cukup efektif adalah Twitter, Fanpage Facebook, YoTube, Pinterest dan Instagram.

3. Marketplace. Kamu bisa memajang atau menggelar daganganmu di marketplace seperti Bukalapak.com. Situs Bukalapak sudah terkenal dan terpercaya, tidak ada salahnya kamu bisa sedikit ‘menaikkan reputasi’mu lewat Bukalapak. Jangan lupa ikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku di sana.

4. Pelayanan. Yang terpenting dari semua itu adalah memberikan pelayanan yang terbaik bagi calon pelanggan kamu. Sabar menjelaskan kepada pelanggan yang bertanya atau bahkan bawel. Segera kirim barang jika pelanggan sudah mentransfer dan segera infomasikan nomor resinya. Jangan lupa meminta pelanggan untuk memberikan testimoni.

5. Promosi. Selalu promosi produk-produkmu ke sosial media datau saluran offline lainnya. Bagaimanapun ini tetap perlu, produk segedhe Indomie Goreng saja tetap melakukan promosi, walau tanpa promosi sekalipun kita tetep tau produk tersebut.

Itulah tips jualan online dari saya, semoga bermanfaat. Yang penting di sini adalah jangan takut untuk mencoba, jadikan pengalaman kamu jualan online sebagai hal yang memacu kamu untuk meningkatkan omset





Cara Menghilangkan Jerawat dengan Tepat dan Benar

4 09 2015

Cara Menghilangkan Jerawat – Jerawat mungkin menjadi musuh utama bagi Anda. Bentuk jerawat memang kecil, tapi sangat mengganggu penampilan Anda. Apalagi jerawat timbulnya di wajah, yang gampang diperhatikan orang. Adanya jerawat ini bisa membuatmu jadi tidak percaya diri.

Jerawat biasa ditimbulkan dari berbagai pengaruh, misalnya cuaca, makanan dan faktor dari dalam tubuh Anda sendiri. Hidup yang berada di kota besar yang rawan polusi, ditambah dengan kebiasaan Anda yang kurang menjaga kebersihan bisa memicu timbulnya jerawat. Stress yang berlebihan dan makanan yang tidak sehat juga bisa lho menimbulkan jerawat. Jika jerawat sudah timbul, pasti Anda repot, ingin cepat menghilangkannya. Padahal cara menghilangkan jerawat sendiri tidak bisa dilakukan secara instant.

Berikut ini adalah cara bagaimana menghilangkan jerawat yang bisa kamu terapkan. Cara ini berlaku baik laki-laki ataupun perempuan.

  1. Jangan sekali-kali memencet jerawat, karena itu bisa menimbulkan yang justru lebih sulit dihilangkan. Jerawat yang dipencet bisa menimbulkan peradangan yang membuat kulitmu lebih parah atau bahkan terinfeksi.
  2. Jangan meletakkan tangan pada jerawat. Tangan Anda rentan bakteri dan kotoran akibat dari aktivitas Anda sepanjang hari. Ini bisa jadi akan membuat jerawat-jerawat baru di wajah Anda.
  3. Anda bisa menggunakan bahan-bahan di sekitar Anda untuk menghilangkan jerawat, seperti madu, lemon, bawang putih, tomat, jeruk nipis, pasta gigi, lidah buaya atau mentimun.
  4. Kita ambil contoh bahan mentimun. Mentimun ini mungkin sudah cukup familiar digunakan sebagai masker wajah untuk menhilangkan jerawat, menghaluskan kulit dan membuatnya lebih bercahaya.
  5. Potong mentimun segar menjadi beberapa potong
  6. Letakkan potongan jerawat tersebut pada jerawat Anda.
  7. Biarkan selama 30-60 menit,
  8. Bilas jerawat dengan air bersih
  9. Lakukan langkah-langkah di atas secara rutin hingga jerawat hilang.
  10. Jangan ragu untuk menggunakan pembersih wajah atau sabun khusus muka. Jangan samakan sabun untuk tubuh dengan sabun untuk muka, karena kulit tubuh tidak sama lho dengan kulit wajah. Intinya jangan ragu untuk menggunakan segala hal untuk kepentingan perawatan diri Anda

kosmetik

Selain cara menghilangkan di atas, Anda juga perlu menjaga diri agar jerawat tidak mudah timbul. Caranya adalah dengan selalu menjaga kebersihan diri, biasakan mandi dan cuci muka. Asup makanan-makanan sehat untuk tubuh Anda, seperti buah atau makanan yang kaya serat. Anda juga harus enjoy dalam segala situasi yang Anda alami, jangan terlalu banyak berpikir dan jangan stress yang berlebihan. Karena itu semua bisa memicu timbulnya jerawat. Jerawat tidak selalu tumbuh saat usia remaja atau masa puber. Namun jerawat pun bisa menyerang orang yang usianya sudah di atas 25 tahun. Usia tidak mempengaruhi timbulnya jerawat.

Bagi Anda yang punya tips lain bagaimana cara menghilangkan jerawat berdasarkan pengalaman Anda, bisa share dalam komentar ini ya.





Selalu Ada Alasan Atas Jalan yang Allah Takdirkan pada Kita

6 08 2015

jakarta_at_night11

Proses itu terjadi begitu saja, cepat dan mudah. Namun kecepatan proses itu berbanding terbalik dengan kemantapan saya memutuskan hal ini. Saya perlu berpikir sampai jungkir balik beberapa hari, Istikharah beberapa kali dan membutuhkan petuah-petuah dari teman-teman saya untuk meyakinkan hal ini.

Saya duduk memeluk lutut di pinggiran geladah sambil buka kembali postingan saya di blog sekitar bulan Juli 2011, jelang dan sesaat setelah saya memutuskan hijrah ke Bandung. Saya harap dengan ini saya mendapat secercah kepercayaan dan keyakinan untuk diri saya sendiri. Saya baca dan hampir tidak percaya kalau waktu itu juga masih ragu dengan keberangkatan ke Bandung waktu itu. Ya, di awal saya memang merasa homesick, hampir nggak tau harus gimana, mati kutu lah pokoknya. Teman-teman saya di Bandung waktu itu cuma satu, Ajul doang, selain dia, nggak ada (kecuali teman-teman kantor tentunya).

Saya belum bawa motor saat itu, nggak tau arah ke mana buat ke mana. Apa-apa pasti tanya sana-sini, pokoknya nggak tau apa-apalah. Hingga perlahan demi perlahan, teman saya mulai banyak, saya nekad nyasar dengan motor saya untuk tau jalanan Bandung. Saya tau kalau mau beli ini harus ke mana, kalau butuh itu harus gimana, saya pun mengembangkan komunitas dan bisnis, makin banyak lah teman yang saya kenal. Untuk semua itu, saya perlu waktu 4 tahun, saya membentuk kenyamanan dengan cara saya sediri hingga menjadikan Bandung sangat nyaman dan enggan untuk meninggalkan kota ini. Terlebih saat itu terbesit dalam pikiran saya untuk tinggal selamanya di Bandung.

Namun, itu semua kudu berubah saat ini. Saya sekarang di Jakarta, mengulang masa-masa itu kembali. Dan entah kenapa sebelum memantapkan diri pindah di Jakarta, saya merasa super galau memikirkan masalah ini. Saya nggak tau karena apa, saya merasa ini hal yang berat, bahkan sangat berat. Padahal saya di Jakarta lebih punya banyak teman dibanding dengan waktu pertama saya pindah di Bandung.

Comfort Zone Area

Saya sangat nyaman dengan aktivitas saya sehai-hari, lingkungan saya, teman-teman saya, hingga pekerjaan saya sebelumnya. Namun sebuah tuntutan dan keinginan untuk mencapai target dan impian saya mau tak mau harus mengorbankan kenyamanan saya itu sendiri. Saya harus meninggalkan teman-teman saya, komunitas, lingkungan dan pekerjaan. Jadi di sini seolah saya mendengar encore dari suatu tempat, “kawiiiin San, kawiiinnnn…. Sudah tua”

Jujur, saat-saat paling dramatis justru saat saya bilang ke atasan saya sebelumnya kalau saya mau resign. Saya nggak bisa basa-basi alias ngomong ngalor-ngidul untuk intro dengan pengunduran diri saya karena susah mulut saya untuk bicara gini, saking tegangnya. Tak disangka, perkataan atasan saya waktu itu justu membuat saya merasa sangat diapresiasi begitu besarnya, ini belum pernah saya dengar sebelumnya selama 1,5 tahun ke belakang. Mungkin atasan saya sangat menyayangkan keputusan saya, namun beliau tidak bisa mencegah keinginan saya.

Saat-saat dramatis berikutnya ketika hari terakhir saya kerja, waktu itu saya hanya bisa menguatkan diri saya, tahan San, tahan San, kalau nggak ditahan mungkin sudah tumpah air mata saya. Apalagi saat itu satu persatu teman-teman saya menyampaikan harapannya, “Saya harap hari Senin besok mas Hasan ke kantor, absen, hari Selasa juga, Rabu juga, Kamis dan begitu seterusnya” Itu salah satunya dan saya harus mengambil tissue mengusap air mata, saya bener-bener nggak suka perpisahan!

Well, akhirnya saya sudah memutuskan dengan bulat. Dengan berat hati, saya meninggalkan Bandung yang bersejarah bagi kehidupan saya. Ini karena Awal-awal mungkin saya merasa homesick, mungkin saya belum kenal lingkungan saya, mungkin saya belum tau jalanan di Jakarta, mungkin saya nggak tau kalau ini itu harus ke mana atau ada factor X lain yang membuat saya sangat berat meninggalkan Bandung.

Senasib dengan Oshi

Oke point ini boleh diskip saja ya. Ini tentang Shinta Naomi JKT48 yang harus melepas team K3-nya, menyerahkan kepemimpinannya kepada rekannya, Kinal. Tak hanya lengser, Naomi juga pindah team, dan sekali lagi bukan lagi menjadi Kapten, tetapi anggota di team baru-nya. Naomi mengakui ini hal berat baginya, namun harus bagaimana lagi, dia harus menjalankan keputusan JOT ini. Ini bisa jadi serupa dengan saya ya? Oke, ini diskip saja ya

Titik Cerah

Ibu sudah mengetahui hal ini, saya bilang kepada ibu ketika hari raya lebaran waktu itu. Ibu tidak mempermasalahkan hal ini, yang penting baik bagi saya. Yang ibu saya khawatirkan justru alasan saya keluar kantor sebelumnya karena konflik, tapi Alhamdulillah bukan itu. Hubungan saya sama teman-teman saya dan boss saya di kantor-kantor saya sebelumnya sangat baik. Restu ibu sudah didapat, lantas apalagi yang saya ragukan?

Kalau kata Om Allan, ayah Raisa yang waktu itu bilang pada saya, “Kerja itu tujuannya ada dua, kalau nggak cari ilmu ya cari uang, sekarang tinggal kamu pilih mana,” Saya tau filosofis dari pesan Om Allan, kita tidak harus dipusingkan dengan kondisi luar lingkungan pekerjaan kita, yang penting do the best, niat ibadah lillahi ta’ala. Saya juga heran entah kenapa sampai saya bisa menceritakan semuanya kepada Om Allan, waktu itu pas puasa juga saya bercerita tentang rencana kepindahan saya ini, beliau hanya bilang Alhamdulillah.

Saya tau ini semua pasti akan terjadi pada siapapun, umur berapapun. Semua orang pasti suatu saat harus keluar dari comfort zone, entah dalam hal yang bagaimana. Semuanya memang harus perlahan berubah, mengikuti jalan takdirNya, kita menjalani saja. Saya tau, Allah mengantarkanku sampai di sini untuk satu alasan yang jawabannya saya akan ketahui nanti setelah saya menjalaninya.

Saya nggak tau di sini sampai kapan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun atau bahkan selamanya? Yang jelas prinsip saya, ketika saya lelah saya harus bertahan satu hari lagi, satu hari lagi dan begitu seterusnya. Meminjam lirik lagu JKT48 yang Shonichi, “Impian ada di tengah peluh, bagai bunga yang mekar secara perlahan, usaha keras itu tak akan mengkhianati”

Doakan saya ya,…..





Penantian Panjang Pemicu Detak Jantung

25 05 2015
konser-raisa1

source: Twitter @raisa6690 | 12:19 PM – 25 May 2015

Flashback sebentar, Setiap kali pulang dari Jakarta menuju Bandung, sekitar pukul 23.00 WIB, berbulan-bulan atau 1-2 tahun lalu, kita selalu berkelakar, “kapan ya kita bisa satu bis gitu ke Jakarta, bareng-bareng sama anak-anak yang lain buat nonton Raisa?” Itu yang selalu menjadi pertanyaan bagi kami.

Bagaimana tidak, mobil hanya di isi olehh maksimal 8 orang, parahnya orangnya hanya itu-itu saja, Saya, Ali, Eko, Tonny, Rhea dan Elsa, selalu formasi itu-itu saja, itupun kalau lengkap. Ya, memang kalau ada waktu dan rejeki, kita pasti menyempatkan lihat perform Raisa di Jakarta, pulang pergi, Bandung  – Jakarta – Bandung. Hal itu rutin kami lakukan sedari tahun 2013. Hingga bermimpi kapan bisa rombongan satu bisa, rame-rame.

Mimpi itu terwujud, ketika konser Raisa tanggal 24 Mei 2015. Beberapa saat setelah harga tiket konser diumumkan dan dijual, sekitar awal bulan April 2015, kami langsung meet up, sekedar ngobrol untuk membuat rombongan menuju konser. Alasan kita sederhana, karena ini mimpi kita dari dulu, itu saja dan setelah ada kesempatan seperti ini kami pun membuat rencana sederhana. Awal meet up hanya ngobrolin soal anggaran berapa tarif yang dikenakan per orangnya, hingga keluar sebuah angka dan fasilitas yang didapatkan plus anggaran untuk overtime nantinya, hasil meet tersebut kami rangkum dalam sebuah desain pengumuman seperti ini.

poster-fix-final

Menjelang hari H, sekitar 31 seat terisi penuh. Menjelang hari H pun kami makin disibukkan untuk mempersiapkan hal ini, seperti desain banner, lunch, snack, roti, door prize, hingga membuat acara kecil-kecilan sedemikian rupa yang bisa membuat teman-teman biar tidak melupakan perjalanan menuju konser Raisa, Hampir setiap dua hari atau tiga hari sekali kami bertemu, melakukan meet up lagi dan lagi, memenuhi kebutuhan dan perhitungan keuangan.

Hari H pun tiba, tanggal 24 Mei 2015. Sedari jam 07.00 WIB kami bertemu di ITB, Alhamdulillah semua datang tepat waktu. Kami menghias bis sedemikian rupa dengan ciri khas #MagnumKonserRaisa Pemeran Utama. Perjalanan dimulai, kami sudah mempersiapkan video karaoke lagu-lagunya Raisa, namun ya gitu ada saja ulah anak-anak, ada gimmick-gimmick atau sekedar guyonan untuk menghangatkan suasana.

Sepanjang perjalanan Tol Cipularang, bis kami cukup menyita perhatian mobil-mobil yang lewat, kadang ada mobil yang sengaja membuka kaca jendela untuk memfoto bis kami, hahaaa… Termasuk di KM 97 Rest Area, bis kami mendadak seperti area photobooth, dijadikan tempat foto, “nggak apa-apa nggak bisa dapat foto sama Raisa-nya, foto sama banner ini sudah cukup,” kelakar seorang Bapak.

Nggak lama terasa perjalanan kami, sekitar jam 10an, kami sudah datang ke Halim Perdana Kusuma, di sini kami janjian dengan YourRaisa daerah lain untuk melakukan perjalanan bareng menuju Istora Senayan. Sembari menunggu, kami buat acara tukar kado 10ribu yang dibungkus koran, kemudian diacak sedemikian rupa, sehingga dipastikan kado dari kita tidak dipegang kita sendiri. Acara cukup seru, teman-teman semua cukup terhibur. Saya pribadi mendapatkan permen Happydent White yang diketahui akhirnya dari Nova.

Tak lama kemudian, rombongan YourRaisa luar kota datang, mereka berada pada 1 elf dan 1 mobil, tentu dengan banner dan identitas yang tak kalah kece. Kami pun berangkat menuju Istora Senayan dan menunggu di depan Istora hingga konser di mulai.

Di moment-moment seperti ini, saya cukup senang, karena bisa bertemu dengan teman-teman lama yang selama ini berinteraksi di sosial media atau chat apps. Saya bertemu kembali dengan teman-teman Surabaya, dulu pernah waktu mudik dan ngelive Raisa bertemu mereka. Kemudian ada juga dari Yogyakarta, Semarang, Palembang, Pontianak, Jabodetabek dan Singapura.

One Last Cry

Tentu yang tak kalah berkesan dari semua ini adalah konser Raisa itu sendiri. Saya berada di festival, kumpul dengan teman-teman Bandung berada di satu spot dalm ribuan orang yang tumpah ruah di Istora Senayan. Konser dimulai tepat pukul 20.00 WIB dan dibuka dengan single Pemeran Utama, semua sing along, karaoke massal, larut dalam suasana malam itu.

source: Twitter @raisa690 | 8:38 PM - 24 May 2015

source: Twitter @raisa690 | 8:38 PM – 24 May 2015

Sepanjang konser, ada 3 momen yang paling bikin saya berkesan dan terharu. Video yang menceritakan perjalanan Raisa dari kecil hingga seperti sekarang diputar di screen. Suara anak kecil yang lagi menyanyi terdengar, nggak fals, lucu, orang-orang di sekitar saya tersenyum, gemas dan seketika tertawa ketika suara anak kecil terdengar “eh salah”, hahaa….

Suara yang tak kalah membuat saya kagum ketika lantunan suara menyanyikan lagu Menghitung Hari Krisdayanti terdengar, njiiiiir, saya merinding! Di akhir video, semua orang tau makna video itu memang perjalanan karir Raisa dan makna Pemeran Utama sebagai tajuk dari konser ini.

Momen kedua yang membuat saya haru adalah ketika Raisa mengucapkan terima kasih kepada orang tuanya, ini membuat saya mengeluarkan air mata, entah kenapa, terharu dan teringat orang tua saya di rumah yang kini tinggal Ibu seorang. Ya maklum, saya nggak ketemu Ibu tiap hari, saya hanya bisa meneleponnya untuk sekedar ngobrol dan lepas kangen. Saya sadar belum membanggakan ibu sepenuhnya…

Dan yang ketiga, ketika Raisa menyanyikan lagu dari Brian Mcknight berjudul 6,8,12 dan One Last Cry. Ini membuat saya flashback ketika awal saya bertemu Raisa, dan lagi-lagi saya terharu, hiks, mellow banget dah keadaan malam itu. Kehangatan, attitude dan suaranya membuat saya tetap ngefans sama dia hingga detik ini. Belum lagi di sini saya bertemu dengan teman-teman terbaik seperti mereka, yang membuat saya nyaman seperti saya berada di tengah saudara-saudara saya di rumah. Nggak terasa, 2 jam berlalu dan konser selesai, sangat cepat berlalu….

Di luar itu semua yang tak kalah membuat saya menilai bahwa ini menjadi suatu hal yang luar biasa adalah bentuk perhatian dari orang terdekat Raisa kepada teman-teman yourRaisa. Sekedar menanyakan kabar, keberadaan, proses persiapan kegiatan ini, mengirim makanan dan pemberian advice atau saran itu menjadi suatu bentuk penghargaan yang lebih dari apapun. Saya sempat bertemu dengan Mas Aldi ketika pulang konser, kita saling sapa. Dia berujar, “terima kasih ya san, sudah membantu”, kata terima kasih ini juga bikin saya merasa nggak bisa ngomong apa-apa, karena saya lah yang seharusnya  berterima kasih kepada mereka semua. Saya nggak bisa membalas apa-apa, biar Allah yang membalas segala kebaikan mereka selama ini.

Cepat Pulang, Cepat Kembali

Sekitar pukul 23.00 WIB kami semua berkumpul di parkiran, berkumpul untuk berpamitan, bersalaman dan kembali ke domisilinya masing-masing. Perjalanan pulang lancar, jam 02.00 WIB kami sampai ke Bandung, melalui tol Padalarang, menuju Cimahi dan mengantarkan satu persatu teman ke rumahnya masing-masing. Praktis selesai jam 03.30 WIB hingga sampai ke rumah masing-masing dengan menyimpan rasa kesan yang mendalam dengan perjalanan seharian ini, sungguh berkesan, menyenangkan dan ingin diulang kembali.

Berikut video perjalanan kami, hanya perjalanan saja yang sangat singkat dirangkum cuman 10 menit. Namun perjalanan ini makin mendekatkan kami semua

 





Motif Batik Indonesia untuk Anak Muda

29 04 2014

Motif batik Indonesia sangat beragam, mungkin tiap kota terdapat macam-macam batik tradisional di Indonesia, dan mereka bisa mengklaim desain atau motif batik khasnya, tak jarang kita temui istilah Batik Madura, Batik Maluku, atau batik-batik daerah lainnya. Di benak kita, mana motif batik Indonesia ini yang paling pas buat kita? yang tidak terkesan tua jika kita mengenakannya.

Awal cerita ini sebenarnya berawal dari kantor baru saya yang memberlakukan peraturan, atau lebih bisa dibilang kesepakatan antara teman-teman sendiri tentang ‘seragam’. Nah, hari Kamis adalah hari di mana kita mengenakan batik, kenapa nggak Jumat? karena Jumat memakai baju koko, kantor saya basic budaya islaminya tinggi. Karena hal inilah saya kemudian mencari-cari motif batik Indonesia yang pas buat saya.

Saya sendiri tak menyukai warna yang mainstream seperti coklat dan desain yang tua. Di Bandung sendiri ada namanya pasar batik, namun terhalang oleh saya yang tidak punya waktu. Solusinya hanya satu, apalagi kalau bukan dengan berbelanja online. Kelebihan belanja online selain praktis adalah desain dan model batik sendiri sudah disesuaikan dengan perkembangan dunia fashion saat ini, jadi nggak terkesan ketinggalan mode lah. Ketika dihadapkan belanja online untuk fashion ini, pasti saya ingat Zalora! zalora zalora2Alhamdulillah di Zalora sendiri tersedia berbagai macam desain dan motif batik Indonesia yang eksotis, elegan dan tidak kuno. Batik di Indonesia menjadi pakaian wajib yang hatus dipunyai. Selain ke kantor, batik paling pas dikenakan saat kondangan. Apalagi kalau ke kondangannya pakai baju batik couple, waaah…





Weekend Vacations: LDR – Lari dengan Raisa

22 04 2014

Raisa14Long weekend minggu ke-3 April kemarin saya manfaatkan untuk liburan ke luar kota. Liburan bagi saya bukan berarti pergi ke tempat wisata, namun saya punya cara untuk refreshing sendiri, apalagi kalau bukan menyaksikan live performance Raisa. Kebetulan mulai hari Sabtu (19/04) hingga esok harinya Raisa ada 3 event di Bogor dan Jakarta. Maka, berangkatlah saya, Tonny, Ali, Ulun, Hadi, Famellani, Rhea dan Denina naik mobil, backpackeran ke Bogor – Jakarta selama 2 hari tersebut.

Saya sudah berniat berangkat melakukan weekend vacations ini karena minggu berikutnya saya akan disibukkan dengan Pameran acara kantor, di kerjaan baru saya yang ini kebetulan tanggung jawabnya lebih dari kerjaan sebelumnya, namun saya begitu menikmatinya.

Kami berangkat hari Sabtu siang, motor saya parkirkan ke ITB. Dan langsung lanjut menuju destinasi pertama, yakni GOR Pajajaran Bogor acara Pensi SMA Dwiwarna Bogor. Pada event ini akan ada perform dari Tulus, Endank Soekamti dan Raisa. Di tengah perjalanan kami sempet bingung karena tiket yang rencananya akan dibeli secara OTS dilaporkan habis, padahal saat itu sudah di Cipularang dan separuh perjalanan kami tempuh. Namun di tengah kesempitan situasi itu, selalu ada jalan dengan koneksi-koneksi yang kami punya, Alhamdulillah.

Akhirnya kami bisa bernafas lega dan segera menuju Bogor, saat menuju Bogor tersebut, kami sempet men-cover lagu LDR Raisa untuk have fun sih sebenarnya dan rencana buat diikutkan kompetisi video cover #LDRRaisa, tapi saya yakin waktunya gak ada buat upload saking mepetnya jadwal perjalanan kami hingga kepulangan Minggu malam esok harinya. Nah, berikut video cover kami hahahaaa

Jam 6 sore kami sampai di Bogor dan langsung menuju GOR Pajajaran. Kami bisa masuk ke GOR tersebut karena bantuan teman-teman sesama fans Raisa lainnya. Pada pensi ini Raisa tampil ketiga setelah Tulus dan Endank Soekamti. Kami menunggu giliran perform Raisa dengan menikmati pertunjukkan yang ada terlebih dahulu.

Nasib buruk terjadi pada kami, detik-detik sebelum Raisa perform, beberapa smartphone kami dicopet oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Rhea kehilangan Xperia L putihnya, Hadi kehilangan iPhone 4 abu-abunya, Anwar kehilangan BlackBerry-nya dan Wakwaw kehilangan Mitonya. Dari sinilah mungkin yang membuat temen-temen agak kurang menikmati perform saat itu, panik yang ada di pikiran teman-teman membuat konsentrasi mereka pudar, apalagi kami tidak kebagian di baris depan. Saya sendiri mengetahui hal ini ketika perform Raisa sudah kelar, dan saat berlangsung kejadian tersebut saya tidak bersama mereka, tapi berada di barisan belakang untuk kenyamanan record perform Raisa dengan handycam saya.

Yah, apa boleh buat, teman-teman sudah mengikhlaskan kejadian hilangnya hape ini.

raisa1

sumber: yourraisa bandung

Setelah perform Raisa kelar sekitar pukul 10 malam, sesungguhnya kami tidak punya plan ke mana kami akan menginap. Akhirnya kami menginap ke rumah saudaranya Wakwaw, saya sama bang Tonny tidur di mobil dekat rumah Wakwaw tadi.

Jam 4 pagi teng kami bangun! berangkat menuju Jakarta untuk CFDan bareng Raisa. Hahahaaa… walaupun masih terkantuk-kantuk tapi kami semua bersemangat untuk ke destinasi selanjutnya, LDR = Lari dengan Raisa. Jam setengah 5 pagi lebih kami tiba di Jakarta, langsung ke parkitan UOB dekat bundaran HI. Kami nggak mandi, hanya sikat gigi, ganti baju dan cuci muka dan bersiap CFDan. Tak seberapa lama kami menunggu, terkumpul lagi teman-teman lain dan tak lama kemudian Raisa, Mas Wira, Mas Boim, dan team serta Nike datang.

Saya nggak mikir apa-apa sih waktu itu, pokoknya pas lari bareng ini, perhatian tertuju pada Raisa. Beberapa orang yang tadinya gak ikut event ini, tiba-tiba ikutan. Yang bikin gak nyaman mungkin mereka minta foto bareng, begitu dapat fotonya, mereka kabur begitu saja tak tau ke mana.

raisa15

photo by: ridwanasckar

Setelah CFDan, kami langsung ke Masjid Istiqlal, sempet muter2 karena jalanan masih ditutup karena belum jam 11 siang. Atas petunjuk orang di sekiar sana, kami pun sampai ke masjid terbesar di Asia Tenggara ini teng saat Dhuhur tiba. Di Masjid Istiqlal ini kami mandi, shalat, istirahat dan ngecharge hingga sore hari. Setelah dirasa cukup, sore harinya kami langsung menuju Emporium Pluit Mall untuk destinasi ke-3 atau yang terakhir perjalanan kali ini.

Di Emporium ini sebenarnya ada event perlombaan gitu buat anak-anak dalam rangka Paskah. Raisa tampil jam 5 sore, kami sudah tiba jam setengah 4 karena kami tidak ingin ketinggalan dan berada di barisan tengah saat Raisa perform. Teman-teman yang lain berada di barisan depan di sisi kiri panggung, sedangkan saya berada di barisan ketiga tapi tepat berada di tengah panggung. Aura di mall berbeda dengan aura waktu pensi, menurut saya di mall ini kondisinya tidak seramai yang ada di pikiran saya, para penontonnya cenderung untuk jaim dan tidak mau nyanyi bareng. Nah, saat Raisa mau nyanyi lagu LDR, seperti biasa Raisa bercerita tentang makna dan cerita dari lagu LDR ini, Raisa bertanya “siapa di sini yang lagi LDRan?”, saya pun langsung mengacungkan tangan secara reflek, sudah kebiasaan mungkin, hahaa.. nah Raisa melihat saya melihat saya mengacungkan tangan, dan berkata “Nah, itu yang lagi LDRan, sabar ya Hasan!”

she call my name.. ini kejadian kedua dia menyebut nama saya di panggung setelah tahun lalu pada event Sunsilk. Saya tidak bisa mengendailkan diri waktu itu, cuma semua mata tertuju pada saya membuat saya salah tingkah, hahaha saya gak bisa menyembunyikan rasa malu dan senang saya yang bercampur aduk waktu itu, senang sekali waktu Raisa bilang itu.

raisa5

“desau angin meniupkan namamu”

raisa7

kiss bye – Could it be

Puas menyaksikan perform Raisa selama dua hari berturut-turut, di kota orang lagi, membuat saya benar-benar berpikir kalau apa yang kami lakukan selama 2 hari ini adalah hal yang benar-benar gila! Ini pengalaman pertama, sebelumnya kami hanya pulang pergi Bandung – Jakarta – Bandung, tapi kali ini kami mencoba pengalaman yang lain, dan bener-bener nagih!

Nyampe di Bandung sekitar pukul 10 malam hari Minggu malam, langsung menuju parkitan ITB, bayarnya cuman 4000 rupiah doang untuk parkir 2 hari, ya walaupun kepala basah sampai kostan akibat helm  menampung air karena hujan turun selama motor ditinggal kemarin, hahahahaaa….!!!